Damien tak ingin lagi menahan diri. Dia membaringkan tubuh Nadine, menindihnya, lalu mencengkeram dagunya dan menciumnya dengan kasar.Tangannya menyusuri lekuk pinggang Nadine ke atas, sementara napasnya makin memburu.Sentuhan yang asing itu menarik Nadine keluar dari mimpi buruknya. Dia membuka mata dan menatap langit-langit dengan tatapan kosong. Ketika kedua kakinya dipaksa terbuka oleh seseorang, kesadarannya benar-benar pulih.Begitu menyadari posisi mereka saat ini, amarahnya langsung meledak. Dia membuka mulut dan menggigit leher Damien sekuat tenaga.Pria itu mengerang pelan karena kesakitan, tetapi tidak melepaskannya. Sebaliknya, dia justru memeluk pinggang Nadine semakin erat.Dengan suara serak, bibirnya menyentuh daun telinga Nadine. Dia berkata dengan nada menggoda, "Aku bahkan belum mulai, tapi kamu sudah menyerah?"Dulu saat diperlakukan terlalu kasar di ranjang, Nadine memang sering menggigitnya. Sekarang, mendengar kalimat itu hanya membuatnya merasa semakin terhina
Leer más