Tanpa menyadari bahwa hantu masa lalunya baru saja berada di ruangan yang sama, Om Bram melangkah pergi meninggalkan kantor hukum tersebut dengan wajah keruh di bibir liciknya.Pria ini agaknya marah besar, sebab sesuatu yang dia cari-cari, gagal di dapatkan dari siu Notaris ini.Setelah mengantar kepergian Om Bram, Haji Idan Ransil tampak meregangkan otot-otot tubuh agak tambunnya di depan lobi.Si asisten cantik segera mendekat secara pelan, memberi tahu sang bos bahwa masih ada satu orang tamu lagi yang mengantre sejak tadi, namun posisinya saat ini sedang menumpang ke toilet."Hmm... Begitu, ya? Ya sudah, nanti kalau dia sudah keluar, langsung suruh saja dia naik ke ruang kerjaku di lantai tiga. Kalau sampai 10 menitan nggak keluar tu WC, gedor saja, mau jalan soalnya...!" perintah Haji Idan Ransil sebelum akhirnya melangkah masuk ke dalam lift pribadi kantornya.Tak lama kemudian, Radin keluar dari toilet dengan menyeka sisa air di tangannya. Melihat Radin yang terlalu lama di kam
Huling Na-update : 2026-09-29 Magbasa pa