Indah duduk di bar tender, seperti biasanya dres seksi dan minuman yang menemani. Jangan lupa, rokoknya juga berhembus sempurna. Sempurna berantakan dan berusaha untuk menyembuhkan luka trauma karena pelecehan yang sempat menepi dari benaknya dan kini datang lagi. "Indah, malam ini ada Tuan Adrian minta ditemani," kata Fera. "Mi, malam ini Indah libur dulu. Indah lagi nggak enak badan," tolak Indah. Fera terdiam sesaat menatapnya penuh penilaian, namun satu hal yang pasti. Indah menjadi incaran para pria kaya-raya. Ia tidak bisa membuat anak itu berhenti melayani pelanggan. "Baiklah, malam ini saja," kata Fera lalu pergi. Indah pun kembali meneguk minumannya, kemudian ia tersenyum miris, "Padahal aku sudah tidur dengan beberapa pria, tapi kenapa bayangan itu tidak bisa hilang, kenapa aku masih benci diriku sendiri, Indah kamu itu cuma wanita murahan kenapa masih trauma pernah dipegang-pegang bajingan itu," gumamnya dan kembali meneguk minumannya.Sebenarnya bukan hanya tra
Última actualización : 2026-09-18 Leer más