"Kalau begitu, aku pergi mengambil dagingnya sekarang, Pak Ryan."Nada Bagas terdengar setenang orang yang hendak berjalan ke kantin. Tidak ada ragu, tidak ada pertanyaan tambahan, apalagi usaha menawar jumlahnya.Ryan menatapnya beberapa saat."Kamu tidak khawatir sama sekali?"Bagas mengerutkan kening. "Khawatir kenapa, Pak?""Daging mentah binatang iblis," Ryan memperjelas. "Kalau dimakan, energinya bisa mengacaukan pikiran. Dalam jumlah besar, akibatnya bisa lebih buruk."Bagas mengangguk sungguh-sungguh."Aku tahu, Pak Ryan. Waktu aku kecil, ada orang di kampung yang tidak sengaja makan daging binatang iblis mentah."Ryan menunggu kelanjutannya.Bagas berkata dengan wajah polos, "Sekarang rumput di kuburannya sudah setinggi dua meter."Ryan terdiam.Ia menatap Bagas sekali lagi, memastikan muridnya tidak sedang bercanda. Namun, tidak ada sedikit pun kelucuan di wajah anak itu."Kamu tahu risikonya, tapi masih langsung setuju?"Bagas menggaruk belakang kepalanya."Lha, itu kan yan
Last Updated : 2026-07-23 Read more