Hal terakhir yang benar-benar hancurkan diriku adalah HP kakakku.Ryan tinggalkan itu di sofa saat dia pergi mandi. Ketika aku lewati ruang tamu, layar HP itu menyala karena sebuah pesan baru masuk.Nama grupnya adalah “Keluarga Sophie”.Anggotanya terdiri dari Ibu, Ayah, Ryan, Ethan, dan Sophie. Orang tua kandungku, kakakku, dan pria yang selama tiga tahun sebut dirinya sebagai pacarku telah buat sebuah grup pribadi bersama Sophie, lalu menamainya “Keluarga”.Aku buka percakapan itu. Grup tersebut dibuat tepat pada hari kita pindah ke rumah baru. Pesan pertama adalah foto kamar Sophie, dengan tulisan:[Sophie kita akhirnya punya rumah kecilnya sendiri.]Ryan balas:[Siapa pun yang sakiti adikku, harus berurusan dengan aku.]Aku terus lihat ke bawah.Mereka bicarakan kasurnya, lampunya, rak-raknya, kue ulang tahunnya, bahkan apakah Ethan bisa antar dia ke kelas seni.Mereka habiskan lebih banyak waktu rencanakan kenyamanan Sophie daripada yang pernah dihabiskan siapa pun untuk tanya ap
Baca selengkapnya