2 Jawaban2026-05-11 14:23:11
Menarik sekali membahas 'Roman Picisan' dari Dewa 19! Lagu ini bikin nostalgia karena dulu sering diputar di radio waktu aku masih sekolah. Ternyata lagu ini bagian dari album 'Pandawa Lima' yang dirilis tahun 1997. Album ini jadi salah satu yang paling iconic dari Dewa 19 di era Ahmad Dhani, dengan hits lain seperti 'Cinta Kan Membawamu Kembali' dan 'Kamulah Satu-Satunya'.
Yang bikin 'Pandawa Lima' istimewa adalah bagaimana album ini menggabungkan unsur rock dengan lirik puitis. 'Roman Picisan' sendiri bercerita tentang cinta yang terasa dangkal, tapi diaransemen dengan melodinya yang catchy. Aku selalu suka cara Dewa 19 bisa bikin lagu berat tapi tetap enak didengar. Kalau kamu perhatikan, album ini juga jadi awal mula sound mereka yang lebih matang dibanding album-album sebelumnya.
3 Jawaban2026-05-01 06:35:43
Roman Picisan adalah salah satu lagu ikonik dari Dewa 19 yang muncul di album 'Cintailah Cinta' tahun 2002. Album ini jadi salah satu karya terbaik mereka, menggabungkan energi rock dengan lirik yang dalam. Aku ingat pertama kali dengar lagu ini pas masih SMP, dan sampai sekarang melodinya masih sering muter di kepala. Yang bikin spesial, album ini juga punya hits lain seperti 'Arjuna' dan 'Pangeran Cinta', jadi benar-benar paket komplit buat fans.
Yang menarik, 'Cintailah Cinta' dirilis setelah Ahmad Dhani cs sempat vakum sejenak. Jadi bisa dibilang ini semacam comeback yang sukses. Aransemen gitar di 'Roman Picisan' sendiri itu catchy banget, typical Dewa banget lah. Buat yang belum pernah denger full albumnya, wajib coba—apalagi buat nostalgia era 2000-an awal.
4 Jawaban2026-03-06 16:48:01
Roman Picisan' adalah salah satu lagu legendaris Dewa 19 yang masuk dalam album 'Pandawa Lima'. Album ini dirilis tahun 2002 dan menjadi salah satu karya terbaik mereka. Liriknya yang puitis digabungkan dengan melodi rock yang catchy bikin lagu ini selalu dikenang.
Aku pertama kali dengar lagu ini waktu masih SMP, dan sampai sekarang masih sering muter di playlist. Yang bikin special, 'Pandawa Lima' juga memuat hits lain seperti 'Kosong' dan 'Mistikus Cinta'. Album ini benar-benar merepresentasikan era keemasan Dewa 19 dengan Ahmad Dhani di puncak kreativitasnya.
2 Jawaban2025-12-26 04:08:54
Aku masih ingat betapa kagetnya waktu pertama kali dengar 'Roman Picisan' dari Dewa 19. Lagu itu ternyata ada di album 'Pandawa Lima' yang rilis tahun 1997. Album ini bener-bener jadi salah satu mahakarya mereka, gabungan antara lirik puitis Ahmad Dhani dan aransemen musik yang nendang. 'Roman Picisan' sendiri punya makna dalam banget, bercerita tentang cinta yang terkesan dibuat-buat atau tidak tulus. Kalau lo penggemar lama Dewa 19, pasti tau kalo album ini juga punya lagu iconic lain kayak 'Kamulah Satu-Satunya' dan 'Elang'. Waktu itu musik Indonesia lagi jaya-jayanya, dan Dewa 19 jadi salah satu pelopor yang bawa warna baru.
Yang bikin 'Pandawa Lima' istimewa adalah kedalaman liriknya yang sering nyelipin kritik sosial atau filosofi hidup. Misalnya di 'Roman Picisan', ada sindiran halus tentang orang yang sok romantis tapi sebenarnya cuma cari perhatian. Album ini juga jadi penanda peralihan era Dewa 19 dari sound rock 90-an awal ke sesuatu yang lebih matang. Buat yang belum pernah denger full albumnya, coba deh mulai dari 'Roman Picisan' terus explore lagu lainnya. Dijamin ketagihan!
3 Jawaban2026-05-01 18:04:13
Lagu 'Roman Picisan' dari Dewa 19 itu punya cerita menarik di balik layar. Aku ingat betul waktu pertama dengar lagu ini di radio tahun 90an, suara Ari Lasso langsung nyantol di kepala. Ternyata, lirik puitis itu digarap barehan oleh Ahmad Dhani dan Erwin Prasetya. Dhani emang maestro dalam bikin lagu-lagu Dewa yang dalem, tapi kolaborasinya dengan Erwin di sini bener-bener bikin chemistry khusus. Nggak cuma musiknya yang catchy, tapi lirik tentang cinta yang nggak kesampaian itu relate banget sama anak muda zaman itu.
Yang bikin semakin epic, aransemen gitarnya itu lho... khas sekali dengan sentuhan Dhani. Aku pernah baca di salah satu majalah musik jadul katanya proses rekamannya sampai begadang berhari-hari karena mau nyari 'feeling' yang pas. Hasilnya? Lagu yang sampai sekarang masih sering diputar di berbagai acara reuni 90an. Kerennya lagi, 'Roman Picisan' jadi salah satu lagu yang bikin album 'Terbaik Terbaik' mereka laris keras pas itu.
3 Jawaban2025-12-31 07:23:15
Dewa Roman Picisan itu beneran bikin penasaran soal genrenya, ya? Kalau dengerin lagu-lagunya, ada nuansa pop-rock yang dominan, tapi dengan sentuhan khas Indonesia banget. Vokalnya Joel Kriwil yang emosional dan lirik-liriknya yang relatable bikin mereka punya warna sendiri. Mereka juga sering nyemplung ke elemen blues dan sedikit funk, terutama di aransemen gitarnya. Aku inget pas pertama denger 'Kupu-Kupu Malam', langsung ngerasa ada energi tahun 90-an yang nostalgik tapi tetap segar.
Yang menarik, mereka gak cuma stuck di satu gaya. Beberapa lagu kayak 'Mawar Merah' lebih ke ballad pop, sementara 'Roman Picisan' sendiri lebih rock-driven. Mungkin itu salah satu alasan mereka bisa bertahan lama—fleksibilitas musiknya bikin pendengar gak gampang bosen.
3 Jawaban2026-03-08 04:45:58
Roman Picisan dari Dewa 19 adalah salah satu lagu yang bikin aku selalu nostalgia kalau denger. Lagu ini muncul di album 'Terbaik Terbaik' yang dirilis tahun 1995. Aku inget banget waktu pertama kali denger di radio, suasana musiknya yang romantis tapi tetap nge-rock langsung nyangkut di kepala. Ini era di mana Dewa 19 masih digawangi oleh Ahmad Dhani dengan lirik-lirik puitisnya, dan vokal Once yang khas. Album ini jadi saksi kejayaan mereka di pertengahan 90-an, bareng hits lain kayak 'Cemburu' atau 'Elang'.
Yang bikin 'Roman Picisan' spesial buatku adalah cara lagu ini nangkep perasaan ambigu tentang cinta—antara idealisasi dan kenyataan pahit. Dulu aku sering puter lagu ini pas galau, dan sampe sekarang tetep relevan buat yang lagi patah hati. Musik video-nya juga iconic, dengan Once pake kacamata hitam di tengah gurun, bikin vibes-nya makin dalam.
4 Jawaban2025-10-23 22:28:20
Aku masih ingat betapa susahnya ngecek edisi resmi waktu ngejar koleksi—jadi kalau kamu nyari tempat beli 'Dewa 19' atau 'Roman Picisan' yang resmi, mulailah dari toko-toko besar yang jelas kredibilitasnya.
Di offline, kunjungi Gramedia (gerai fisik maupun Gramedia.com) atau Periplus dan Kinokuniya kalau ada di kotamu; mereka biasanya langsung kerjasama dengan penerbit atau distributor resmi jadi barangnya original. Untuk musik 'Dewa 19' juga biasa tersedia dalam bentuk CD di toko musik besar atau department store yang masih sedia koleksi CD. Kalau mau online, cek Tokopedia atau Shopee tapi pastikan kamu beli dari 'Official Store' atau toko berverifikasi; label resmi, barcode/ISBN, dan informasi penerbit/label rekaman biasanya tercantum di halaman produk.
Jangan lupa cek akun resmi band atau penulis di Instagram/Facebook: sering mereka umumkan link toko resmi atau merchandise store. Untuk versi digital, platform seperti Spotify, Apple Music, Google Play Books, atau Gramedia Digital sering jadi jalur resmi. Intinya, pastikan ada keterangan penerbit/label, nomor ISBN/kat. katalog, dan status toko berlabel resmi—supaya karyanya benar-benar mendukung sang kreator.
4 Jawaban2026-03-06 01:22:26
Mengulik sejarah lagu 'Roman Picisan' dari Dewa 19 selalu menarik buatku. Lagu ini diciptakan oleh Ahmad Dhani, sang maestro di balik banyak hits legendaris Dewa. Dhani punya kemampuan luar biasa dalam meramu lirik puitis dengan melodi yang catchy. 'Roman Picisan' sendiri adalah salah satu bukti genius-nya—liriknya dalam tapi mudah dicerna, diiringi aransemen rock yang bikin ketagihan.
Aku selalu kagum bagaimana Dhani bisa menangkap kompleksitas hubungan manusia dalam metafora 'roman picisan'. Lagu ini muncul di album 'Pandawa Lima' (1997), periode di mana Dewa 19 mencapai puncak kreativitas. Uniknya, meskipun bertema cinta, lagu ini justru anti-mainstream dengan nuansa sinis yang khas ala Dhani.
3 Jawaban2025-10-26 22:30:11
Nyari lirik resmi 'Roman Picisan' itu sebenarnya nggak serumit yang dibayangkan kalau kita tahu tempat-tempat yang benar. Pertama yang selalu aku cek adalah channel YouTube resmi band atau label. Banyak rilisan lama maupun baru sekarang punya video lirik atau cuplikan resmi di channel mereka; deskripsi video seringkali menaruh lirik lengkap atau tautan ke halaman resmi. Jika video di-upload oleh akun yang terverifikasi atau channel resmi 'Dewa 19' (atau label terkait), kemungkinan besar itu sumber yang sahih.
Selain YouTube, aku sering membuka layanan streaming seperti Spotify, Apple Music, atau YouTube Music. Fitur lirik di Spotify misalnya biasanya menampilkan teks yang bersumber dari Musixmatch atau penyedia resmi lain, jadi kalau tampil di situ besar kemungkinan itu adalah versi yang berlisensi. Kalau mau kepastian ekstra, periksa juga situs label rekaman yang merilis album asli atau halaman resmi band—beberapa label menaruh lirik lengkap di website mereka atau di materi promosi digital.
Kalau kamu punya salinan fisik album (CD/vinyl), buku kecil di dalamnya biasanya mencantumkan lirik resmi; itu cara paling otentik sekaligus membuatmu menghargai karya kreatornya. Hati-hati dengan situs lirik acak atau postingan fans di forum: sering ada kesalahan ketik, interpretasi, atau terjemahan yang meleset. Dari pengalamanku, kombinasi cek channel resmi, streaming berlisensi, dan booklet album memberi hasil paling akurat dan memuaskan.