Egosentris

ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Start Test

Related Books

EGO

EGO

Sebuah kisah petualangan seorang gadis yang ingin mencari tahu jawaban dari pertayaan besar yang ia pendam bertahun-tahun. Nama lengkapnya Elzora Giandra Oktaviani. Jika rumah adalah surga bagi kebanyakan orang tapi tidak baginya. Ialah mahasiswi semester akhir seorang aktivis dalam organisasi seni. Hidupnya seakan hanya untuk mencintai dunia seni dan travel writer. Darah itu pula yang membawanya berpetualang mencari sosok pelukis "Art Style". Jiwa yang kalut dibawa lari untuk sekedar mengistirahatkan hati dan pikiran. Keras hatinya dalam menerima cinta tercipta sebab sempat kecewa oleh laki-laki yang sering disebutnya sebagai fakboy. Mengubah sosok yang semula hangat menjadi gadis dingin. Pada setiap perjalanannya Elzora dipertemukan oleh banyak hal baru. Takdirpun mempertemukannya dengan laki-laki bernama Morgan dan Fikri, tokoh perwakilan 2 laki-laki yang selama ini berputar dan terpenjara dalam hati dan pikiran penulis. Pada setiap perjalanan Elzora dipertemukan dengan banyak hal tak terduga. Dimulai dari persinggahannya di Surabaya. Dipertemukan dengan Fikri. Berbagai hal manis terjadi. Mulai dari menikmati senja bersama-sama. Dipertemukan dan diselamatkan dalam musibah. Memiliki tujuan perjalanan yang sama, bahkan tidur dalam satu kamar hotel yang sama di Bali. Sama-sama menyukai seni dan meresa sudah satu frekuensi. Namun, pertemuan berujung perpisahan. Di Bali Fikri terpaksa meninggalkan Elzora sebab tuntutan pekerjaan. Setelah membaca sebuah media online dan mendapat info bahwa Bang Danu sudah di Yogyakarta. Dengan uang seadanya Elzora terbang menuju Kota Gudeg. Diperjalanan ia dipertemukan dengan seorang pemuda tampan, rapi, dan ramah. Sesampainya di Yogya, musibah kecopetan menimpanya. Hingga datanglah Morgan, laki-laki yang bertemu dengannya di pesawat. Seorang pengusaha muda tampan yang mengajaknya pulang ke rumah neneknya untuk menginap beberapa hari. Banyak hal yang diceritaknnya. Perlakuan dan perkataan Morgan membuat Elzora nyaman. 5 Tahun kemudian Elzora menempuh pendidikan ke luar negeri dan dipertemukan kembali dengan Fikri.
0 25 Chapters
Elenora And Her Alter Ego

Elenora And Her Alter Ego

[SEDANG DI REVISI] Elenora Raflesia Benedict— gadis yang memiliki dua sisi berbeda dalam dirinya; lemah dan berani. Menciptakan sosok "Alter Ego" untuk melindungi dirinya sendiri akibat insiden tujuh tahun lalu yang menimpa kedua orangtuanya dan membuat Elenora harus hidup sebatang kara hingga takdir mempertemukan dia dengan seorang pria bernama Richard Mallory Wagner.
0 12 Chapters
EVANESCENT

EVANESCENT

Narasya Zhalea seorang psikolog handal yang punya kehidupan sempurna di mata banyak orang. Namun siapa yang menyangka dia punya masa lalu buruk yang menjadikannya trauma berkepanjangan seumur hidup. Selama sepuluh tahun hidup dalam pelarian panjang dan melelahkan demi melupakan sang masa lalu, akhirnya Naras berhadapan juga dengan si pembuat trauma, Danuarta Bagaskara. Sudah waktunya untuk Naras berhenti berlari dan mulai menaklukkan lukanya. Namun, ternyata jiwanya belum siap sepenuhnya hingga ia mengalami koma karena syok. Di dalam komanya itu Naras kembali ke masa lalu dan menyaksikan banyak hal yang terlewatkan. Lalu apa yang terjadi berikutnya? Apakah Naras segera sadar? Tentu saja semua akan terjawab di dalam novel Evanescent ini. "Evanescent, berarti cepat berlalu dari ingatan. Bukan tentang melupakan seseorang tapi tentang bagaimana kita memilih untuk memeluk erat, memaafkan dan menerima trauma serta rasa sakit yang menjadi beban dalam hidup supaya segera berlalu." Narasya said. "Cinta sejati akan bertemu kembali tidak peduli seberapa lama dan seberapa jauh mereka tak dipertemukan." Danuarta said.
0 5 Chapters
ALTER EGO (Multiple Personality Syndrome)

ALTER EGO (Multiple Personality Syndrome)

"Andai aku bisa meminta. Aku lebih memilih untuk tidak dilahirkan saja ke dunia ini!" Sepenggal kalimat di atas cukup mewakili hati dan fikiran seoran gadis cantik bernama Kiranna Addifa sebagai bentuk protes dirinya terhadap kehidupan. Kiranna seorang gadis berusia 21 tahun yang memiliki trauma masa lalu akibat kerap mendapat siksaan fisik dan psikis terutama dari sang ayah. Bahkan sang ayah yang tengah mabuk tega hendak menjamah Kiranna meskipun gagal karena diselamatkan adiknya yang bernama Tiana. Beruntung Kiranna memiliki seorang kekasih yang penyabar dan selalu membantu Kiranna untuk bisa mengendalikan emosinya. Dia adalah Shirojuddin Al-Abas. Seorang pemuda jenius yang memiliki basic ilmu agama yang sangat baik. Kepribadian ganda yang diidap Kiranna akan muncul ketika dirinya tertekan, sedih atau terkejut. Namun mereka harus terpisah karena Shiroj mendapat beasiswa kuliah ke timur tengah. Bagaimana perjalanan Kiranna selama dia berpisah dari sang kekasih? Mampukah Kiranna mengendalikan ALTER EGO-nya? Akankah Kiranna bisa bersatu dengan Shiroj ketika Shiroj kembali ke tanah air? Ikuti kisahnya hanya di ALTER EGO (Multyple Personality Syndrome) by Alana_4444
10 20 Chapters
Evanescent

Evanescent

Semua akan berlalu bahkan jika sebuah kesalahan tidak bisa diperbaiki. Cinta dan keegoisan akan mengusaai hati dan pikiran. Cinta yang posesif lebih dari sebelumya, bahkan luka yang lebih menyakitkan dari sebelumnya. Perasaan indah melebihi sebelumnya.
10 15 Chapters
Ethereal

Ethereal

"Tunjukan semuanya padaku, jangan buat semua uang yang ku hamburkan padamu sia-sia." Damon Gasendra Pria dominan yang di gadang-gadang manusia setengah dewa. Kaya dan tampan sejak lahir membuatnya menjadi seorang sadistik yang angkuh pun arogan. Penyandang nama Gasendra dan penerus Gasendra Group membuatnya menjadi orang paling berpengaruh nomor satu di Indonesia sejak digantikannya posisi sang Ayah di usianya yang masih tergolong muda. Kelebihan lainnya tentu saja, penampilan. Kabarnya, tidak ada satu pria pun di negara ini yang memiliki ketampanan melebihi dirinya. Mata coklat terangnya, rahang tegasnya, dan tubuhnya yang menjadi fantasi liar banyak wanita. Seluruh wanita rela menjilati sepatunya demi merasakan malam panas atau bahkan hanya terlelap di satu ranjang yang sama dengannya. Namun Damon tetaplah Damon si tanpa hati, tidak ada satupun wanita yang bisa membuatnya meniduri mereka lebih dari satu kali. Tidak ada satu pun pelacur kelas atas yang belum pernah membuka kakinya secara suka rela untuk Damon. Namun bagi Damon, pelacur adalah pelacur, yang harus di bayar atas apa yang mereka sajikan. Damon, dan perasaannya yang mati terhadap perempuan. Wendy Hanya seorang gadis tanpa nama belakang dengan gangguan Intermittent explosive disorder (IED) yang akan membuatnya meledak-ledak saat kesabarannya habis dan amarahnya memuncak. Namun begitu Wendy tetap sosok wanita tangguh yang sudah tidak asing lagi dengan rasa sakit sejak kecil. Bersama sang Kakak, Wendy merasa bisa menaklukkan dunia. Tanpa adanya orang tua dan harta yang melimpah tidak membuat Wendy gentar sedikitpun, baginya kehadiran sang Kakak cukup untuk menjadi bahan bakar penambah semangatnya dalam menjalani hari. Apa yang akan terjadi jika Wendy mengetahui dirinya telah di tukar oleh Kakaknya untuk menjadi wanita dari Damon si pria dominan? Dan apa yang akan Damon lakukan jika perasaan yang sudah terkubur selama 9 tahun lebih kini kembali muncul setelah pertemuan tidak sengajanya dengan Wendy? Akankah balas dendamnya berjalan lancar? Akankah pertemuan dua makhluk tuhan paling rupawan ini berjalan lancar? Akankah Damon yang dominan bisa menamengi Wendy si pengidap IED?
10 11 Chapters

Bagaimana penulis menggambarkan sifat egosentris dalam buku?

2 Answers2025-11-25 23:56:23
Membaca buku-buku yang menggali sifat egosentris selalu membuatku terpukau oleh cara penulis mengukir karakter dengan kedalaman psikologis yang nyata. Salah satu contoh tajam adalah tokoh Holden Caulfield di 'The Catcher in the Rye'—aku sering terperangkap dalam pusarannya yang terus-menerus mengkritik dunia sebagai 'munafik' sambil mengabaikan kontradiksi dalam dirinya sendiri. Bukan sekadar monolog interior yang egois, melainkan pola narasi yang sengaja dibangun untuk membuat pembaca merasa frustrasi sekaligus empatik. Paragraf-paragraf panjang yang berputar di sekitar persepsi subjektifnya, dialog satu arah yang merendahkan orang lain, bahkan pengabaian terhadap kebutuhan fisik (seperti terus merokok meski batuk) adalah detil subliminal yang menyusun ego sentrisme menjadi tiga dimensi.

Di sisi lain, ada gaya penulisan yang lebih halus seperti di 'Gone Girl'. Amy Elliot Dunne menggunakan diary sebagai senjata kurasi citra diri, menulis versi 'Cool Girl' yang sebenarnya adalah proyeksi keinginannya untuk dikagumi. Egonya bukan sekadar sifat, tapi alat bertahan hidup yang terasah lewat narasi manipulatif. Yang menarik, Gillian Flynn tidak membuatnya jadi karikatur—kita bisa memahami akar egosentrisme Amy dari tekanan sosial dan trauma masa kecil, meski tetap mengutuk tindakannya. Ini menunjukkan betapa penulis hebat mampu membuat pembaca mengunyah paradox: membenci karakter tapi terhanyut dalam logika internal mereka.

Apa dampak negatif karakter egosentris di manga?

2 Answers2025-11-25 18:12:38
Ada sesuatu yang menarik sekaligus menjengkelkan tentang karakter egosentris dalam manga. Mereka seringkali menjadi pusat cerita, tapi sikap mereka yang terlalu fokus pada diri sendiri bisa membuat pembaca frustasi. Contohnya, Light Yagami dari 'Death Note' yang percaya dirinya adalah dewa baru. Meskipun karakternya kompleks dan menarik, sifat arogannya membuat beberapa pembaca kesulitan untuk bersimpati padanya.

Dampak lain adalah bagaimana karakter seperti ini memengaruhi dinamika cerita. Mereka cenderung merusak hubungan dengan karakter lain, menciptakan konflik yang sebenarnya bisa dihindari. Di 'Naruto', Sasuke awalnya egosentris dan ini menghambat perkembangannya sebagai karakter. Butuh waktu lama baginya untuk belajar bekerja sama dengan orang lain. Ini menunjukkan bahwa sifat egosentris bisa menghambat perkembangan cerita dan karakter.

Bagaimana cara mengidentifikasi sifat egosentris di novel?

3 Answers2025-11-25 09:51:21
Membaca novel dengan karakter yang egosentris itu seperti mengupas bawang—lapisan demi lapisan keliatan. Pertama, perhatikan cara mereka berinteraksi. Karakter egosentris biasanya dominan dalam dialog, memotong pembicaraan, atau mengalihkan topik ke diri sendiri. Contohnya, di 'Gone Girl', Amy selalu memutar narasi demi citranya sendiri.

Kedua, lihat bagaimana penulis menggambarkan perspektif mereka. Narasi orang pertama sering kali lebih mudah mengekspos egosentrisme, seperti Holden Caulfield di 'The Catcher in the Rye' yang terus-menerus mengkritik orang lain tapi tak pernah introspeksi. Kalau ada tokoh yang selalu merasa paling benar atau korban, itu tanda merah besar. Egosentris itu bukan cuma soal keangkuhan—tapi juga ketidakmampuan melihat dunia di luar diri mereka.

Apa contoh karakter egosentris dalam anime populer?

2 Answers2025-11-25 19:27:15
Ada satu karakter yang langsung melintas di pikiran ketika membahas egosentrisme dalam anime: Light Yagami dari 'Death Note'. Dia bukan sekadar percaya diri—dia yakin dirinya dewa yang berhak menentukan hidup mati orang lain. Awalnya terlihat seperti idealis brilian yang ingin menciptakan dunia tanpa kejahatan, tapi perlahan obsesinya pada kekuasaan dan ketakutan pada kekalahan mengubahnya menjadi monster. Yang menarik justru caranya membenarkan setiap pembunuhan dengan logika berbelit-belit, seolah semua korban hanyalah batu loncatan bagi 'utopia'-nya.

Yang bikin karakter ini mempesona adalah kompleksitasnya. Di satu sisi, kita hampir tergoda untuk setuju dengan visinya (terutama saat melihat korupsi dan kekejaman yang dihilangkannya). Tapi di sisi lain, wajahnya yang dingin saat memanipulasi bahkan keluarganya sendiri membuat bulu kuduk berdiri. Anime jarang sukses menciptakan antagonis yang sekaligus memukau dan menjijikkan seperti Light—sebuah mahakarya penulisan karakter yang tetap jadi bahan diskusi panas di komunitas penggemar bertahun-tahun setelah serial berakhir.

Mengapa tokoh egosentris sering menarik di film?

2 Answers2025-11-25 17:45:18
Ada magnet khusus yang sulit dijelaskan ketika melihat karakter egosentris memenuhi layar. Mereka seperti badai yang tak terduga—menyebabkan kekacauan, tapi kita tak bisa memalingkan muka. Ambil contoh Light Yagami dari 'Death Note' atau Kanye West di dokumenter 'Jeen-Yuhs'. Keduanya punya kepercayaan diri yang nyaris naif, tapi justru itu yang bikin penonton terpikat. Kita mungkin tidak setuju dengan tindakan mereka, tapi ada rasa penasaran: sejauh apa mereka akan melangkah? Egosentrisitas mereka menjadi cermin distorsi dari keinginan terpendam kita sendiri—ingin diakui, ingin berkuasa, atau sekadar berani mengatakan 'Aku yang terbaik' tanpa malu.

Di sisi lain, tokoh-tokoh seperti ini sering kali dibangun dengan lapisan kompleks. Mereka bukan sekadar 'orang jahat' atau 'narsis'. Cerita bagus akan menunjukkan vulnerability mereka—momen ketika tameng egonya retak. Tony Stark di 'Iron Man' awalnya adalah playboy egois, tapi kita lihat perlahan dia berubah karena trauma dan tanggung jawab. Dinamika ini yang bikin karakter egosentris tidak datar. Penonton bisa membenci sekaligus merasa iba, atau bahkan—dalam kasus tertentu—mulai mempertanyakan: 'Jangan-jangan aku juga punya sisi seperti mereka?'

Related Searches

Popular Searches
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status