Reza berjalan ke depan murid yang tadi dipukul Ryan.Ia mengangkat lengan Dimas dengan hati-hati, lalu memeriksanya dari berbagai arah sambil memasang wajah penuh perhatian.“Tenang saja. Selama gurumu masih berada di sini, siapa pun yang datang tidak akan kubiarkan menzalimi murid kelas kita sedikit pun.”Namun, suara Reza semakin lama semakin pelan.Ia membalik lengan Dimas, memeriksa pergelangan, siku, bahkan bagian dalam lengannya.Tidak ada luka.Tidak ada lebam, goresan, maupun pembengkakan sedikit pun.Kulit Dimas tetap utuh, seolah Ryan sama sekali tidak pernah menyerangnya.Ryan sudah memperkirakan Reza akan mencari alasan untuk memperbesar masalah.Karena itulah, serangan yang ia lepaskan sebelumnya dilakukan dengan penuh perhitungan.Tenaga pukulannya menembus langsung ke bagian dalam, menimbulkan rasa sakit luar biasa hingga Dimas berkeringat dingin dan hampir berguling di lantai.Namun, serangan itu tidak meninggalkan setitik pun bekas pada permukaan kulitnya.Tanpa luka
Última actualización : 2026-08-06 Leer más