Rohku melompat menerjangnya, mencoba memukul tangannya, tetapi tubuh kasatmataku meluncur menembus tubuhnya tanpa berdampak apa pun.Bayiku berjuang di bawah bungkaman selimut tebal itu, tangan-tangan kecilnya bergerak-gerak panik mencari udara.Natalia menatap ke dalam boks bayi dengan senyum sadis yang sangat mengerikan, menekan selimut itu makin dalam."Muka anak ini mirip sekali dengan ibunya yang sudah jadi abu di laut," bisik Natalia tepat di telinga bayi kecilku yang tak berdaya. "Setiap kali aku lihat wajah anak ini, aku teringat betapa bencinya aku pada Seraya. Kamu pikir aku akan merawatmu baik-baik? Kamu cuma alat agar penampilanku sebagai Sera kelihatan makin sempurna di mata publik. Tunggu saja, tidak lama lagi, aku pasti singkirkan kamu, iblis kecil!"*****"Ya Allah! Nona Shelina! Ya Allah, Pak Adrian! Ibu!"Bi Minah, ART senior yang sudah bekerja denganku sejak aku masih merintis bisnis, berlari gemetar turun dari lantai dua.Syukurlah, ada yang sadar anakku tidak baik
Last Updated : 2026-10-17 Read more