“Oke, baiklah. Kamu bisa Prisha,” gumam Prisha sambil mengembuskan napas panjang. “Anggap saja aku sedang berlibur dan menikmati slow living di desa.” Prisha mencoba menata perasaannya sembari mengeluarkan baju-bajunya dari dalam koper.Dahulu, saat kuliah, Prisha juga pernah mengikuti KKN di sebuah desa. Selama hampir satu bulan ia berhasil tinggal jauh dari rumah, jauh dari Mama, dan tanpa bantuan seorang asisten rumah tangga untuk melakukan pekerjaan rumah.Ya, meskipun rumah kepala desa yang ditempatinya waktu itu jauh lebih besar daripada rumah Arya ini dan tentunya kehidupannya lebih sejahtera. Namun, itu bukan masalah. Sama-sama di desa. Seharusnya tidak jauh berbeda. Ia pasti bisa.Prisha terus mengulang afirmasi positif itu di dalam kepala sembari membawa tas-tasnya masuk ke dalam kamar. Untungnya, lelaki bermulut tajam itu masih memiliki sedikit nurani. Arya membantu mengangkat dua koper besarnya, kemudian langsung pergi tanpa mengatakan apa pun.Kini, kedua koper tersebut t
최신 업데이트 : 2026-07-24 더 보기