"Hehe, Om juga begini demi kebaikanmu, kamu harus memahami niat baik Om ya!""Tenang aja, ini 'kan masih siang hari, mana mungkin Om bakal mencelakaimu?"Kalau tidak menambahkan kalimat ini, Naura mungkin masih akan percaya, tapi gara-gara dia menambahkan kalimat ini, Naura semakin yakin bahwa dia tidak boleh pergi ke sana.Dia menerima berkas itu sambil tersenyum manis. "Baiklah kalau begitu, makasih ya Om. Kalau nggak ada hal lain lagi, aku permisi keluar dulu."Galih memperlihatkan senyuman lega di permukaan, "Iya, pergilah bekerja."Begitu dia pergi, Galih langsung menelepon ke seberang sana untuk melaporkan situasi."Semuanya udah diatur dengan rapi, Bapak tenang aja, dia dijamin bakal hadir di lokasi."....Sejak kembali dari lokasi perkemahan hari itu, Freya sudah tiga hari tidak bertemu dengan Kenzo.Setiap kali meneleponnya, kalau bukan beralasan sibuk, pasti bilang sedang memimpin rapat.Freya merasa panik dan takut, kebetulan di restoran dia bertemu dengan Handi yang baru sa
Ler mais