Jihan menatap pria yang menderita di depannya itu. Kegembiraan di hatinya tidak mampu dia kendalikan. Jihan merasa begitu bersemangat, hingga tangannya sedikit gemetar.Anjani akhirnya pergi! Wanita yang menyebalkan itu, yang menyandang status sebagai "kakaknya", tetapi selalu menindasnya di setiap kesempatan, akhirnya benar-benar menghilang dari dunianya dan Nathan.Mulai dari sekarang, di mata Nathan hanya akan ada dirinya seorang. Dia akan menjadi kekasih, bahkan istri sah Nathan.Akan tetapi, kegembiraan Jihan tidak berlangsung lama.Seperti yang sudah dia duga, kepergian Anjani merenggut seluruh semangat hidup Nathan.Namun, alih-alih mengalihkan perasaannya kepada Jihan seperti yang diharapkan Jihan, Nathan justru dengan cepat makin terpuruk dalam kesedihan.Nathan mulai suka minum-minum.Dia tidak lagi pergi ke kantor tepat waktu. Sekalipun pergi, Nathan sering kali datang dengan bau alkohol yang menyengat.Setelah pulang kerja, Nathan akan menghabiskan waktunya di bar atau memb
Mehr lesen