Antoni Winata melangkah perlahan, ketukan tongkatnya bergema di sepanjang koridor lantai eksekutif yang sunyi. Pria tua itu menghentikan langkah, memandang sekilas ke arah Harlan sebelum beralih pada Brian yang tampak salah tingkah."Jangan membuat kegaduhan di kantorku, Brian. Bawa orang barumu ini keluar," ujar Antoni, suaranya berat dan serak, menyiratkan kelelahan fisik yang teramat sangat.Rinka segera mendekat, meraih lengan suaminya dengan gerakan manis yang dipaksakan."Benar, Sayang. Aku hanya sedang memastikan pengawal baru ini tidak membawa pengaruh buruk untuk putra kita."Harlan memanfaatkan momen itu untuk memberi hormat, lalu melangkah mundur seiring Brian yang mengajaknya pergi menuju ruang kerja pribadi di lantai bawah.Begitu jam kerja berakhir, Harlan segera menanggalkan seragamnya di loker karyawan, menukarnya dengan jaket hitam polos yang menyamarkan tubuh tegapnya.Langkah kakinya membawa Harlan menyusuri trotoar jalanan ibu kota yang mulai temaram, berusaha mere
Última actualización : 2026-08-28 Leer más