Melihat Elvi menutupi wajah sambil menangis dengan bahu yang terus bergetar, Revan berkata dengan suara berat, "Jadi maksudmu, Keluarga Sondakh sengaja merancang semua kejadian ini untuk memfitnahmu, supaya mereka punya alasan mengambil warisan yang seharusnya menjadi milikmu?""Elvi, kalau kamu memang merasa nggak terima dan menganggap semua ini nggak adil, kenapa kamu nggak menemui mereka dan menghadapinya secara langsung? Sudahlah, kebetulan aku juga mau pergi ke Kota Marine untuk menjemput Alya. Lebih baik kamu ikut denganku. Kita semua bisa bertemu dan membicarakan semuanya sampai jelas."Elvi akhirnya berhenti terisak. Tatapannya menghindar ke sana kemari. Beberapa saat kemudian, barulah dia berkata pelan, "Tapi Kakak dan Kakak Ipar sudah bilang mereka nggak mau bertemu denganku lagi. Aku juga takut kalau bertemu mereka, aku nggak akan sanggup menahan kesedihanku.""Soal warisan ... lebih baik kita tunda dulu. Revan, kamu temani aku di sini saja, ya? Sebenarnya selama ini aku ngg
อ่านเพิ่มเติม