"Kemana aja sih?" tanya Mita begitu Indah tiba di taman kampus tempat mereka selalu bertemu. Belum sempat Indah menjawab pertanyaan itu mata Mita sudah melihat sesuatu yang menarik di tengkuk leher Indah. "Ini kissmark?!" tanya Mita dengan syok. "Eh," Indah lebih syok, ia mengarahkan ponselnya dan benar ada tanda merah, seketika ia ingat kejadian di mobil tadi. Ia benar-benar bingung harus menjawab apa sekarang. "Indah? Kamu nggak balik ke dunia malam itu lagi? Indah kamu butuh uang? Kalau iya, jangan sungkan ngomong ke aku," kata Mita. Astaga. Indah benar-benar terperangkap antara surga dan neraka. Di dunia ini tak ada pilihan yang memihak padanya, hanya ada ketepatan tanpa peduli ia setuju atau tidak. "Aku alergi, kayaknya salah makan apa gitu. Badan aku semuanya gatel," kata Indah berbohong. "Oh," Mita pun merogoh tasnya, "kebetulan aku bawa syal, pakai deh," kata Mita dengan polosnya. Indah pun menerimanya, kemudian memakainya. Tapi hatinya merasa bersalah k
Huling Na-update : 2026-10-06 Magbasa pa