Setelah semua kejadian ini, cara semua orang menatapku berubah menjadi penuh iba. Cairan nutrisi kelas atas diberikan padaku tanpa henti sampai akhirnya kesadaranku pulih sepenuhnya.Jaksa berbicara padaku dengan ramah dan lembut, "Menurut hukum, aset dan bisnis Keluarga Birta sekarang diwariskan kepada kerabat sedarah terdekat. Bagaimana kamu ingin mengelola aset-aset ini?"Aku masih agak lemah, lalu menjawab pelan, "Aku nggak bisa berbisnis, apa boleh diubah menjadi uang tunai saja?"Jaksa mengangguk setuju.Ini berarti Perusahaan Birta tidak akan ada lagi di dunia ini. Bisnis yang dibangun ayahku dengan bersusah payah selama puluhan tahun, kini sepenuhnya berubah menjadi tumpukan uang tunai.Ayahku hampir gila. Dia mencoba menerjang maju untuk menghentikanku, "Shofia! Kamu nggak boleh melakukan ini! Itu adalah hasil kerja kerasku selama puluhan tahun, bagaimana bisa kamu menghancurkannya begitu saja?"Ibuku menangis dan mencoba memelukku, "Maafkan Ibu, anakku yang baik, Ibu yang s
Read more