LOGINDi kehidupan pertama, Violetta Hirawan hancur total sebagai "istri pajangan" CEO dingin, Jefferson Zelda. Ia kehilangan calon anak kembarnya, diceraikan, dan dikhianati hingga tragis. Namun, takdir memutar waktu. Violetta terbangun tepat di hari Jefferson menyodorkan kontrak pernikahan bisnis mereka. Kali ini, Violetta menolak menjadi pion lemah. Berbekal ingatan masa depan dan kecerdasan analisisnya, ia membalikkan permainan dan mendikte ulang kontrak mereka. Jefferson dibuat syok oleh pesona dan kelihaian sang istri yang kini justru mengendalikan krisis perusahaannya. Saat konspirasi masa lalu kembali mengintai, akankah pernikahan ini hancur lagi, atau justru memaksa sang Alpha CEO berlutut memohon cintanya?
View More"Ikutlah dengan Ayah. Kita bicara sebentar." "Tentu." Violetta menjawab tanpa ragu sedikit pun. Jefferson menoleh kepadanya, sorot matanya menyiratkan kekhawatiran kecil."Kalau ada sesuatu, panggil aku." "Aku bisa menanganinya," jawab Violetta tenang, matanya berkilat mantap seolah sudah tahu persis apa yang akan terjadi. Tatapan mereka bertemu sesaat. Jefferson mengangguk tipis sebelum berbalik kembali bergabung dengan para tamu yang menunggunya. Ia sengaja memberi ruang bagi Violetta untuk menyelesaikan urusan keluarganya sendiri. Anton Hirawan tampak puas melihat hal itu. Ia segera berbalik lebih dulu menuju lift yang mengarah ke lounge VIP di lantai dua. Elfina Gayatri–ibu tiri dan Bastian Hirawan, adik tiri Violetta mengikuti di belakangnya sambil saling melempar pandang penuh arti. "Syukurlah Tuan Jefferson tidak ikut," bisik Bastian pelan sambil menyeringai kecil. "Kita bisa bicara lebih lel
"Putriku." Suaranya memang tidak keras, tapi cukup jelas membuat orang-orang di sekitar mereka seketika menghentikan percakapan dan menoleh serentak. Dalam sekejap, perhatian seluruh tamu di sudut ballroom beralih tertuju kepada Jefferson dan Violetta. Violetta memandang pria paruh baya di hadapannya tanpa sedikit pun mengubah ekspresi wajah. "Ayah." Suaranya terdengar datar. Tidak dingin menusuk, tapi sama sekali tidak mengandung kehangatan yang lazim terdengar dari seorang anak kepada ayahnya. Pria itu tersenyum puas. "Syukurlah kamu masih mengingat ayahmu. Ayah sempat khawatir, setelah menikah kamu melupakan keluarga." "Baru tiga hari sejak pernikahan kami," jawab Violetta tenang. "Aku rasa belum cukup lama untuk disebut melupakan." Beberapa tamu mulai saling berpandangan berbisik. "Benar juga, pernikahannya baru beberapa hari." Ayah Violetta terkekeh pelan. "Kamu memang sela
"Maaf, Jefferson. Bolehkah aku mendapat kehormatan menjadi pasangan pertamamu malam ini?" ucap Katherine dengan nada lembut dan manja. Bagi Katherine, hubungannya dengan Jefferson seolah tidak pernah terputus sama sekali. Ia pun bersikap seolah hubungan itu masih ada, padahal kisah asmara mereka sudah berakhir bertahun-tahun silam. Beberapa sosialita saling bertukar pandang, yakin Jefferson akan menerima permintaan itu seperti tahun-tahun sebelumnya, di mana Katherine selalu menjadi pendamping tetapnya. Di atas panggung, pembawa acara baru saja menyelesaikan sambutan dengan anggun."Hadirin yang kami hormati, tradisi Gala Dinner Tahunan Zelda Group akan segera dimulai. Kami mengundang Tuan Jefferson Zelda beserta pasangannya untuk membuka lantai dansa malam ini." Musik orkestra mulai mengalun megah, mengisi setiap sudut ruangan yang diterangi lampu kristal berkilauan.Katherine melangkah setengah langkah lebih dekat, so
"Ada masalah?" Suara berat itu mencairkan atmosfer dingin yang mencekam. Katherine yang sedetik lalu hendak meledak, seketika mengubah ekspresinya menjadi wajah yang memelas begitu melihat pria paruh baya dengan setelan jas hitam elegan itu mendekat. Sebastian Zelda, paman Jefferson. Katherine segera menyeka sudut matanya yang pura-pura berair, lalu menunduk sopan. "Tuan Sebastian, saya merasa sangat terhina. Nyonya Muda Zelda baru saja menghina keluarga saya dengan tuduhan yang tidak berdasar." Sebastian menatap Violetta dengan sorot mata yang tajam dan penuh perhitungan. "Nyonya Muda Zelda? Saya harap rumor yang saya dengar tentang kepribadian Anda yang tenang tidak berbanding terbalik dengan kenyataan malam ini. Di Zelda Group, kami menjunjung tinggi etika, terutama bagi anggota keluarga." Violetta terdiam. Tubuhnya membeku. Bukan karena takut pada Sebastian, melainkan karena ingatannya terseret paksa ke masa lalu. Sebastian-lah yang menyebarkan berita bahwa Violet
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
reviews