“Elara, sayang. Bagaimana kabarmu, nak?” Helena Whitmore berhamburan ke pelukan Elara. “Baik. Ibu sendiri bagaimana?” tanya Elara, melepaskan pelukannya lalu menatap kedua mata sang ibu mertua. Walaupun sudah tidak bisa dibilang muda lagi, tapi Helena Whitmore masih sangat cantik. Bola mata wanita itu berwarna coklat gelap seperti Nathan. “Aku sangat baik, sayang. Mana Nathan?” Elara menunjuk ke belakang. Nathan masih mengobrol dengan Edward Whitmore, sepertinya tampak serius. Elara kembali memfokuskan pandangannya pada Helena sambil tersenyum lebar. “Maaf kami datang agak terlambat. Tadi ada sedikit urusan,” jelas Elara singkat, sekedar untuk membuat sang mertua tidak khawatir karena mereka telat sekitar tiga puluh menit dari jam janjian awal. “Tidak masalah. Ayo kita masuk. Ed, Nathan! Ayo masuk. Kita bicara di dalam,” teriak Helena sambil mengisyaratkan sang suami dan anaknya yang masih asyik mengobrol untuk segera masuk. Rumah raksasa keluarga Whitmore yang sebelumnya sudah
Última actualización : 2026-09-22 Leer más