Luka yang ditorehkan wanita yang begitu ia cintai dulu masih membekas hingga sekarang di hati dokter bedah senior setengah abad itu.
Ia sudah melupakan semua tentang cinta, nikmatnya bercinta dan apapun itu yang berhubungan dengan cinta dan wanita, hingga kemudian kedatangan mahasiswa koas baru periode ini begitu memporak-porandakan Adnan dengan luar biasa.
Gadis cantik dan manis itu terlampau jauh sebenarnya untuk dia jangkau, namun cinta membawanya datang sendiri pada Adnan.
Kejadian malam itu membuktikan bahwa sebenarnya cinta itu masih ada, bahwa akhirnya ia kembali bisa jatuh cinta.
Cover by @reistyaa
Masuk sebagai menantu pria, Ia memulai kehidupan yang menyedihkan. Saat ia mulai berkuasa, Ibu mertua dan kakak ipar keduanya berlutut di hadapannya. Ibu mertua memohon kepadanya “ Mohon jangan tinggalkan anak perempuanku.”Kakak iparnya berkata “ Saudara iparku, aku ternyata salah…”
*PERNIKAHAN KONTRAK S2*
Heera seorang gadis muda yang fokus meniti karir. Bukan tanpa alasan, sukses adalah satu-satunya untuk mengangkat derajat keluarga di kampung halaman. Sayangnya, dia kehilangan fokus ketika kedatangan tetangga baru. Sean yang sudah menjelma menjadi petualangan selama melarikan diri ke Bali terpaksa kembali ke Jakarta bersama anaknya. Tidak ada yang tahu kegagalan pernikahan di masa lalu membuat pria ini takut jatuh cinta. Well, tidak sampai dia bertemu dengan gadis muda tetangganya.
Sayang, benih cinta itu mati karena sebuah kesalahpahaman. Tetapi...benarkah benih itu sudah sepenuhnya mati?
“Aku akan menemukanmu, kemanapun kamu bersembunyi. Kau milikku,”
Kirana di jebak oleh kakak tirinya membuat gadis malang melakukan cinta satu malam dengan seorang CEO Alex Farm Crop—Sabian Alexsander. Pria dingin, angkuh, alergi dengan wanita.
Sabian tertarik dengan Kirana saat itu, baginya Kirana berbeda dengan gadis-gadis yang menjual tubuh padanya.
Sabian menginginkan Kirana, sayang sekali pria itu tidak bisa bertemu dengan Kirana karena gadis itu harus di usir oleh keluarganya.
Warning 21+
Jean pikir, niatnya mengijinkan sang istri bekerja membawa hal baik baginya. Sayangnya, semua salah besar. Kedatangan Nilam sebagai pembantu di rumahnya justru membuat rumah tangganya menjadi semakin kacau.
"Tuan, kalau kesepian bilang ya! Nanti biar saya temenin." — Nilam
"Emm— Bisa mundur sedikit gak! Aku takut istriku liat!" Jean
“Aku akan memberimu pinjaman itu, asal kau mau menjadi budak nafsuku.”
“Tapi, Pak—”
“Kalau kau menolak, aku tidak akan memberi pinjaman sepeserpun untuk suamimu.”
Aku dipaksa meminjam uang oleh suamiku yang kejam pada tetangga kami yang kaya raya. Bahkan aku harus merelakan tubuhku dijadikan budak hasrat pria itu. Akankah aku berhasil melepaskan diri dari masalah rumit ini? Atau justru aku akan terperangkap semakin dalam?
Menjadi pengikut setia Cakrawriter selama dua tahun terakhir, aku memperhatikan pola unik dalam jadwal postingannya. Biasanya konten baru muncul di hari Selasa dan Jumat sekitar pukul 10 pagi waktu Indonesia. Ini seperti tradisi yang konsisten, meski kadang ada surprise post di akhir pekan kalau sedang ada event khusus.
Yang menarik, aku pernah bertanya langsung via DM tentang alasan jadwal tersebut. Ternyata ini disesuaikan dengan waktu ketika engagement audience-nya paling tinggi berdasarkan analytics. Jadi memang strategi yang matang, bukan sekadar asal posting. Beberapa kali ada perubahan jadwal saat liburan panjang, tapi selalu ada pengumuman sebelumnya lewat Instagram Story.
Kalau kita ngomongin Cakrawriter, aku inget banget dulu sempet ngecek portofolionya di beberapa platform. Sejauh yang aku tahu, dia lebih aktif di dunia digital—blogging, konten sosial media, atau mungkin naskah untuk platform tertentu. Karya-karyanya sering muncul dalam format artikel atau cerita pendek yang viral, tapi belum nemu buku fisik yang resmi diterbitin dengan namanya. Mungkin kedepan bakal ada, mengingat gaya tulisannya yang khas dan punya base penggemar loyal.
Justru itu yang bikin penasaran, sih. Aku sendiri suka ngikutin tulisannya karena relatable dan jarang bikin bosen. Kalau sampe ada buku, pasti bakal jadi salah satu yang aku koleksi. Tapi ya, kita tunggu aja kabar baiknya!
Ada beberapa platform online yang sering memuat karya-karya Cakrawriter. Salah satu yang paling mudah diakses adalah situs web pribadinya, jika dia memilikinya. Beberapa penulis indie suka membagikan cerpen mereka secara gratis di blog atau medium pribadi.
Selain itu, platform seperti Wattpad atau Medium juga sering menjadi pilihan para penulis untuk mengunggah karya mereka. Coba cari dengan kata kunci 'Cakrawriter' di mesin pencari atau langsung di platform tersebut. Komunitas sastra online seperti Forum Lingkar Pena atau grup Facebook khusus penulis juga bisa jadi tempat yang tepat untuk menemukan karyanya.
Dari yang kulihat di berbagai forum, Cakrawriter punya keahlian khusus dalam genre fantasi dengan sentuhan lokal. Mereka sering membangun dunia yang kaya dengan mitologi Nusantara, seperti 'Ratu Pantai Selatan' yang memadukan legenda Jawa dengan alur epik. Uniknya, mereka selalu bisa menyelipkan kritik sosial halus lewat karakter-karakter yang kompleks.
Yang bikin karyanya selalu dinanti adalah kemampuannya menyeimbangkan action dengan drama psikologis. Adegan pertarungannya deskriptif tanpa bertele-tele, sementara perkembangan karakter utama selalu punya arc memuaskan. Terakhir baca 'Gerbang Mahameru', sampai sekarang masih kepikiran sama twist di bab akhir!
Mengikuti karya terbaru Cakrawriter itu seperti berburu harta karun digital—seru dan worth it banget! Pertama, aku selalu bookmark akun media sosialnya, terutama Twitter atau Instagram, karena di situ dia sering ngasih sneak peek atau update progress karya. Beberapa penulis juga suka bikin thread tentang proses kreatif mereka, yang bikin kita makin dekat sama karyanya.
Kalau mau lebih eksklusif, coba cek situs resmi atau blog pribadinya (jika ada). Biasanya, mereka kasih newsletter atau mailing list buat pembaca setia. Aku sendiri langganan newsletter beberapa penulis favorit—kadang dapet bonus cerita pendek atau diskon pre-order! Jangan lupa juga cek platform baca online seperti Gramedia Digital atau Google Play Books, karena karyanya sering muncul di sana lebih dulu.
Ada sesuatu yang menarik tentang misteri di balik akun Cakrawriter. Beberapa orang menduga ini adalah nama samaran seorang penulis ternama yang ingin eksplorasi gaya baru tanpa beban ekspektasi. Yang lain bilang mungkin sekelompok penulis yang berkolaborasi, karena kontennya sangat beragam—dari puisi minimalis sampai analisis budaya pop yang detail. Aku sendiri pernah ngecek pola postingannya, dan memang ada semacam ritme yang terkadang personal banget, tapi di lain waktu sangat teknis. Kayaknya sengaja dibikin ambigu biar pembaca bisa menikmati karya tanpa terdistraksi identitas penulisnya.
Menurutku, justru ini yang bikin Cakrawriter unik. Mereka fokus banget pada kualitas konten, bukan pencitraan. Misalnya, thread mereka tentang 'mitos urban dalam cerita rakyat modern' itu bikin aku ngeh betapa jarang ada akun yang bisa bahas tema berat tapi tetap ringan dibaca. Siapa pun di baliknya, jelas punya visi kuat tentang storytelling.