Kotak alat kontrasepsi itu terasa seperti penghinaan yang sengaja Darrel lakukan terhadapnya.Seolah-olah sedang memperingatkannya agar tidak berpikir terlalu banyak. Celine hanyalah alat untuk melampiaskan hasratnya, dia tidak bisa dibandingkan dengan Althea.Tubuh Celine yang berada di bawah tubuh Darrel membuat pinggang, perut, dan dadanya tertekan hingga dia hampir tidak bisa bernapas. Celine berusaha menahan rasa ingin muntah, lalu bertanya, "Apa maksudmu dengan mengatakan aku nggak malu untuk mengungkit Althea? Aku bahkan nggak mengenalnya. Kenapa aku merasa malu?"Darrel mengatupkan bibirnya.Di bawah cahaya bulan, wajah tampannya diselimuti ekspresi yang begitu rumit.Dia berkata, "Kamu memang nggak mengenalnya, tapi kenapa kamu harus muncul? Kalau nggak ada kamu, aku dan dia .…"Celine berteriak kepadanya, "Kalau ada Althea di dalam hatimu, kenapa kamu mau menerima perjodohan itu? Kenapa kamu melamarku!"Darrel tertegun sejenak di atas tubuhnya. Beberapa saat kemudian, dia me
Magbasa pa