Pada suatu malam, Rima sedang beristirahat di dalam kamarnya. Dia tidak pergi bekerja karena sakit. Arman baru saja pulang dari kantor. Pria itu masuk ke dalam rumah.“Bu, aku pulang.”Sopia sepertinya sengaja menunggu di ruang tamu, dia membukakan pintu untuk Arman.“Ayo masuk! Cepat, di luar dingin.”Dari dalam kamar, Rima bisa mendengar suaranya. Rima pikir Arman tidak pulang sendiri, ada seseorang ikut serta bersamanya.Rima bangun dan duduk di ranjangnya.Tidak lama setelah itu terdengar suara wanita.“Tante, apa kabar?”“Panggil Ibu saja,” balas Sopia dengan ramah. Baru kali ini Rima mendengar nada suara Sopia begitu lembut sejak kedatangannya di kediaman tersebut. Tidak tahu siapa yang diajak bicara oleh ibu mertuanya itu.“Ibu, aku kangen! Aku pengen nginap di sini, boleh kan? Aku juga bawa oleh-oleh untuk Ibu, dimakan ya?” “Kamu ini, kok repot-repot bawa oleh-oleh segala, kamu datang saja ke sini Ibu sudah senang.”Helen mengamit lengan Sopia, mereka berdua berjalan dari r
Última atualização : 2026-09-01 Ler mais