Kalam Hikmah Ulama

Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi
Kurebut Istri Yang Kau Selingkuhi
"Aku mencintaimu, Anaya. Tetapi aku butuh anak yang akan meneruskan garis keturunanku. Setelah anak ini lahir, kita bertiga akan hidup bahagia bersama. Aku janji itu," -Naraka Surya Dinata "Aku tidak butuh ungkapan cinta mu, Raka! Sekali penghianat akan tetap menjadi penghianat. Aku tidak sudi menjadi pengasuh anak haram mu!" -Anaya Azalea Murray. "Dasar laki-laki bodoh! Kau membuang berlian demi batu kerikil yang tidak berharga. Akan aku rebut berlian itu dan aku simpan di dalam sangkar emas ku!" Bertrand William Summer. Hanya karena Anaya belum mengandung setelah dua tahun pernikahan, Raka yang didesak ibunya menghamili teman masa kecilnya yang diam-diam mencintainya. Anaya yang mengetahui perselingkuhan itu langsung menggugat cerai Raka dan karena sakit hatinya membuat perempuan cantik itu menghabiskan malam dengan laki-laki yang tidak ia kenal. Laki-laki tersebut tergila-gila pada Anaya setelah malam panas mereka. Ia langsung menyusun rencana untuk merebut Anaya setelah tahu tentang Anaya yang diselingkuhin suaminya. Anaya disekap Raka di rumahnya karena marah saat mendapatkan surat dari pengadilan sehingga membuat Anaya mengeluarkan sisi gelapnya yang selama ini ia sembunyikan.
10
127 Bab
Istriku Tak Bodoh
Istriku Tak Bodoh
Mila, wanita kuat dan tegar, menyikapi segala sesuatu dengan sikap tenang dan cerdasnya. Caranya yang elegan dalam melalui kisah pilu rumah tangganya dengan Ben, membuat laki-laki hebat yang sangat berpengaruh besar dalam karir suaminya, yaitu Jonas, Direktur utama sekaligus pemilik perusahaan tempat Ben bekerja, mengagumi sosok Mila. Akankah, Mila bahagia menjalani kehidupannnya? Bagaimana dengan pernikahannya yang sudah dikhianati oleh Ben? Akankah Jonas mampu merebut hati Mila? Yuk, baca novel Istriku Tak Bodoh ini. Dijamin ketagihan tiap baca part demi part-nya! Selamat membaca ....
10
17 Bab
Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua
Kesempatan kedua membalas dendam kepada suami dan mertua
Naina meminta kesempatan kedua kepada Tuhan agar bisa membalas sakit hatinya kepada suami dan keluarganya ketika ia berada di ujung maut karena mobil yang dikendarainya masuk jurang. Ia bersumpah akan membalas semuanya tanpa ampun jika ia kembali lagi ke masa lalu. Mampu kah Naina membalas dendamnya
8.7
109 Bab
Married Young
Married Young
Nawang Wulan tiba-tiba ngebet ingin nikah karena Sudah lelah hidup satu rumah dengan para keponakan-keponakannya yang jumlahnya melebihi anak kelinci. Selain itu, dia ngebet nikah karena Sudah lelah untuk berusaha move on dari sang mantan. Dengan beraninya, Nawang atau biasa disapa Nana itu meminta tolong pada sang Papa untuk mencarikannya calon suami. Tanpa disuruh pun, Papa Sudah mau sekali. Sampai akhirnya Papa menemukan sosok yang pas untuk dijadikan mantu. Yaitu Arsan Arsyad. Dia adalah duda anak satu dan seorang Guru BK di salah sebuah sekolah. Ketika Nawang dan Arsan di pertemukan, Nawang terkejut setengah mati. Dia, si Arsan Arsyad yang katanya calon suaminya itu adalah guru BK di sekolahan SMAnya dulu. Sebenarnya bukan Guru BK Nawang, Arsan Arsyad Guru BK anak IPA, sedang Nawang adalah anak IPS. Setelah tahu bahwa calonnya adalah Arsan Arsyad, Nawang Sudah berniat akan membatalkan perjodohan itu. Namun, nasi Sudah menjadi bubur. Inginnya dia perjodohan ini batal, bubar dan selesai. Sayangnya sang Papa tidak merestui keinginan Nawang. Akhirnya, mau tidak mau Nawang menikah dengan Arsan Arsyad. Demi pergi secepatnya dari rumah, karena Sudah muak dengan amukan para ponakan. Serta berusaha mengobati luka hatinya yang lagi-lagi gagal move on dari Arman, si mantan. Lalu, bagaimana kisah rumah tangga keduanya? Nawang yang urakan, tidak suka anak kecil. Di pertemukan dengan anaknya Arsan yang ternyata galaknya melebihi Bapaknya. Lantas, bagaimana dengan posisinya yang menjadi istri Arsan Arsyad si pria pendiam namun memiliki kegalakan tingkat tinggi. Sekali mengamuk, semua bisa gempar. Apalagi dia guru BK. Bisa dibayangkan bagaimana sifatnya. Yang pasti keras. Akankah Nawang sanggup menghadapi satu-persatu permasalahan rumah tangga? Akankah Nawang sanggup menghadapi Ibu mertuanya yang dari awal tidak suka padanya? Dan, akankah Nawang bisa sanggup melawan Hanna? Wanita yang notabene-Nya adalah adik ipar Arsan. Wanita yang selalu bisa membuat Alin tersenyum dan menurut.
9.8
37 Bab
Tambah Istri Gara-gara Kambing
Tambah Istri Gara-gara Kambing
Apa yang akan kamu lakukan kalau kamu dimadukan seseorang karena ulah seekor ... kambing?! Apakah akan menjadi sebuah drama? Percintaan? Atau sebuah komedi? Ikuti ceritanya di sini, yuk!
10
36 Bab
Panglima Kalamantra
Panglima Kalamantra
Ketika menjalankan sebuah misi, Rion mengalami kecelakaan yang membuat sebagian ingatannya hilang. Dia jatuh dari tebing tinggi sehingga tidak bisa mengingat apapun selain misi yang harus dia selesaikan. Temukan tujuh panglima perang legenda! Dia tidak tahu siapa yang memberikan misi tersebut dan apa tujuannya. Karena ingin ingatannya kembali, dia tidak punya pilihan selain terus bergerak dan mengungkap misteri yang menyelubungi dirinya.
10
164 Bab

Ulama Mana Yang Menjelaskan Hadits Kasih Sayang Dan Artinya?

1 Jawaban2025-10-20 18:41:00

Topik ini selalu bikin semangat ngobrol: hadits tentang kasih sayang itu sering disebutkan dan banyak ulama yang menjelaskannya secara rinci karena pengaruhnya besar pada akhlak sehari-hari. Hadits yang kerap dikutip bentuk ringkasnya: 'الراحمون يرحمهم الرحمن، ارحموا من في الأرض يرحمكم من في السماء' yang sering diterjemahkan menjadi, 'Orang-orang yang penuh rahmah akan dirahmati oleh Yang Maha Pengasih; rahmatilah yang di bumi, niscaya yang di langit akan merahmatimu.' Ada juga variasi lain seperti 'من لا يرحم الناس لا يرحمه الله' — 'Barang siapa tidak menyayangi manusia, niscaya Allah tidak menyayanginya.' Hadits-hadits ini diriwayatkan oleh ulama hadits utama dan dinilai shahih, sehingga jadi rujukan banyak ulama tafsir dan ahli ilmu akhlak.

Kalau ngobrol soal siapa yang menjelaskan, beberapa nama klasik selalu muncul: Imam al-Bukhari dan Imam Muslim adalah perawi utama yang menempatkan hadits-hadits ini dalam karya mereka 'Sahih al-Bukhari' dan 'Sahih Muslim', jadi ulama berikutnya sering berkomentar berdasarkan keduanya. Untuk komentar dan penjelasan mufassal, lihat karya-karya seperti 'Fath al-Bari' karya Ibn Hajar al-Asqalani yang membahas konteks, sanad, dan implikasi praktiknya; Ibn Hajar menekankan makna luas rahmah, meliputi perasaan belas kasih yang diwujudkan dalam tindakan. Imam al-Nawawi juga mengupas hadits-hadits ini dalam 'Sharh Sahih Muslim' dan menempatkannya kembali di kumpulan ringkas seperti 'Riyad as-Salihin', menunjukkan bagaimana hadits ini relevan untuk etika sosial. Di ranah tasawuf dan etika spiritual, Imam al-Ghazali di 'Ihya Ulum al-Din' memaparkan bagaimana rahmah itu membersihkan hati dan mengarahkan hubungan manusia pada rasa ketergantungan yang baik kepada Allah. Sementara itu, ulama seperti Ibn Taymiyyah dan Ibn al-Qayyim menyentuh aspek hukum dan implikasi sosialnya—misalnya bahwa kasih sayang bukan sekadar perasaan melainkan juga meliputi keringanan dalam hukum dan toleransi dalam muamalah.

Makna praktisnya lumayan kaya dan langsung terasa di keseharian: rahmah mencakup sikap lembut pada keluarga, memelihara hewan, menolong tetangga, memberi keringanan kepada orang yang kesulitan, bahkan berlaku adil saat sedang diberi wewenang. Ulama klasik menekankan dua lapis: rahmah batin (perasaan belas) dan rahmah lahir (tindakan nyata). Jadi bukan cuma 'ngeh' di hati, tapi juga kelihatan dari perbuatan. Banyak penjelasan ulama juga menyorot bahwa rahmah kepada makhluk biasanya menjadi sebab turunnya rahmat Ilahi, dan itu bukan hanya janji normatif; para ulama mengaitkannya dengan pembentukan masyarakat yang saling menolong dan melembutkan hukum agar manusia tak tertekan. Secara pribadi, hadits ini selalu jadi pengingat agar nggak pelit empati — kadang cuma senyum dan sedikit kelonggaran aturan bagi yang susah sudah termasuk praktik rahmah yang dibahas para ulama.

Apa Pendapat Ulama Tentang Malaikat Sebagai Makhluk Gaib?

5 Jawaban2025-09-23 08:16:19

Malaikat selalu jadi topik menarik di banyak diskusi, terutama dalam konteks agama. Dalam kajian teologi dan filsafat Islam, ulama menganggap malaikat sebagai makhluk gaib yang diciptakan oleh Allah dari cahaya. Mereka memiliki peran spesifik, seperti menyampaikan wahyu, menjaga manusia, dan melaksanakan perintah Tuhan. Sebagai makhluk yang tidak memiliki kehendak bebas, malaikat selalu patuh pada perintah Allah dan menjunjung tinggi keadilan. Di dalam banyak teks, seperti 'Al-Baqarah' dan 'An-Nahl', matahari dipandang sebagai simbol cahaya yang mencerminkan keberadaan malaikat. Mereka adalah manifestasi dari sisi ethereal dalam kehidupan spiritual kita, dan penting bagi kita untuk memahami bahwa keberadaan mereka bukan hanya untuk dilihat, tetapi untuk diaplikasikan dalam praktek ibadah dan moralitas kita sehari-hari.

Berbicara tentang malaikat, saya teringat pada kisah 'Jibril' yang tak hanya menjadi pembawa wahyu, tetapi juga memberi pelajaran tentang kasih sayang dan harapan. Ketika kita berdoa dan mengharapkan pertolongan, kita juga dapat mengingat keberadaan mereka yang selalu siap mencatat dan melindungi kita dari hal-hal buruk. Kedaulatan Allah dalam mengatur alam semesta menjadi lebih nyata ketika kita melihat peran malaikat, yang menjaga keseimbangan antara dunia spiritual dan dunia fisik.

Sebagai penggemar spiritualitas, saya sering merasa terinspirasi untuk menggali lebih dalam makna malaikat dalam konteks etika dan moral. Dalam kehidupan sehari-hari, kita bisa menjadikan mereka sebagai contoh bagaimana seharusnya kita menjalani hidup dengan penuh kebaikan, kejujuran, dan kebijaksanaan. Saya menganggap setiap perilaku baik yang kita lakukan adalah cara menghormati mereka, yang senantiasa berusaha membawa kita ke jalan yang benar. Dengan begini, kita bisa membangun hubungan baik dengan yang gaib, sekaligus menjaga komitmen pada nilai-nilai yang positif dalam hidup.

Makhluk gaib ini juga sering jadi bahan pembicaraan dalam banyak karya sastra dan budaya populer. Dalam manga atau anime, sering kita temukan karakter malaikat yang menggambarkan sifat-sifat mulia. Ini menunjukkan bagaimana pemahaman terhadap malaikat bisa memberi dampak pada cara kita melihat hidup dan nilai-nilai. Saya rasa, bisa sangat menarik untuk menjelajahi bagaimana budaya kita merepresentasikan malaikat dan hubungan kita dengan mereka. Memahami bahwa mereka bukan sekadar simbol, tetapi entitas nyata yang memiliki pengaruh dalam kehidupan sehari-hari bisa mengubah sudut pandang kita.#

Siapa Ulama Yang Menjelaskan Tanda-Tanda Waqaf Secara Rinci?

3 Jawaban2025-09-05 17:27:30

Salah satu nama yang paling sering aku rujuk saat membahas tanda-tanda waqaf adalah Imam Jalaluddin al-Suyuti. Dalam karya terkenalnya 'Al-Itqan fi Ulum al-Qur'an' beliau menguraikan banyak kaidah mengenai tanda berhenti, maksudnya kapan berhenti dan kapan tidak agar makna ayat tetap terjaga. Aku suka bagaimana penjelasan beliau menggabungkan aspek linguistik dan konteks tafsir sehingga tanda-tanda waqaf bukan sekadar simbol cetak, melainkan instruksi makna.

Selain al-Suyuti, Imam Ibn al-Jazari juga sering muncul dalam referensiku. Dia menulis beberapa karya tentang tajwid dan qira'at—termasuk materi-materi yang menjelaskan pengaruh berhenti terhadap bacaan dan pembendungan makna. Di kitab-kitab pembelajaran tajwid klasiknya, ada pembagian kategori waqaf seperti wajib, jaiz, dan yang mengubah makna bila berhenti di situ, yang membantu pembaca memilih titik berhenti secara tepat.

Di sisi kontemporer, aku juga sering merujuk pada rekaman dan penjelasan dari para qari tersohor seperti Mahmud Khalil al-Husary dan Abdul Basit; mereka bukan hanya mengilustrasikan tanda waqf dari teori, tetapi menunjukkan praktiknya secara nyata. Jadi, kalau mau mempelajari tanda-tanda waqaf secara rinci, gabungkan bacaan dari 'Al-Itqan', karya-karya Ibn al-Jazari, dan dengarkan qari-kari klasik untuk contoh praktiknya — itu membuat ilmu lebih hidup bagiku.

Ulama Menjelaskan Apakah Arti Afiyah Sering Dipakai Dalam Doa?

4 Jawaban2025-09-05 10:40:00

Di kamus bahasa Arab, 'afiyah' biasanya dipahami sebagai keadaan selamat, sehat, dan terlepas dari gangguan — itu yang paling sering ditekankan oleh para ulama ketika mereka membahas maknanya.

Aku sering dengar para guru agama di komunitas menjelaskan bahwa 'afiyah' bukan sekadar kebugaran jasmani; cakupannya luas: keselamatan dari marabahaya, ketenangan jiwa, dan kebaikan dalam urusan dunia serta akhirat. Banyak ulama menyebut akar kata a-f-y berkaitan dengan aman dan terhindar dari bahaya, sehingga ketika seseorang memohon 'afiyah', itu doa yang mencakup perlindungan total, bukan hanya sembuh dari sakit.

Dari pengalaman ngobrol di majelis dan mendengar khutbah, penggunaan 'afiyah' dalam doa populer karena singkat tapi kaya makna — orang bisa memohon keselamatan fisik, mental, dan spiritual sekaligus. Bagi aku, kata ini terasa hangat dan menyeluruh, cocok dipakai saat mendoakan keluarga atau teman yang sedang menghadapi kesulitan.

Bagaimana Hikmah Kisah Nabi Adam Dalam Pendidikan Anak-Anak Muslim?

4 Jawaban2025-09-02 07:57:17

Waktu pertama kali aku denger cerita 'Nabi Adam', aku langsung kebayang betapa sederhana tapi dalemnya pesan yang bisa ditanamkan ke anak-anak. Cerita itu ngajarin aku bahwa manusia itu diberi pilihan—kebebasan memilih dan konsekuensinya—jadi sebagai orang dewasa aku sering pake kisah ini untuk menjelaskan sebab-akibat, bukan sekadar memerintah.

Aku juga sering tekankan sisi taubatnya: setelah salah, ada jalan kembali lewat pengakuan dan perbaikan. Itu penting supaya anak nggak trauma waktu mereka berbuat salah; mereka harus tahu bahwa mengakui kesalahan dan berusaha memperbaiki itu bagian dari keberanian, bukan aib.

Praktisnya, aku biasanya cerita dengan bahasa mudah, minta mereka menyebutkan nama benda sekitar seperti Allah mengajari Adam—ini memupuk rasa ingin tahu dan kemampuan bahasa. Intinya, dari kisah itu aku belajar mengajarkan tanggung jawab, keberanian mengakui salah, dan pentingnya ilmu, sambil selalu menanamkan kasih sayang dan pengharapan pada ampunan. Cara itu bikin pelajaran agama terasa hidup dan dekat buat anak-anak.

Bagaimana Ulama Menjelaskan Makna Sholawat Burdah Lirik?

3 Jawaban2025-09-07 18:28:57

Begini ceritanya dari sudut pandangku sebagai penggemar naskah-naskah klasik: ketika ulama menjelaskan makna lirik 'Burdah', mereka biasanya memadukan tiga ranah sekaligus — linguistik, teologis, dan spiritual. Secara kebahasaan, para komentator menyorot keindahan majas, rima, dan permainan kata yang membuat puisi itu mudah diingat dan menyentuh hati. Mereka mengurai penggalan demi penggalan, menunjukkan rujukan-rujukan al-Qur'an dan hadits yang disisipkan secara halus, serta menjelaskan metafora yang kalau dibaca sekilas terasa puitis, tapi bila ditelisik menyimpan makna aksentif tentang sifat Nabi, keutamaan shalawat, dan kasih sayang ilahi.

Dari sisi teologis, ulama menekankan bahwa inti 'Burdah' adalah memuliakan Nabi Muhammad tanpa beranjak ke wilayah syirik. Banyak penjelasan menautkan bacaan shalawat dengan dalil-dalil tekstual—misalnya perintah berdoa dan bershalawat—lalu menegaskan bahwa tujuan utama adalah penguatan iman dan pengingat sunnah, bukan sekadar pengharapan mukjizat. Sejumlah satra komentari yang bernafas sufistik menafsirkan bait-bait tertentu sebagai pengalaman batin: kerinduan, tawassul, dan pengharapan akan syafa'ah.

Praktisnya, ulama juga memberi catatan kenormalan: membaca 'Burdah' baik untuk dzikir, pengajaran, dan penguatan cinta pada Nabi, asalkan disertai pemahaman dan tidak melampaui pokok-pokok tauhid. Aku sendiri sering merasa lagu dan ritme 'Burdah' membawa suasana tenang—tetapi setelah membaca beberapa penafsiran klasik, aku lebih hati-hati memastikan niat dan pemahaman tetap lurus.

Apa Arti Lirik Lagu Nahdlatul Ulama Dalam Bahasa Indonesia?

4 Jawaban2025-11-16 07:02:41

Lirik lagu Nahdlatul Ulama sebenarnya lebih dari sekadar rangkaian kata—ia menggambarkan semangat perjuangan, persatuan, dan nilai-nilai keagamaan yang dijunjung tinggi oleh organisasi tersebut. Setiap barisnya seperti menenun kisah tentang dedikasi terhadap pendidikan, kebudayaan, dan tentu saja, agama. Misalnya, pengulangan kata 'NU' bukan sekadar singkatan, tapi simbol kebanggaan yang dihayati oleh anggotanya.

Ada nuansa kearifan lokal yang kental dalam liriknya, dengan metafora alam dan frasa bernuansa pesantren. Ini mencerminkan bagaimana NU mengakar kuat di masyarakat Indonesia, khususnya Jawa. Bagi yang terbiasa dengan dunia literasi, lagu ini bisa dibaca seperti puisi—penuh makna tersirat tentang keteguhan hati dan keberlanjutan tradisi.

Apa Lirik Lengkap Lagu Nahdlatul Ulama?

3 Jawaban2025-11-17 21:53:54

Sebenarnya, lagu 'Nahdlatul Ulama' itu lebih seperti mars organisasi daripada lagu populer yang beredar di pasaran. Liriknya cukup sederhana tapi sarat makna, menggambarkan semangat perjuangan dan nilai-nilai NU. Aku pernah mendengarnya di acara-acara keagamaan, dan yang selalu melekat di ingatanku adalah bagian 'NU adalah bagian dari Indonesia, berjuang untuk agama dan negara.' Lirik lengkapnya biasanya dinyanyikan dalam bahasa Indonesia formal, dengan pesan tentang persatuan, keikhlasan, dan kebangsaan.

Kalau ditelusuri lebih dalam, mars ini dibuat untuk membangkitkan rasa kebersamaan warga NU. Ada frasa seperti 'Dengan hati yang ikhlas, kami berbakti' yang menunjukkan komitmen tanpa pamrih. Aku pribadi suka bagaimana lagu ini tidak hanya tentang agama, tapi juga nasionalisme. Ini cocok banget dengan karakter NU yang moderat dan mencintai tanah air.

Apa Saja Hikmah Kehidupan Nabi Khidir Yang Bisa Dipetik?

2 Jawaban2025-11-21 02:01:44

Membaca kisah Nabi Khidir selalu bikin aku merenung tentang konsep 'ilmu laduni' yang dimilikinya. Bukan sekadar pengetahuan akademis, tapi pemahaman langsung dari Allah tentang hal-hal yang tak terlihat oleh akal biasa. Salah satu hikmah terbesarnya adalah tentang kepasrahan total pada ketentuan Ilahi meski terlihat tak masuk akal—seperti ketika ia melubangi perahu orang miskin atau membunuh anak kecil. Aku sering terpaku memikirkan bagaimana kita sebagai manusia cenderung protes saat ujian datang, padahal bisa jadi itu bentuk kasih sayang terselubung.

Perspektif lain yang menohok adalah caranya mengajarkan Musa tentang kesabaran dalam belajar. Aku yang suka grasa-grusu ini belajar banyak: kebijaksanaan sejati butuh proses panjang, dan guru terbaik kadang menyembunyikan pelajaran di balik ujian kesabaran. Kisah Khidir-Musa ini juga mengingatkanku bahwa di era informasi instan sekarang, kita kehilangan budaya 'menghargai jeda'—kadang jawaban baru datang setelah melewati ketidaknyamanan.

Para Ulama Menjelaskan Lafaz Doa Guntur Seperti Apa?

4 Jawaban2025-11-11 22:30:32

Ada satu hal yang selalu bikin aku tenang: para ulama kebanyakan menekankan bahwa tidak ada satu lafaz wajib yang mutlak untuk doa saat guntur; yang paling penting adalah mengingat Allah dan memohon perlindungan dengan tulus.

Dalam tradisi ilmiah yang saya pelajari, para ulama merujuk pada ayat dalam 'Al-Qur'an' tentang bagaimana petir dan guntur itu sebenarnya bentuk dari tanda dan kebesaran Allah, sehingga respon yang dianjurkan adalah dzikir dan permohonan ampun. Praktiknya sering ditemui berupa pengucapan zikir seperti "Subhanallah", "Alhamdulillah", "La ilaha illa Allah", "Allahu Akbar" dan permintaan perlindungan serta ampunan. Banyak ulama juga menerima doa dalam bahasa sendiri selama maknanya adalah memohon perlindungan, keselamatan, dan keimanan yang kuat.

Kalau saya ceritakan secara personal, waktu badai datang aku lebih suka menggabungkan pujian, taubat singkat, dan doa perlindungan sederhana — karena itu yang diajarkan guru-guru di pesantren tempat aku belajar, dan terasa paling selaras dengan tujuan doa menurut para ulama.

Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status