Ada beberapa tempat yang bisa dicoba untuk mendapatkan frame foto profil WA keren tanpa harus mengeluarkan uang. Aku sering menemukan koleksi yang bagus di aplikasi seperti Canva atau Fotor, mereka punya template frame aesthetic yang bisa disesuaikan dengan warna atau tema favoritmu. Beberapa bahkan punya fitur drag-and-drop yang memudahkan customisasi.
Kalau mau sesuatu yang lebih unik, komunitas desain di Pinterest atau DeviantArt sering membagikan karya mereka gratis buat personal use. Coba cari hashtag seperti #WAFrameFree atau #ProfilePicFrame—kadang desainer indie suka upload hasil karya mereka di sana. Jangan lupa baca syarat penggunaan sebelum download, ya!
Frame WA gratis itu sebenarnya gampang dicari asal tau triknya. Aku biasanya langsung cek grup Telegram atau channel khusus desain, karena banyak yang share link Google Drive berisi ratusan frame siap pakai. Instagram juga bisa jadi sumber keren; beberapa akun seperti '@FreeFramesForWA' rutin posting desain baru setiap minggu. Cuma pastikan ukurannya pas buat profil biar nggak ke crop aneh.
2026-07-15 19:15:53
7
Ver Todas As Respostas
Escaneie o código para baixar o App
Livros Relacionados
Dimanjakan Kelima Saudari Tiriku Yang Cantik
Coco
10
9.1K
“Ah…kak…sudah, Viona tidak bisa lagi…hah.” Suara pekikan yang menggema. Diujung keinginan yang begitu terbakar.
Dirinya tahu ini salah. Tapi ini juga begitu menggoda, sebuah jeritan pelan, disaat bersamaan membalas cumbuannya.
***
Ibu tirinya ingin Rafael menikahi saudari tirinya sendiri. Ada banyak rahasia dalam keluarga konglomerat, termasuk ketidak percayaan pada orang lain.
Ada kalanya sang ibu tiri berkata.
“Rafael, ibu dan ayahmu sudah bercerai. Jadi nikahi dan hamili adikmu, buatlah penerus keluarga Andita. Karena, ibu tidak percaya pada pria lain untuk menjaga adik-adikmu.”
Begitu banyak rahasia, termasuk Rafael yang juga mengalami kelahiran kembali.
“Tapi…jika hanya untuk menjaga mereka—” Kalimat Rafael disela.
“Percayalah…mereka juga menginginkan ini.” Bisikan sang ibu tiri, tersenyum menyeringai pada putra tirinya.
Lolita, istriku itu suka meng-update barang-barang mewah pemberianku di akun Facebook miliknya. Tidak hanya itu, dia juga suka membagikan moment acara-acara penting keluarga, jalan-jalan, liburan, ulang tahun, anniversary, dan kegiatan apa pun yang dilakukan bersamaku. Sayangnya, dia tidak tahu bahwa statusnya selalu dipantau istri siriku. Aku sih santai saja karena kedua wanita kesayanganku tetap senang. Toh, wajar ‘kan jika pria memiliki lebih dari satu perempuan di hidupnya?
"Panji, daripada lo stress mikir nasib setelah di PHK, mendingan kita main aplikasi kencan saja," usul Bowo, salah satu rekan kerjaku.
Kami sama-sama tertekan karena baru saja di PHK, akibat perusahaan mengalami gulung tikar. Awalnya aku tak tertarik dengan ajakan Bowo. Tapi setelah dia menunjukkan foto-foto wanita cantik dan seksi di aplikasi booking online itu, hatiku pun tergiur untuk ikut dengannya.
Ah, mau coba sebentar juga tak apa-apa. Lagipula istriku Shira juga tak bisa memuaskan aku. Dia sangat kusam, kucel, dan berantakan.
Setiap aku pulang kerja, aku selalu disambut dengan penampilannya yang berdaster kumal, rambut diikat sembarangan, dan wajah yang berminyak ditumbuhi jerawat. Penampilannya itu membuat aku sama sekali tak tertarik padanya lagi.
Aku pun tertarik untuk membooking satu wanita. Lumayan untuk menemani aku tidur, karena aku juga butuh service yang memuaskan. Dan aku rasa ini cara yang cocok. Toh aku hanya tinggal membayar dan pergi, tanpa menyisakan apapun pada wanita yang menjajakan diri di aplikasi haram itu.
Kumulai dengan menscroll aplikasi hijau itu di layar ponselku. Hingga akhirnya aku tertarik pada seorang wanita yang sangat cantik dan seksi bernama Dira. Aku memutuskan untuk membooking nya.
Namun, mataku menyipit saat kutatap foto itu dengan seksama. Ada rasa aneh yang merayap dalam hatiku ketika melihat foto wanita bernama Dira itu.
"Kenapa foto ini sangat mirip dengan Shira?"
Serani Gunawan, seorang wanita yang lebih memilih bercerai dari pada terus dikhianati oleh Agung-suaminya, serta diperlakukan tidak baik oleh mertua dan kakak iparnya.
Namun Agung menyesal karena ternyara CEO baru perusahaan tempat dia bekerja adalah mantan istrinya. Karena selama ini Serani merahasiakan semua bisnis dan kekayaannya dari keluarga suaminya
Dengan berbagai cara Agung dan sang pelakor terus berusaha untuk merebut harta Serani.
Selama berjuang menyelamatkan dirinya dari segala kejahatan, Serani dibantu oleh dua pria tampan dan kaya raya.
Bagaimana akhir kisah cinta Serani? Apakah ia dapat menemukan cinta sejatinya?
Fika Amara, gadis bisu yang tiba-tiba dipersunting oleh seorang pria yang diperkenalkan oleh Syakila. Dikarenakan sudah lama ia memiliki kekurangan, dan Wijaya khawatir anaknya dimanfaatkan oleh laki-laki. Akhirnya ia menerima lamaran Danu, lelaki yang dikira baik.
Namun, ternyata setelah beberapa tahun kemudian, Fika sendiri yang menemukan foto prewedding suaminya dengan wanita lain. Wanita itu Syakila, justru orang yang menjodohkan Fika dan Danu yang ternyata adalah orang yang berada di dalam foto tersebut.
Bagaimana bisa terjadi? Baca cerita ini sampai tamat ya.
Kecurigaan Kelana terhadap suaminya berawal dari ia yang tak pernah melihat status WhatsApp Heru, tak diizinkan menyentuh ponselnya, juga tak diberikan akses membuka sosial medianya. Suatu hari, Kelana harus menelan pahitnya kenyataan, saat mendapati sang suami tengah bersama wanita lain. Bahkan, Heru lebih memilih wanita tersebut dibanding dirinya yang sudah dinikahi selama delapan tahun.
Perpisahan dengan Heru membuat Kelana tak lagi percaya pada sebuah komitmen. Ia menganggap semua laki-laki sama, termasuk Daffa, pria yang tak pernah menjanjikan apa-apa, namun berusaha selalu ada. Apakah Daffa berhasil menembus tembok tinggi yang dibangun Kelana? Ataukah gagal, karena Kelana tetap pada keyakinannya?
Ini bukan hanya tentang status yang diprivasi, ponsel yang dikunci, ataupun sandi yang diganti. Ini tentang pernikahan suci yang dinodai—Kelana Maharani.
Tak semua laki-laki seperti mantan suamimu. Jika perbandingannya, 3:1, maka jumlah yang sedikit itu adalah aku—Daffa Mahendra