‘Ini dia, Olly.’Aku berdiri di depan pintu besar yang menuju ke kantor Dante. Pintu itu terasa lebih mengintimidasi daripada terakhir kali aku berada di sini.‘Saatnya menghadapi ketakutanmu dan memperbaiki kesalahanmu.’Aku mengangkat tangan, menarik napas panjang, lalu mengetukkan buku-buku jariku pada kayu keras itu.Tok TokSatu-satunya suara yang kudengar sebagai jawaban adalah detak jantungku yang menggila.Tok TokBuku-buku jariku kembali mengetuk pintu putih besar itu, dan lagi-lagi, tidak ada jawaban.Keheningan itu mulai terasa seperti pertanda agar aku menunggu sampai besok pagi, ketika aku sudah lebih siap secara mental.Tok TokHening. Hening yang murni, mematikan, dan menyiksa.‘Mungkin aku harus tidur saja dan mencoba besok pag—tidak, Olly.’ Aku menggelengkan kepala, menghapus pikiran konyol itu.‘Kamu akan melakukan ini malam ini, dan kamu akan melakukannya sekarang. Satu-satunya hal yang akan menghentikanmu adalah jika Dante sedang tidur atau dia tidak mau menemuimu.
Last Updated : 2026-08-22 Read more