“Kalau bukan karena Violetta, Jefferson tidak akan pernah memperlakukan Tante seperti itu!” Helena membanting tas ke kursi begitu mobil bergerak meninggalkan kediaman putranya. Wajahnya merah padam, rahang mengeras, jari‑jemarinya mengepal kuat di atas paha. Katherine di sebelahnya menghela napas pelan, lalu mengusap lengan wanita itu lembut. “Tante, tarik napas dulu. Tenanglah sedikit.” “Bagaimana Tante bisa tenang?” Helena menoleh tajam, matanya berkilat penuh amarah.“Jefferson hampir mengusir Tante dari rumahnya sendiri!” “Dia pasti gak bermaksud begitu—” “Dia bilang dengan jelas kalau sebaiknya Tante pulang!” Helena meninggikan nada suaranya, tangannya menepuk paha. “Dan di depan Violetta pula!” Katherine terdiam. Kata‑kata itu menohok tajam, dadanya terasa sesak. Bayangan tatapan Jefferson kembali muncul. Dingin, tegas, seakan keberadaannya tidak lebih berhar
Last Updated : 2026-08-28 Read more