"Oke." Thomas mengangguk santai, seolah sama sekali tak terpengaruh. Kemudian, dia berjalan menuju kamar mandi.Summer berdiri mematung, menatap punggungnya selama beberapa saat sebelum memutar gagang pintu dan menyelinap keluar tanpa menunggu Thomas selesai.Sebenarnya, dia sama sekali tidak menyesali kejadian semalam. Baginya, itu adalah transaksi yang setimpal. Tidak perlu dibuat rumit dengan label hubungan atau harapan tertentu.Dia sama sekali tidak berniat menuntut apa pun dari Thomas, juga tidak berharap hal itu terulang lagi.....Ting tong ....Klik. Thomas membukakan pintu untuk kedua temannya yang datang tiba-tiba, lalu berbalik masuk."Aku bawa bir," ujar Theo sambil melemparkan kantong berisi bir ke meja dapur."Oke.""Panas banget di luar. Rasanya kayak masuk oven," keluh Killian. Dia mengambil sekaleng bir dan langsung membukanya tanpa menunggu siapa pun. "Ah! Seger banget!"Thomas berjalan mendekat, mengambil sekaleng bir, lalu membukanya tanpa berkata apa-apa. Theo sed
Read more