Aku Bukan PilihannyaSelama dua tahun setelah Nathan amnesia karena kecelakaan, demi menenangkan sahabat masa kecilnya, Selly, kami sudah bercerai sampai tujuh kali.
Dan kedelapan kalinya, itu karena Selly hamil.
“Lagipula kamu juga nggak bisa melahirkan. Setelah Selly melahirkan, kita baru menikah lagi. Kamu juga yang mengurus anak itu nantinya.”
Saat menerima surat cerai, Nathan masih berjanji seolah tak terjadi apa-apa.
Malam harinya, hanya karena Selly berkata bahwa melihatku saja sudah membuatnya mual, Nathan pun menyuruhku mengemas koper dan pindah sendirian ke rumah lain di tengah hujan deras.
Bahkan saat aku hampir dilecehkan oleh sekelompok preman dan terluka, hingga masuk rumah sakit, dia pun tak peduli sama sekali.
Hingga suatu hari, aku tak sengaja melihatnya menemani Selly kontrol kehamilan.
Kulihat dia mengusap perut Selly dengan sikap acuh dan mencibir berkata,
“Kalaupun dia tahu aku hanya pura-pura amnesia, emangnya kenapa? Dia juga nggak bisa lepas dariku sekarang. Cukup dihibur sedikit, dia bakal langsung patuh dan balik lagi!”
Mendengar itu, aku dengan tenang menarik kembali pandanganku.
Tepat saat itu, ponselku menerima pesan dari pria itu.
[Jasmine, bagaimana hasil kontrol kehamilannya?]