"Coba model rambut ini, Pak. Kayak oppa-oppa Korea, atau gege Chinese ganteng," kata Adeline sambil menunjukkan salah satu model rambut cowok kepada Saga. Saga segera menoleh pada cowok yang memotong rambutnya. "Mas, kalo ini cocok nggak buat saya?" tanyanya. Si cowok pemotong rambut tersenyum malu dan memegang ujung bajunya dengan salah tingkah. "Ah, semua cocok buat kamu, Mas," katanya dengan lemah gemulai. Es boba yang sedang diminum Adeline langsung nyaris nyangkut di tenggorokan, sementara itu ekspresi Saga langsung berubah. Rahangnya mengeras. "Mbak, ayo cari salon lain aja," katanya dengan tegas lalu berdiri. Si cowok pemotong rambut langsung panik. "Lho, Masnya jangan kabur, dong! Saya profesional, kok! Suer!!!" serunya. Tapi Saga tidak mau menanggapinya. Dia menarik tangan Adeline yang berusaha keras menahan tawa. Mereka berjalan agak jauh dari salon itu sebelum akhirnya tawa Adeline meledak. "Astaga! Pak, kasihan dia! Wkwkwk!!!" Saga mendengus. "Kamu suka kan li
Última actualización : 2026-10-04 Leer más