"Hahh, akhirnya selesai juga." Gumam Bram merenggangkan badan dan pinggangnya, berdiri di pelataran Rumah sakit."Anda tidak perlu memaksakan diri, Yang Mulia." Ujar Yul di sampingnya."Aku tidak, namun jika tidak melihat langsung kondisi para korban yang terluka, aku sama sekali tidak bisa tenang." Ujar Bram.Yul jadi mengulum senyum di wajahnya yang renta, "anda sungguh berhati mulia, Yang Mulia.""Tentu saja. Sekarang, ayo mulai bekerja. Aku harus cepat menyelesaikannya karena ada istriku yang cerewet tengah menungguku." Ujar Bram tersenyum geli saat wajah kesal Evelyn terbayang di kepalanya."Anda pasti menyelesaikannya dengan cepat.""Tentu saja! Rakyat percaya padaku karena aku bijak, berhati mulia dan baik hati. Apalagi aku sangat populer karena ketampananku." Tukas Bram sambil menyeringai bangga."Lalu, apakah dengan itu semua Ratu Evelyn sudah menyukai anda kembali, Yang Mulia?" Tanya Yul sontak membuat Bram terbatuk karena ucapannya tepat s
Last Updated : 2026-10-16 Read more