Pagi datang tanpa matahari. Langit di atas istana tetap kelabu seperti hari sebelumnya, seakan turut menahan rahasia yang semakin rapat di dalam dinding-dinding tua. Sarah membuka matanya setelah semalaman hanya terlelap sebentar-sebentar, tubuhnya masih terasa pegal karena duduk di lantai sampai menjelang subuh.Mira sudah bangun lebih dulu, berdiri di dekat jendela dengan wajah pucat dan mata yang tidak kalah lelah. Mereka tidak banyak bicara, sebab malam tadi masih terasa seperti bayang-bayang panjang yang menempel di punggung masing-masing.Sarah menegakkan badan, menyisir rambutnya seadanya, lalu menatap Mira. “Aku harus bicara pada Raja Adrian pagi ini,” katanya pelan. “Soal Panglima Dasco yang terlihat di istana, dan soal lorong bawah tanah di dekat gudang anggur. Tidak bisa aku simpan sendiri lagi.”Mira menoleh, jelas gugup. “Kalau Nona yakin, aku akan siapkan pakaian yang pantas. Istana masih sepi, lebih aman bergerak sebe
Last Updated : 2026-08-30 Read more