Kabut tebal membungkus pepohonan purba Hutan Bintang Jatuh. Dedaunan raksasa membendung sinar matahari sore, menciptakan atmosfer temaram yang dipenuhi aroma tanah basah dan bau darah binatang buas yang mengendap di balik rimba. Suara jangkrik malam dan lolongan monster spiritual samar-samar terdengar dari kejauhan.Jing Huan dan Mu Qing melangkah perlahan melintasi jalur berbatu di area luar perbatasan. Setiap langkah kaki mereka menimbulkan bunyi gesekan halus pada ranting kering. Mu Qing memegang erat gagang pedang teratai es miliknya, matanya yang tajam tak berhenti menyapu semak-semak yang gelap."Tuan Muda Jing, suasana di sini terlalu tenang," bisik Mu Qing dengan nada waspada. "Kelompok pendaftar lain mengambil jalur timur, tetapi kelompok Zhao Yan mendadak menghilang sejak menembus gerbang. Ini tidak wajar."Jing Huan menghentikan langkahnya tepat di sebuah kliring kecil yang dikelilingi pohon-pohon pinus hitam raksasa. Matanya yang dingin memancar lembut dalam kegelapan."Me
Last Updated : 2026-10-07 Read more