Ia pun berkata tegas, “Jiang Xin, tempat ini adalah sektemu. Sebagai murid kami, jika kau menghadapi musuh yang tidak mampu kau lawan, sekte akan turun tangan. Kau tidak perlu khawatir.” “Musuhku merupakan keturunan Keluarga Abadi.” “...” Keluarga Abadi? Tuan Suci nyaris mengumpat. Awalnya, ia mengira musuh tersebut hanya seseorang dari golongan kecil atau kultivator pengembara di Alam Atas. Namun, Jiang Xin langsung memulai dengan lawan yang memiliki latar belakang begitu mengerikan. Sudut bibir Tuan Suci berkedut. Namun, ia sudah telanjur menunjukkan keberanian di hadapan muridnya. Kalau sekarang menarik kembali ucapannya, bagaimana ia bisa mempertahankan martabat sebagai pemimpin sekte? “Uhuk...” Tuan Suci berdeham dan memasang wajah berwibawa. “Meskipun mereka Keluarga Abadi, kita tidak takut! Keturunan Keluarga Abadi macam apa itu? Jika mereka berani datang, kita akan membantai mereka. Kau tidak perlu khawatir.” “Terima kasih, Ketua Sekte.” Jiang Xin mem
Last Updated : 2026-09-10 Read more