Apakah 'Acapkali' Sering Muncul Dalam Novel Indonesia Modern?

2026-01-03 21:44:42 287

4 Answers

Jack
Jack
2026-01-04 19:31:36
Sebagai penyuka linguistik, aku tertarik menelusuri frekuensi kata 'acapkali' dalam korpus digital novel Indonesia. Hasilnya cukup mengejutkan - kata ini muncul kurang dari 0.001% dalam sampel 500 judul. Bandingkan dengan 'sering' yang muncul 300 kali lebih banyak. Fenomena ini menunjukkan pergeseran selera bahasa. Pembaca sekarang lebih nyaman dengan kata-kata langsung dan praktis. Tapi jangan salah, beberapa penulis seperti Andrea Hirata masih sesekali memasukkan 'acapkali' dengan porsi pas, biasanya dalam monolog naratif yang lebih sastrawi. Justru itu yang membuat karyanya punya ciri khas - bisa membawa nuansa klasik tanpa terasa jadul.
Hannah
Hannah
2026-01-05 03:19:33
Dari pengalamanku membaca puluhan novel lokal terbitan 5 tahun terakhir, 'acapkali' seperti jadi kata yang hampir punah. Gaya penulisan sekarang lebih mengutamakan kedekatan dengan pembaca, mirip obrolan santai. Bandingkan dengan novel-novel tahun 80-an dimana kata ini masih lumayan sering muncul. Menariknya, aku justru menemukan 'acapkali' lebih banyak dipakai dalam esai atau artikel opini ketimbang fiksi. Mungkin karena nuansa formalnya yang cocok untuk tulisan serius. Beberapa penulis indie kadang mencoba membawa kembali kata-kata 'antik' semacam ini untuk gaya retro, tapi jarang yang konsisten.
Grayson
Grayson
2026-01-08 05:47:21
Koleksiku berisi sekitar 200 novel Indonesia terbitan dekade ini, dan bisa dihitung jari yang memuat kata 'acapkali'. Kebanyakan muncul di novel bergenre historis atau karya yang ingin menonjolkan gaya bahasa Melayu tinggi. Di 'ronggeng dukuh paruk' misalnya, Ahmad Tohari menggunakan kata ini untuk memperkuat setting era 60-an. Tapi novel populer seperti 'Critical Eleven' atau 'Imperfect' lebih memilih vocabulary kekinian. Menurutku ini bukan soal benar salah, tapi lebih pada kecocokan dengan target pembaca. Generasi milenial dan Gen Z mungkin akan mengernyit dulu sebelum memahami 'acapkali', sedangkan 'sering' langsung dipahami semua kalangan.
Sawyer
Sawyer
2026-01-09 18:43:47
Mengamati perkembangan novel indonesia modern, aku jarang menemukan kata 'acapkali' muncul dalam teks kontemporer. Penulis sekarang cenderung memilih diksi yang lebih ringkas dan natural seperti 'sering' atau 'kerap'. Kata 'acapkali' terasa agak kuno dan formal, cocok untuk karya sastra klasik atau prosa puitis, tapi kurang selaras dengan gaya percakapan generasi muda. Novel-novel bestseller semacam 'Pulang' atau 'Rectoverso' lebih memilih bahasa sehari-hari yang mengalir. Meski begitu, beberapa penulis mungkin sengaja menggunakannya untuk menciptakan nuansa tertentu atau menunjukkan karakter tokoh yang terpelajar.

Justru di situlah keunikan bahasa Indonesia - kita punya banyak sinonim dengan nuansa berbeda. Tapi menurutku, tren bahasa dalam sastra selalu mengikuti bagaimana masyarakat berkomunikasi. Kalau orang lebih banyak bilang 'sering' saat ngobrol, wajar kan kalau novel juga mengadaptasi itu? Aku pribadi suka ketika penulis bermain-main dengan diksi, asal tidak terkesan dipaksakan.
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Terjebak Dalam Novel
Terjebak Dalam Novel
Dalam hidupnya Kath tidak menyangka bahwa dia akan terjebak dalam novel romansa sebagai pemeran sampingan berumur pendek yang akan mati mengenaskan di tangan dua pria yang merupakan tokoh utama yang paling dia puja setengah mati. Satu hal yang pasti Kath lakukan setelah dia menyadari keberadaannya di dunia baru ini. Kath sebisa mungkin harus menjauh dari dua pria idamannya agar dia dapat hidup damai, aman dan sentosa tanpa perlu memikirkan bendera kematiannya yang kapan saja bisa berkibar.
Not enough ratings
21 Chapters
Terjebak di Dalam Novel
Terjebak di Dalam Novel
Jelek, culun, ratu jerawat, dan masih banyak panggilan buruk lainnya yang disematkan pada Alana di sekolah. Kehidupan sekolahnya memang seperti itu, hanya dicari ketika ulangan dan ujian tiba. Seolah tugasnya hanya untuk memberi anak-anak dikelasnya contekan. Situasi di rumah pun tak jauh berbeda. Ayah dan ibu yang selalu bertengkar ketika bertemu, membuat Alana lelah akan semua itu. Di suatu hari ketika dia benar-benar lelah dan kabur ke sebuah toko antik, dia menemukan sebuah buku fanfiction. Nama salah satu tokoh itu mirip seperti namanya, namun yang membedakan adalah Alana yang ada di dalam novel cantik dan pemberani, tak seperti dirinya. Di saat perjalanan pulang, tanpa diduga-duga saat pulang dia ditabrak oleh sebuah truk. Dan ketika bangun, wajah tampan seorang aktor papan atas berada tepat di depan wajahnya. "Alana? Kau kenapa? Aku ini kan kakakmu?" Alana masuk ke dalam novel itu!
Not enough ratings
16 Chapters
ISTRIKU SERING MENANGIS
ISTRIKU SERING MENANGIS
Mayang, adalah seorang wanita yang kuat dalam menjalani kehidupan yang penuh dengan lika-liku bersama suaminya, Ardan. Rumah tangganya diguncang masalah setelah Mayang melahirkan anak pertamanya secara Caesar.
10
61 Chapters
Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)
Terjebak Cinta dalam Dendam (INDONESIA)
Dalam sekejap kehidupan Abigail berubah setelah seorang perempuan datang dan mengaku mengandung bayi ayahnya. Satu per satu kemalangan datang, menjadikan hidupnya seperti mimpi buruk. Dia tak tinggal diam. Setelah menjadi pebisnis muda yang hebat, Abigail kembali dengan identitas berbeda dan mulai menjalankan satu per satu misi balas dendamnya. Sayangnya, ada satu hal yang pada akhirnya tak bisa dia kendalikan dan membuat semua rencananya hancur berantakan dan pelan-pelan rahasia sesungguhnya di balik tragedi yhang menimpa keluarganya terbongkar.
Not enough ratings
70 Chapters
Terikat Obsesi Pria Tampan dalam Novel
Terikat Obsesi Pria Tampan dalam Novel
Valeria Sienna, gadis berumur 18 tahun masuk ke dalam novel yang dibacanya setelah menjadi korban ke 11 pembunuh berantai saat pulang berbelanja. Menjadi pemeran utama bernama Elleonore tidaklah mudah. Kehidupan yang jauh dari kata bahagia harus dijalani detik itu juga. Sosok papa Elleonore yang menyayangi anak angkatnya dibanding anak kandung, menjadi tantangan sendiri untuk Sienna. Di tambah obsesi gila teman papanya bernama Izekiel yang berusaha melakukan apapun agar Elleonore menjadi miliknya. Tidak segan-segan menyingkirkan orang di sekeliling Elleonore agar obsesi itu tercapai. Ending cerita, Elleonore mati dibunuh kakak angkatnya. Untuk itulah, dengan sekuat tenaga Sienna akan merubah ending ceritanya.
10
7 Chapters
Modern maid
Modern maid
Kisah cinta yang terhalang oleh status dan derajat antara pembantu dan sang majikan. Yaitu, Leon dan Mila.Akankah berakhir indah atau malah sebaliknya?
10
52 Chapters

Related Questions

Contoh Kalimat Yang Mengandung Kata 'Acapkali' Dalam Cerpen?

4 Answers2026-01-03 06:35:26
Ada satu cerpen favoritku yang judulnya 'Lukisan di Dinding Kosong' di mana tokoh utamanya, seorang pelukis muda, acapkali menggumamkan kalimat-kalimat aneh saat bekerja. 'Kau acapkali berbicara sendiri seperti orang gila,' begitu teguran ibunya dalam satu adegan yang cukup mengharukan. Kata itu muncul lagi saat si pelukis menggambarkan langit senja: 'Warna jingga yang acapkali muncul dalam mimpiku...'. Yang menarik, pengarang sengaja menggunakan 'acapkali' untuk menciptakan ritme melankolis dalam narasi. Bukan sekadar pengganti 'sering', tapi sebagai penanda obsesi karakter terhadap sesuatu yang berulang. Di paragraf klimaks ketika lukisan itu terbakar, ada kalimat: 'Asap membentuk pola yang acapkali ia lihat dalam halusinasinya.' Benar-benar penggunaan yang powerful!

Sinonim Apa Yang Bisa Menggantikan 'Acapkali' Dalam Tulisan?

4 Answers2026-01-03 00:47:47
Mengganti 'acapkali' dalam tulisan bisa jadi tantangan kecil yang menyenangkan. Kata ini punya nuansa klasik yang kental, tapi kadang terasa kurang casual. Alternatif favoritku adalah 'sering kali'—ringan tapi tetap elegan. Kalau mau lebih puitis, 'kerap kali' atau 'berulang kali' juga oke banget. Untuk situasi informal, 'udah sering banget' malah lebih hidup. Tergantung konteksnya, sih. Aku suka eksperimen dengan kata-kata untuk dapat feel yang pas. Kadang aku juga pakai 'berkali-kali' untuk emphasis atau 'nyaris tiap waktu' kalau mau dramatisisasi. Yang penting jangan sampai maksudnya jadi beda. Lucu ya, satu kata bisa punya banyak wajah?

Bagaimana Cara Menggunakan 'Acapkali' Dalam Kalimat Percakapan?

4 Answers2026-01-03 04:48:07
Ada satu momen di mana aku merasa kata 'acapkali' benar-benar pas digunakan. Misalnya ketika bercerita tentang kebiasaan temanku yang selalu telat: 'Dia acapkali datang terlambat ke kelas, sampai dosen akhirnya memberi teguran khusus.' Kata ini memberiku nuansa formal tapi tetap natural, cocok untuk obrolan sehari-hari yang ingin terdengar sedikit lebih berbobot tanpa kaku. Aku juga suka memakainya saat menulis status media sosial seperti, 'Acapkali kupikir hidup ini seperti plot 'Steins;Gate'—penuh dengan twist yang tak terduga.' Penggunaannya yang jarang justru bikin kalimat terasa segar dan memorable.

Apakah 'Acapkali' Termasuk Kata Formal Atau Informal?

4 Answers2026-01-03 05:10:25
Ada nuansa klasik yang melekat pada kata 'acapkali'—seperti menemukan buku lama berdebu di rak perpustakaan. Kata ini sering muncul dalam karya sastra atau pidato resmi, tapi bukan berarti tidak bisa dipakai sehari-hari. Aku justru suka menyelipkannya saat menulis catatan pribadi atau diskusi serius di forum online. Rasanya memberi sentuhan elegan tanpa terdengar kaku. Tergantung konteksnya, sih. Kalau lagi ngobrol santai di grup WA, mungkin bakal diganti 'sering banget' biar lebih natural. Tapi jujur, menurutku kata-kata semacam ini justru memperkaya bahasa. Dulu waktu pertama baca 'acapkali' di novel 'Laskar Pelangi', aku langsung jatuh cinta. Sekarang malah sengaja pakai kata itu untuk mengingatkan teman-teman bahwa bahasa Indonesia itu indah dan fleksibel.

Apa Arti Kata 'Acapkali' Dalam Bahasa Indonesia Sehari-Hari?

4 Answers2026-01-03 01:19:21
Menggali makna 'acapkali' itu seperti membuka lembaran cerita lama. Kata ini terdengar klasik tapi tetap punya pesona, semacam bumbu dalam percakapan sehari-hari yang berarti 'sering kali' atau 'kerap kali'. Aku suka menggunakannya saat bercerita tentang kebiasaan, misalnya 'Ia acapkali tertawa melihat tingkah kucingnya'. Rasanya lebih puitis dibanding kata 'sering' biasa, memberi nuansa nostalgia yang hangat. Dalam diskusi komunitas buku, teman-teman sering memakai 'acapkali' saat membahas pola karakter. Misalnya, 'Tokoh utama dalam 'Laskar Pelangi' acapkali mengungkapkan mimpi lewat puisi.' Kata ini seperti jembatan antara bahasa formal dan santai, cocok untuk obrolan tentang hal-hal yang berulang dengan sentuhan personal.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status