Mendengar itu, Brian langsung berseru tak percaya, "Nggak mungkin!" "Kita udah janji mau ngurus surat nikah hari ini, mana mungkin Zhiu pergi penugasan luar negeri? Lagian, masa iya langsung pergi lima tahun!" "Kamu bohongin aku, ya? Zhiu ada di samping kamu, 'kan?""Tolong bilang ke Zhiu, kalau dalam sejam dia nggak muncul juga, pernikahan kita batal!"Mendengar suara Brian yang makin mengamuk, rekan kerjanya terdiam sejenak, lalu akhirnya tak tahan dan bertanya."Kamu benaran udah janjian sama Zhiu?"Brian tertegun. "Maksudnya apa?"Rekan kerjanya menarik napas panjang, seolah ingin menumpahkan semua uneg-uneg yang mengganjal di hatinya sekaligus."Aku tanya, kamu udah diskusi sama Zhiu belum?""Atau jangan-jangan dari awal sampai akhir, rencana ini cuma keinginan sepihakmu dan si Marisa yang sok polos itu?""Kamu pernah nanya nggak, Zhiu ada waktu atau nggak, terus dia mau nggak diajak ngurus nikah sama kamu?"Raut wajah Brian sedikit berubah, tetapi dia masih bersikeras membela d
Read more