"Pilih apa pun yang kau suka, Kak! Kau harus buktikan bahwa kau bisa berdiri sendiri tanpa mereka. Ada aku di sampingmu, heuh?" Clara berdiri mematung di tengah sebuah butik premium yang aromanya saja tercium sangat mahal. Gavin berdiri di belakangnya, tangan bersedekap santai, sementara ia menyapu pandangannya ke deretan gaun mewah. "Gavin, ini berlebihan. Kita bisa ke toko biasa. Aku belum butuh ini semua," bisik Clara, menarik lengan pemuda itu ke arah pintu keluar dengan panik. "Aku nggak punya apa-apa untuk menggantinya, Gavin," tegasnya lagi sedikit berbisik saat Gavin masih bergeming di tempatnya. Gavin hanya memutar bola matanya, lalu mencubit hidung Clara hingga wanita itu memekik kecil. "Siapa yang minta ganti? Aku nggak mau kau memakai jaketku selamanya, meskipun kau terlihat sangat ... menggoda nggak pakai apa-apa, sih." Matanya memindai Clara dari atas hingga bawah dengan kedipan jahil. "Gavin!" Gavin tertawa, tawa renyah yang selalu berhasil membuat Clara kesal sek
Last Updated : 2026-09-11 Read more