Untuk beberapa lama, Haewon bahkan tak mampu menggerakkan satu jari pun.Kematian lebih dulu membekas di tubuhnya daripada di ingatan. Rasa sakit saluran yang menghunjam masih terasa jelas di leher, begitu pula tekanan di dada saat jantungnya berhenti. Namun, kulit yang ia raba mulus. Tak ada bekas luka ataupun darah.Ia turun dari tempat tidur dan masuk ke kamar mandi.Wanita di cermin adalah Yoon Haewon, 27 tahun. Wajahnya tidak hangus, rambutnya pun tidak memutih karena energi spiritualnya terkuras. Itulah penampilan yang ia kenal, yang menghiasi sampul majalah sebagai calon istri Sunwoo Doha.Haewon mengunci pintu, lalu menempelkan telapak tangan ke cermin.“Keluar.”Suaranya gemetar.Bayangan keperakan merekah di belakangnya. Api rubah mengalahkan cahaya lampu kamar mandi, dan satu ekor putih yang panjang perlahan menampakkan diri.Satu.Haewon menghitungnya berulang kali.Tepat satu.Setelah kematian pertama, tersisa delapan. Setelah yang kedua, tujuh. Setiap kali ia mati, satu
Last Updated : 2026-10-03 Read more