"Gavin, tolong antarkan aku ke rumah Sandy." Suara Clara terdengar lebih mantap dari yang ia bayangkan, meski jemarinya terus meremas ujung jaket hitam milik Gavin yang masih dikenakannya. Gavin yang baru saja keluar dari kamar mandi dengan handuk yang tersampir di bahu, menghentikan langkahnya. Ia menatap Clara tajam, air yang menetes dari rambutnya jatuh ke lantai kayu, tapi pemuda itu tidak peduli. "Untuk apa? Mau mengemis cintanya lagi?" tanyanya ketus. Ada nada tidak suka yang sangat kentara dalam suara Gavin di pendengaran Clara. "Aku butuh dokumen pribadiku. Ijazah, paspor, dan surat-surat penting lainnya," jawab Clara, mengabaikan sindiran pemuda itu. "Aku ingin mengurus perceraianku tanpa melibatkan keluarga Pratama atau pengacara mereka lagi dengan tanganku sendiri, Gavin." Gavin terdiam sesaat, lalu sudut bibirnya terangkat tipis. "Bagus! Aku suka kau kembali jadi Clarissa, my Guardians Angel." Gavin menyambar sebuah kunci di atas meja setelah menghabiskan sarap
Terakhir Diperbarui : 2026-08-17 Baca selengkapnya