Cerita Inspiratif Tentang Kekuatan Didoakan Dengan Allahumma Inni As Aluka Al Afiyah

2025-10-02 06:41:50 305

3 Réponses

Fiona
Fiona
2025-10-05 18:44:01
Tak jarang kita merasa terjebak dalam masalah, ya kan? Dalam perjalanan hidupku, aku menemukan bahwa kekuatan doa itu luar biasa. Ada sebuah pengalaman yang selalu teringat, ketika aku dalam keadaan terpuruk dan kuatir, aku mulai berdoa dengan tulus. Ucapanku, 'Allahumma inni as'aluka al afiyah', bagaikan mantra yang memberi kekuatan baru kepadaku. Meski masalah tidak langsung lenyap, perasaan tak berdaya itu perlahan sirna. Itu betul-betul membuka mataku bahwa berdoa bukan sekadar ritual, tetapi cara untuk terhubung dengan Tuhan dan caraku untuk menemukan harapan di tengah gelap.
Gracie
Gracie
2025-10-06 23:04:04
Selama bertahun-tahun, aku selalu percaya bahwa doa adalah kekuatan luar biasa yang bisa membuka jalan dalam hidup seseorang. Nggak jarang aku merasakan cobaan dan kesukaran, tapi satu hal yang selalu aku lakukan adalah memperkuat ikatan dengan penciptaku melalui doaku. Sebuah saat, ada momen ketika aku merasa ragu, terjebak dalam lingkaran negatif, dan stress yang tak kunjung reda. Dalam keputusasaanku, aku berdoa, mengucapkan 'Allahumma inni as'aluka al afiyah' dari lubuk hatiku. Dengan niat tulus dan pasrah, aku merasa tenang seolah semesta mendukungku.

Saat itu, semuanya tampak lebih jelas. Masalah-masalah yang memberatkan seolah menemukan solusi yang tidak pernah terpikir sebelumnya. Memang, segala sesuatu tidak langsung berubah dalam semalam, namun setiap hari ketika aku berdoa, aku merasa dikuatkan. Perlahan tapi pasti, langkah demi langkah, aku mulai mendaki kembali ke arah yang lebih baik. Ini manis sekali, karena percaya bahwa Allah mendengar doa kita! Jadi, bagi kalian yang merasakan hal serupa, ingatlah bahwa setiap doa memiliki artinya sendiri. Dengan doa, kita tidak hanya meminta, tetapi juga saling memberi kekuatan kepada diri kita sendiri dan kepada orang lain.
Grayson
Grayson
2025-10-08 17:49:59
Bisa dibilang, di setiap fase kehidupan, doa menjadi salah satu kekuatan yang sangat berarti. Aku punya pengalaman pribadi mengenai hal ini saat aku mengalami masa-masa sulit, ketika rasa cemas dan khawatir seperti bayangan yang tak kunjung pergi. Di tengah kebisingan pikiran, aku mulai berdoa dengan penuh keyakinan, mengucapkan 'Allahumma inni as'aluka al afiyah'. Perasaanku langsung berubah, seolah ada yang mendengarkan dan memberiku ketenangan. Dengan fokus pada arti 'afiyah', yaitu kesehatan dan keselamatan, aku merasakan kekuatan luar biasa yang mendorongku untuk tidak menyerah. Positifnya, setelah waktu berjalan, aku mulai melihat hasil dari doa-doaku. Beberapa masalah yang awalnya tampak berat, perlahan-lahan menghilang. Itulah keajaiban dari sebuah doa, memberikan harapan dan kekuatan yang teramat diperlukan dalam hidup.

Menariknya, dari pengalaman ini, aku juga belajar bahwa doa tidak hanya untuk meminta sesuatu, tetapi juga sebagai cara untuk bersyukur dan merenungkan kebesaran-Nya. Setiap kali aku mengalami rasa putus asa, aku ingat untuk kembali berdoa. Ketika mengamati bagaimana kehidupanku berubah, aku semakin yakin akan makna dari doaku. Jadi, bagi kalian yang mungkin sedang berjuang, jangan ragu untuk berdoa! Itu adalah salah satu kekuatan terbaik yang bisa kita miliki, lebih dari sekadar harapan tetapi juga ajang untuk menguatkan diri dan mengingatkan kita bahwa kita tidak sendirian dalam perjalanan ini.
Toutes les réponses
Scanner le code pour télécharger l'application

Livres associés

Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Nanti Kita Cerita Tentang Hari Ini
Aku tidak mengerti dengan kisah cinta ku yang begitu rumit. Rara adalah seorang wanita yang tangguh, dia sedang mengalami kesulitan dalam hidupnya. David cowo setia yang selalu siap menemani Rara dalam keadaan seperti apapun. Mereka awalnya bersahabat dan diantara mereka ada yang menumbuhkan perasaan. Dan akhirnya setelah beberapa tahun mereka bersahabat, akhirnya mereka berpacaran. Ada mantan David yang bernama Alice, dia tidak suka dengan hubungan Rara dan David. Dengan berusaha sebisa mungkin dia melakukan beberapa cara untuk memisahkan mereka dengan mencari-cari kesalahan. Dan setelah masalah nya selesai akhirnya David dan Rara berbahagia.
Notes insuffisantes
29 Chapitres
Tentang Mao
Tentang Mao
Di situasi seperti saat ini. Mungkin tidak hanya Mao yang dihampiri kepiluan secara mendadak. Kesedihan tak berujung itu mengiris sesak bersamaan dengan hilangnya pekerjaan yang selama ini menopang. Tapi mungkin Mao juga bisa dibilang beruntung. Saat ada penyanggah kesedihan dan kehampaannya serta rasa pesimisnya terhadap dunia. Ia tidak pernah meminta, tapi mungkin ini cara Tuhan memberi penawar untuk mengganti semua rasa sakitnya. Mau menyelam bersama Mao?
10
27 Chapitres
Tentang Kita
Tentang Kita
"Lo suka sama dia?" *** "Kenapa lo ngejer satu orang yang jelas-jelas cintanya gak lo dapetin?" Pertanyaan yang keluar dari mulut sahabatnya itu tak di pedulikan oleh Alifia Nadira. Seorang gadis berumur lima belas tahun yang baru saja memasuki masa SMA. Gadis itu jatuh cinta pada seorang pria hingga membuatnya berjuang untuk mendapatkan hati pria tersebut. Pia sendiri tak tahu apakah yang ia lakukan benar atau tidak. Tapi semua ini untuk cintanya. Apa yang akan terjadi pada Pia? Apakah cintanya terbalas? Atau ia memiliki perasaan yang lain? Lalu apa itu cinta? Mari singgah sebentar untuk sekedar menuangkan waktu, jika tertarik silahkan baca dan berikan komen serta kritik dan saran. Follow instagram saya: @da.w_5
10
12 Chapitres
Tentang Restu
Tentang Restu
Ressa dan Arya adalah sepasang kekasih yang tidak dapat bersatu karena terhalang restu Sanjaya, ayah Ressa. Keduanya bersedia melakukan apapun untuk mendapatkan restu dari ayah Ressa. Namun perjuangan mereka seperti sia-sia karena ayah Ressa telah menjodohkan anaknya dengan anak dari rekannya sendiri, Gilang. Meski tahu Ressa sudah memiliki kekasih dan tidak mencintainya, Gilang bersikukuh untuk melanjutkan perjodohan itu. Bisakah Arya membatalkan pertunangan mereka dan mendapatkan restu dari ayah Ressa?
10
104 Chapitres
Tentang Rasa
Tentang Rasa
18+ mohon bijak dalam memilih bacaan. Kisah dimulai dari kehidupan Rinjani yang begitu dimanjakan. Kekayaan dan kasih sayang kedua orang tuanya tercurah sepenuhnya hanya untuk dia. Meski begitu, Rinjani kurang beruntung dalam kisah asmara. Cinta pertamanya yaitu Dava, pergi meninggalkan Rinjani untuk selamanya tepat di ulang tahunnya yang ketujuh belas tahun. Hal itu mengubah kepribadian Rinjani menjadi sangat anti dengan laki-laki. Hingga saat Rinjani memasuki dunia perkuliahan, dia bertemu sosok laki-laki yang bisa membuatnya marah, gemas, dan kesal secara bersamaan. Agam memberi warna baru dalam kehidupan Rinjani yang abu-abu. Namun sayang, kisah keduanya berakhir serupa dengan cinta pertamanya. Guncangan itu memperburuk keadaan Rinjani. Fakta tentang Agam membuat gadis itu mendekam dalam rumah perawatan. Hingga akhirnya sosok malaikat tak bersayap datang. Dia membawa cinta tanpa syarat, memberikan sebuah harapan baru dalam ikatan janji suci.
10
40 Chapitres
Tentang Harapan
Tentang Harapan
Perjodohan yang di lakukan berulangkali hingga tak ada yang berhasil menjadikanku seperti seseorang yang tak memiliki harga diri. Di tuntut untuk menjadi yang sempurna di antara yang lain membuat tubuhku terasa di tusuk dengan berbagai macam mata pisau. Setiap pasang mata itu menatap sinis padaku, seakan tak ada celah untuk mengorek informasi diriku. Ini hanya tentang rasa yang aku alami selama aku menjalani hidup. Jadi, kumohon berikan aku sebuah topangan berupa dukungan. - Jihan Adiztya Disinilah, kisah Jihan Adiztya yang menerima tekanan dari kedua orang tuanya, dituntut harus menjadi paling sempurna di antara yang lain dan yang terpenting para lelaki harus tunduk di hadapannya. Jihan berasal dari keluarga yang cukup. Namun, karena tuntutan segala hal membuatnya dijodohkan dengan siapa pun yang selalu saja gagal membuat sang Papa murka. Sampai suatu hari Jihan bertemu seorang lelaki yang menariknya jauh dari dunia gelap dalam hidupnya.
Notes insuffisantes
35 Chapitres

Autres questions liées

Bagaimana Cara Memahami As A Friend Artinya Dalam Chat?

3 Réponses2025-10-13 01:03:07
Gue pernah bingung sendiri waktu baca chat yang cuma ngomong 'as a friend' — rasanya kayak ada lampu kuning di percintaan, tapi gak jelas seberapa terang. Kalau aku ngejelasin dengan sederhana: itu biasanya penegasan bahwa apa yang dia omongin atau niatnya adalah sebagai teman, bukan lebih dari itu. Dalam banyak kasus si pengirim pengin menjaga batas biar nggak salah paham, entah karena ada topik sensitif, penolakan halus, atau cuma mau nunjukin mereka peduli tanpa niat romantis. Tapi penting diingat, konteks itu raja. Kalau kata itu muncul setelah kamu nyatakan perasaan, kemungkinan besar itu bentuk penolakan yang sopan; kalau muncul waktu kamu curhat soal masalah pribadi, bisa jadi itu tanda empati dan tawaran dukungan tanpa urusan asmara. Perhatikan nada pesan, emoji, seberapa konsisten tindakan di dunia nyata: sering ngajak hangout berdua dengan kedekatan non-romantis berarti mereka memang menjaga batas, sementara tindakan yang menunjukkan keintiman lebih dari sekadar kata bakal merubah makna. Kalau aku disuruh kasih saran praktis, jawab dengan santai tapi jelas: terima niat sebagai teman kalau itu kenyataannya, atau tanya langsung kalau kamu butuh kepastian. Contoh balasan yang aman misal: 'Oke, makasih kamu mau dengerin, berarti aku nyaman ngobrol kaya gini ya.' atau kalau ingin tegas: 'Noted, maaf kalau aku salah paham sebelumnya.' Intinya, jangan overread kalau perilaku nggak mendukung kata-katanya, dan jangan buru-buru memaksakan label — kadang pertemanan yang jujur itu lebih berharga daripada drama.'

Bagaimana Membalas As A Friend Artinya Agar Jelas Niat?

3 Réponses2025-10-13 03:45:51
Satu cara yang sering berhasil buat gue adalah ngomong jelas dari awal tanpa harus dingin atau kepo berlebihan. Pertama, pilih nada yang ramah dan santai — bukan datar, bukan juga terlalu manis. Contohnya, di chat gue sering nulis, 'Makasih ya udah ngajak, aku senang jadi temen kamu, cuma pengen tetap jaga hubungan ini di level teman aja.' Kalimat kayak gitu langsung nunjukin niat tanpa ngasih harapan lain. Kalau di obrolan langsung, gue pakai intonasi hangat sambil tersenyum supaya pesannya nggak kerasa menusuk. Kedua, konsistensi itu kunci. Setelah bilang 'teman aja', jangan kirim sinyal mixed seperti ngegombalin tiap hari atau sering telepon tengah malam. Tindakan harus ngedukung kata-kata. Dan kalau orangnya masih bingung atau nanya, siapin jawaban yang masih sopan tapi tegas: 'Aku nyaman di posisi temen, itu yang pengen aku jaga.' Cara ini bikin kamu tetap hormat sekaligus jelas soal batasannya.

Apakah As A Friend Artinya Bisa Berubah Seiring Waktu?

3 Réponses2025-10-13 20:36:48
Ada kalanya label 'as a friend' terasa seperti kata yang manis sekaligus menyesatkan—satu frasa yang bisa mengunci harapan atau justru memberi ruang bernapas. Aku pernah berada di posisi di mana seseorang bilang itu setelah momen canggung yang jelas bukan cuma obrolan biasa; saat itu rasanya seperti pintu ditutup halus. Seiring waktu aku sadar, arti 'as a friend' sebenarnya sangat bergantung pada konteks: siapa yang mengucapkannya, nada suaranya, dan apa yang terjadi sebelum dan sesudah kalimat itu. Dari pengalaman pribadi dan ngamatin orang sekitar, kadang 'as a friend' berubah karena perasaan yang tumbuh atau karena realisasi bahwa hubungan yang diinginkan nggak seimbang. Misalnya, kalau salah satu mulai menunjukkan ketertarikan lebih, label itu bisa melebar jadi sesuatu yang ambigu sampai dibicarakan. Di sisi lain, waktu, jarak, dan kejadian besar (kayak pindah kota atau trauma) bisa mengubah keakraban sehingga dua orang yang dulunya dekat jadi benar-benar hanya teman yang sopan. Intinya, frasa itu bukan stempel permanen. Aku belajar bahwa yang paling penting bukan hanya kata-katanya, tapi kejujuran dan komunikasi. Kalau kamu merasa ada pergeseran, lebih baik ungkapkan dengan jujur—dengan kalimat yang kamu nyamanin—daripada membiarkan asumsi tumbuh. Untukku, persahabatan yang sehat adalah yang bisa ditata ulang tanpa mengorbankan rasa hormat, walau kadang perubahannya menyakitkan.

Bagaimana Menerjemahkan As A Friend Artinya Ke Bahasa Indonesia?

3 Réponses2025-10-13 21:40:26
Ini cara yang biasanya kugunakan saat menerjemahkan 'as a friend' ke bahasa Indonesia, lengkap dengan nuansa yang sering terlewatkan. Secara harfiah, 'as a friend' paling gampang diterjemahkan menjadi 'sebagai teman'. Contohnya, kalimat 'As a friend, I have to tell you the truth' bisa jadi 'Sebagai teman, aku harus bilang yang sebenarnya.' Tapi dalam percakapan sehari-hari kita sering menambahkan kata-kata yang memberi tekanan atau batasan: 'hanya sebagai teman' atau 'sebagai teman saja' — keduanya mengimplikasikan batasan emosional atau sosial. Kalau seseorang bilang 'I like you as a friend', terjemahan alami yang sering kupakai adalah 'Aku menyukaimu sebagai teman' atau sedikit lebih tegas: 'Bagiku kamu cuma teman.' Pilihannya bergantung pada seberapa halus atau tegas penyampaiannya. Nuansa penting lain: ketika 'as a friend' dipakai untuk memberi nasihat, terjemahan alami biasanya berubah ke 'sebagai teman' atau 'dari sisi teman'. Misalnya, 'As a friend, I think you should stop' bisa jadi 'Sebagai teman, menurutku sebaiknya kamu berhenti.' Kadang orang juga pakai 'dalam kapasitas sebagai teman' kalau mau formal. Intinya, padu padankan 'sebagai teman', 'hanya sebagai teman', atau 'sebagai teman saja' sesuai konteks agar pesan tetap natural dan tak menyinggung.

Apa Makna Di Balik Lirik Lagu Harry Styles 'As It Was'?

4 Réponses2025-10-11 09:05:02
Setiap kali aku mendengar lagu 'As It Was' oleh Harry Styles, rasanya seperti berlayar dalam aliran nostalgia. Lirik yang menggugah itu berbicara tentang perubahan, pencarian jati diri, dan keinginan untuk merangkul masa lalu tanpa melupakan perjalanan yang telah dilalui. Ada banyak lapisan emosi dalam lagu ini; di satu sisi, terdengar cerah dan upbeat, tetapi jika kita menggali lebih dalam, kita bisa merasakan kerinduan dan rasa kehilangan yang sangat dalam. Satu bagian liriknya yang bikin aku terkesan adalah saat dia menggambarkan bagaimana seseorang bisa merasakan kesepian meskipun berada di keramaian. Ini membuatku berpikir tentang betapa pentingnya koneksi manusia dalam hidup kita. Dengan zaman yang terus berubah, lagu ini mengingatkan kita untuk tetap setia pada diri sendiri, meskipun tantangan dan perubahan datang bergantian. Kehidupan sering kali dipenuhi dengan berbagai hal yang tidak terduga. Lagu ini melukiskan kisah tentang memperjuangkan diri sendiri di tengah hiruk-pikuk dunia. Misalnya, saat dia menyatakan 'You know it's not the same as it was', cukup mengena, ketika kita semua merasakan pergeseran dalam cara kita berinteraksi karena pandemi dan perubahan sosial lainnya. Kita semua beradaptasi, tetapi di dalam hati kita, kita selalu terhubung dengan kenangan yang kita miliki. Liriknya juga memiliki petuah yang dalam, seolah mengajak kita untuk tidak terlalu terfokus pada apa yang hilang, tetapi lebih pada apa yang bisa kita temukan di tengah kesedihan. Jadi, aku merasa, 'As It Was' bukan hanya tentang hubungan atau kehilangan sentimental, tetapi juga tentang bagaimana kita dapat tumbuh dan bertransformasi meskipun di tengah kehilangan.

Apa Saja Manfaat Mengamalkan Do'A Allahumma Inni As Aluka Al Afiyah?

2 Réponses2025-10-12 06:30:08
Menjalani rutinitas sehari-hari bisa terasa berat, apalagi dengan banyaknya tantangan yang harus kita hadapi. Salah satu cara yang selalu saya andalkan untuk mendapatkan ketenangan dan perlindungan adalah dengan mengamalkan doa 'Allahumma inni as aluka al afiyah'. Saat saya melafalkan doa ini, seolah ada sebuah pelindung yang menyelimuti saya dari berbagai masalah, terutama yang berkaitan dengan kesehatan dan kehidupan sehari-hari. Doa ini memang menekankan pada permohonan kesehatan dan keselamatan, dan bagi saya, itu sangat penting. Saya teringat satu momen ketika saya merasa sangat stres karena pekerjaan dan tanggung jawab yang menggunung. Setelah melafalkan doa ini, saya merasa lebih ringan dan ada pengharapan baru. Saya percaya doa ini membawa ketenangan jiwa, serta memberikan pengingat bahwa kita harus tetap bersyukur atas segala nikmat yang ada. Di samping itu, ada rasa kedekatan dengan Sang Pencipta ketika kita meminta perlindungan dan kesejahteraan. Ini menciptakan rasa syukur yang mendalam. Saya juga merasa dengan mengamalkan doa ini, saya menjadi lebih peka terhadap diri sendiri dan lingkungan sekitar. Ketika saya menyadari dengan jelas kondisi saya, baik fisik maupun mental, saya jadi lebih mudah untuk mengatasi masalah. Selain itu, ada rasa komunitas yang terbangun ketika banyak orang bersatu dalam melafalkan doa ini, entah di masjid ataupun dalam kelompok diskusi di media sosial. Berbagi pengalamannya dengan teman-teman sehingga bisa saling mendukung dan menguatkan adalah hal yang indah. Doa ini lebih dari sekadar permohonan; itu adalah pengingat bagi kita semua untuk hidup sehat dan saling tolong-menolong dalam melewati cobaan hidup, menjalin ikatan yang lebih kuat dengan Allah dan sesama. Tentu, saya percaya kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita minta sesuai keinginan. Namun, yang terpenting adalah niat dan usaha kita yang didasari dengan doa yang tulus. Dalam perjalanan hidup, ‘afiyah’ tidak hanya berarti kesehatan jasmani tapi juga menjaga pikiran dan hati agar tetap positif dan penuh harapan. Oleh karena itu, dengan menjalankan doa ini secara rutin, saya merasakan banyak manfaat yang tidak hanya dirasakan dalam diri, tapi juga memberi efek positif pada orang-orang di sekitar saya.

Apakah Ada Buku Islami Tentang Sains Dan Al-Qur'An Yang Direkomendasikan?

3 Réponses2025-10-06 09:42:00
Aku selalu tertarik ketika ada buku yang mencoba menjembatani Al-Qur'an dan sains, jadi aku mau rekomendasi yang sering kubaca dan diskusikan di forum. Pertama, kalau mau sesuatu yang populer dan mudah diakses, cari terjemahan 'The Bible, The Qur'an and Science' oleh Maurice Bucaille. Buku ini bukan penafsiran tafsir tradisional, melainkan mencoba membandingkan teks kitab dengan temuan ilmiah modern — banyak orang menggunakannya sebagai pintu masuk untuk diskusi sains dalam konteks Al-Qur'an. Di samping itu, kalau kamu mau pendekatan yang lebih sejarah dan konteks peradaban, 'Islamic Science and the Making of the European Renaissance' oleh George Saliba sangat membuka wawasan tentang bagaimana ilmuwan Muslim berkontribusi pada ilmu pengetahuan. Kalau pengin yang lebih populis dan penuh argumen apologetis, ada karya-karya yang sering diterjemahkan ke bahasa Indonesia seperti buku-buku Harun Yahya atau tulisan-tulisan Zakir Naik tentang 'The Quran and Modern Science'. Aku rekomendasikan membacanya sambil kritis: mereka menarik dan inspiratif, tapi juga mendapat banyak kritik akademis. Jadi, kombinasikan bacaan populer tadi dengan buku sejarah dan tafsir agar perspektifmu seimbang. Di akhir, nikmati prosesnya — diskusi soal ilmu dan Al-Qur'an itu seru kalau kita tetap terbuka dan kritis.

Bagaimana Perbedaan Kisah Nabi Ilyasa Antara Al-Qur'An Vs Israiliyat?

3 Réponses2025-10-06 03:28:16
Serangkaian kisah tentang Nabi Ilyasa yang kutemui bikin kepo: 'Al-Qur'an' cuma menyentuhnya secara singkat, sementara tradisi Isra'iliyat memenuhi ruang kosong itu dengan banyak detail dramatis. Di dalam 'Al-Qur'an' Ilyasa disebutkan cuma beberapa kali dan dalam konteks yang ringkas — fokus utama tetap pada misi kenabian, penolakan terhadap kemusyrikan, dan pelajaran moral untuk umat. Tidak ada narasi panjang tentang mukjizat tertentu atau kronologi hidupnya. Itu yang membuat teks suci terasa padat dan berhikmah; ia memberi bingkai teologis tanpa melengkapi semua titik-titik kecil sejarah kehidupan para nabi. Bandingkan dengan sumber Isra'iliyat dan cerita-cerita yang berkaitan dari tradisi Yahudi-Kristen, di mana tokoh yang sejajar dengan Ilyasa — Elisha — punya banyak episode: menjadi murid dan pengganti Elijah, melakukan berbagai mukjizat seperti membangkitkan orang mati, menyembuhkan penyakit, menggandakan makanan, dan kisah-kisah pengadilan serta interaksinya dengan raja. Tradisi ini memberi warna biografis yang kuat, tapi kadang juga menambahkan unsur yang tidak ditemukan dalam sumber Islam klasik. Secara pribadi aku merasa dua sumber itu saling melengkapi secara naratif namun berbeda fungsi: 'Al-Qur'an' memberi otoritas dan pelajaran moral, sementara Isra'iliyat seringkali mengisi seluk-beluk cerita yang membuat tokoh menjadi lebih 'hidup' dalam imajinasi. Aku suka membaca keduanya sambil hati-hati memilah mana yang bisa diterima secara historis dan mana yang lebih berupa folklore, supaya tetap menghormati teks utama tanpa kehilangan rasa ingin tahu.
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status