Sandra sama sekali tidak menyadari tatapan penuh cinta Julian yang tertuju kepadanya.Di momen sepenting ini, seluruh perhatian tertuju kepada dirinya dan Fredy. Telapak tangannya sedikit berkeringat, sementara jantungnya berdegup kencang.Menyadari kegugupan Sandra, Fredy tersenyum lembut, lalu mengambil cincin pernikahan dari tangan pelayan. Setelah itu, dia berlutut dengan satu kaki dan menjalani momen tersebut dengan begitu khidmat, seolah tengah mempersembahkan permata paling berharga dalam hidupnya. "Sandra, aku mencintaimu. Maukah kamu menikah denganku?"Di tengah sorak-sorai para tamu, mata Sandra perlahan berkaca-kaca. Rasanya seperti berada di dalam mimpi.Ini adalah pernikahan keduanya. Bahkan Sandra sendiri merasa sedikit terkejut karena dalam waktu sesingkat ini, dia kembali melangkah ke jenjang pernikahan.Dulu, dia mengira tidak akan pernah lagi memercayai siapa pun seumur hidupnya. Namun, Fredy hadir dalam hidupnya. Dengan kelembutan, kesabaran, dan perhatian yang diber
Read more