"Wah, Pak Aldric, itu kabar yang luar biasa!"Setelah kegembiraannya sedikit mereda, orang di seberang telepon terdengar ragu dan khawatir."Tapi kau juga harus memikirkannya baik-baik. Bergabung dengan kami berarti kau bakal ditempatkan di Tibeith seumur hidup. Kesempatan berkumpul dengan keluarga bakal sangat sedikit. Soal Bu Salma ...."Sebelum dia sempat menyelesaikan ucapannya, aku menjawab dengan tegas, "Saya sudah memikirkannya matang-matang.""Baik! Tiga hari lagi kami bakal mengirim mobil untuk menjemputmu!"Setelah menutup telepon, aku mulai membereskan barang-barang untuk pergi.Selama delapan tahun pernikahan kami, setiap perabot di rumah ini kami pilih dan beli bersama.Saat dia berkata seluruh tunjangannya akan diberikan kepada Felix, aku tidak keberatan. Aku bekerja mati-matian demi mengumpulkan poin kerja untuk menghidupi keluarga.Kini, rumah yang telah kubangun dengan seluruh jerih payahku ternyata tidak lebih dari sekadar gelembung yang siap pecah.Salma membuka pint
続きを読む