Kumpulan Puisi Joko Pinurbo

Susahnya Jadi Mas Joko
Susahnya Jadi Mas Joko
Joko yang ganteng, berpostur atletis, dan jago bermain voli, banyak disukai oleh wanita-wanita di sekitarnya. Namun, wanita yang benar-benar ia sukai justru tidak menyukai dirinya. Ia terus berupaya untuk menaklukkan Ningsih, gadis cantik anak Pak Sadeli sang pegawai kecamatan yang ia taksir itu. Bahkan, demi mendapatkan hati Ningsih, ia sampai rela tubuhnya dipasangi susuk pemikat oleh Ki Ageng Gemblung. Malapetaka pun menimpa Joko, akibat sebuah kejadian ganjil yang serta-merta menjungkir-balikkan dunianya. Yaitu, “yang aku taksir, anaknya. Yang naksir aku, ibunya!” Kejadian yang menggegerkan orang sekampung itu membuat Joko terusir dari kota kelahirannya sendiri. Ia terpaksa pergi, meninggalkan ibu dan adik perempuannya untuk mencari kehidupan baru di tempat yang lain, sekaligus untuk menemukan cinta sejati dalam hidupnya. Berhasilkah dia? ******** “Kamu cinta aku, Mas?” “Iya, Sayang.” “Walaupun aku gemuk?” “Iya.” “Walaupun aku pendek?” “Iya.” “Walaupun aku punya varises?” “Iya.” “Terima kasih, Mas.” Ia pun tersenyum manis, dan memejamkan kedua matanya bersamaan dengan mengembuskan nafasnya yang terakhir. Aku yang melepasnya pergi di dalam pelukanku, menangis tanpa suara. ******** ********
9.6
231 Chapters
KUMPULAN KISAH DALAM KEHIDUPAN
KUMPULAN KISAH DALAM KEHIDUPAN
Kisah disini menceritakan pengalam-pengalaman hidup seseorang yang bisa dijadikan pelajaran berharga bagi kehidupan orang lain. Sebelum melakukan sesuatu hendaknya berpikir dahulu supaya apa yang dilakukan tidak menjadi bumerang bagi dirinya sendiri.
Not enough ratings
3 Chapters
VAMPIRES UNITED
VAMPIRES UNITED
Sam, pegawai baru di koran Berita Harian mendapatkan sefikit masalah ketika seorang seniornya memaksanya memuat naskah berita di detik2 terakhir sblim deadline. Sebenarx memilih /memuat naskah bukan wewenangx tp sbg korektor yg berhub langsung dg pihak pracetak ia bisa melakukannya--dan itu melanggar aturan. Tindakan itu ternyata menimbulkan kesulitan, Bersama Rastri, ia disidang. Namun mendadak mereka tak lagi dibuli krn berita itu diapresiai pihak berwenang. Dan kini Sam n zRastri malah ditugasi utk mengejar berita ttg Vampir. Dapatkah Sam melakukan tugasx , sementara masalah lain timbul di rumah Rastri. Di lain pihak Sam malah terbelit dengan dua cewek cantik. Yg pertama Sonia, jurnalis cantik yg melepas gebetanx krn Sam. Dan kedua seorang cewk vampir yg sexy yg menggunakan berbagai cara utk menaklukkan Sam. Sanggupkah Sam menangani berbagai masalahx. Sementara terkuak bahwa vampir telah membangin markas yg besar di tengah kota, dg agenda baru yg mengjutkan.
10
50 Chapters
Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku
Nama Perempuan Lain di Buku Harian Suamiku
Arumi menemukan sebuah diary di gudang milik mertuanya. Awalnya, ia mengira jika itu adalah milik Hana, adik bungsunya. Namun siapa sangka, ketika ia membuka dan membacanya, ada sebuah puisi yang sepertinya ditulis oleh Haris, suaminya. Senyum yang ia sunggingkan sejak awal membaca, tiba-tiba hilang saat matanya menangkap sebuah nama di bagian paling bawah. Memang benar Arumi, namun nama panjang dari nama itu, bukanlah miliknya. Ada apa ini? Apakah Haris salah tulis namanya?
10
99 Chapters
GARA GARA G-STRING
GARA GARA G-STRING
Karena sebuah G-string, kado yang diberikan Joko Irawan pada sang istri. Bisa mengungkap sebuah perselingkuhan seorang tokoh masyarakat di kawasan rumahnya. Dan sejak itu, berbagai cara dilakukan para istri untuk bisa menyenangkan suami dengan servis memuaskan di ranjang. “Hemmm … apa perselingkuhan hanya karena urusan ranjang?” Pertanyaan klasik yang sering terlontar. Apakah semua hanya gara-gara G-string? Joko Irawan semakin pusing tujuh keliling. Saat seorang wanita cantik dan seksi, mulai membuat kericuhan rumah tangganya. Yang mempunyai nama sama dengan sang istri. Apakah Joko bisa menghindari kejaran sang wanita? Bagaimana dengan para suami yang terobsesi pada para istri dan selingkuhannya, untuk memakai G-string?
10
106 Chapters
BIRAHI SANG DOSEN
BIRAHI SANG DOSEN
Ryan Sudono, dosen muda tampan dan cerdas dari keluarga berada, baru saja menikah dengan Tania, rekan dosennya yang cantik dan cerdas meski berasal dari keluarga sederhana. Namun, kebahagiaan rumah tangga mereka terusik oleh banyak ujian. Tania dipertemukan kembali dengan Robi, mantan kekasih SMA yang kini menjadi pengusaha pinjol licik. Sementara itu, Maya—sahabat sekaligus rekan kerja mereka—menyimpan rasa pada Ryan karena rumah tangganya dengan Joko, suami keras pilihan orang tua, jauh dari bahagia. Kehadiran Rani, mahasiswi manja yang diam-diam mendekati Ryan dengan dalih butuh bantuan, semakin mempersulit keadaan. Di sisi lain, ada Bayu, dokter muda tulus yang hadir untuk Rani dan ibunya. Intrik cinta, godaan masa lalu, serta keretakan rumah tangga membuat Ryan dan Tania diuji kesetiaan mereka. Di tengah semua gejolak, Ryan dan Tania harus belajar mempertahankan cinta, menolak godaan, dan menghadapi orang-orang yang berusaha meruntuhkan rumah tangga mereka. Pada akhirnya, cinta sejati dan kesetiaanlah yang menentukan siapa yang akan tetap bersama, siapa yang menemukan kebahagiaan baru, dan siapa yang harus menerima konsekuensi dari perbuatannya.
10
227 Chapters

Bagaimana Cara Mengadaptasi Kumpulan Cerita Rakyat Ke Film Pendek?

4 Answers2025-10-20 18:11:06

Satu hal yang selalu bikin aku bersemangat adalah merombak legenda lokal jadi film pendek. Aku biasanya mulai dengan menciutkan cerita sampai hanya menyisakan satu konflik inti—misal keserakahan, kesetiaan, atau pembalasan—lalu merancang scene yang bisa mengkomunikasikannya secara visual.

Langkah praktis yang aku pakai: baca beberapa versi cerita, tandai momen yang paling emosional, tentukan perspektif (apakah dari sang pahlawan, korban, atau bahkan objek seperti keris), lalu buat outline tiga babak yang ketat. Karena durasi pendek, tiap adegan harus punya tujuan ganda: majuin plot sekaligus ngebangun suasana. Aku selalu bikin moodboard visual dan soundscape sederhana agar kru kecil paham tone yang diincar.

Selain itu, aku sadar pentingnya menghormati latar budaya—konsultasi dengan pemangku cerita atau sesepuh lokal membantu menghindari stereotip. Terakhir, uji coba ke audiens kecil: potongannya sering beda antara naskah dan realisasi. Kadang ide kecil yang tadinya cuma side detail malah jadi kunci emosional di layar; suka momen itu, rasanya cerita lama dapat napas baru.

Bagaimana Menerjemahkan Kumpulan Cerita Rakyat Ke Bahasa Inggris?

4 Answers2025-10-20 17:03:19

Terjemahan cerita rakyat itu penuh jebakan, tapi itulah yang membuatnya seru.

Aku biasanya mulai dengan membaca beberapa versi sumber—jangan cuma satu—karena cerita rakyat sering punya variasi yang penting. Dari situ aku tentukan nada: apakah ini untuk pembaca anak-anak, audiens umum, atau untuk kepentingan akademis? Pilihan itu mempengaruhi seberapa literal atau bebas aku akan menerjemahkannya. Misalnya, pengulangan formulais seperti "ada seekor..." yang berulang harus dipertahankan kalau fungsinya ritmis; kalau hanya pengulangan bertele-tele, aku akan merapikannya tanpa kehilangan nuansa lisan.

Praktik favoritku: bacakan hasil terjemahan keras-keras. Kalau mengalir seperti dongeng yang diceritakan di depan api unggun, berarti sudah mendekati. Aku juga menambahkan catatan penerjemah singkat bila ada unsur budaya yang perlu konteks—tapi hemat, supaya tidak mengganggu pengalaman membaca. Terakhir, selalu minta seorang penutur asli bahasa Inggris yang juga peka budaya untuk membaca dan memberi masukan; mereka sering menangkap nada atau kata pilihan yang bikin cerita terdengar aneh atau klise. Hasilnya? Cerita yang hidup, bukan sekadar teks terjemahan.

Bagaimana Anda Menulis Puisi Tentang Bunga Untuk Ibu?

3 Answers2025-10-20 11:21:38

Satu cara yang sering kucoba adalah memulai dari sebuah kenangan kecil.

Aku suka membayangkan sebuah momen—misalnya tangan ibu yang membengkok menata vas bunga di meja makan, atau aroma basah dari tanah setelah ibu menyiram tanaman pagi-pagi. Dari situ aku menangkap detail sensorik: warna yang nempel di pelupuk mata, suara gesekan daun, rasa hangat cangkir teh yang diteguk sambil memandangi bunga. Detail kecil seperti itu yang membuat puisiku tidak klise karena pembaca bisa ikut berada di sana, mendengar dan mencium, bukan cuma membaca kata-kata kosong.

Langkah praktis yang kulakukan selanjutnya adalah memilih metafora yang sederhana tapi tepat: bunga sebagai senyuman, sebagai rahasia yang mengepak, atau sebagai waktu yang mekar. Aku cenderung memakai kalimat pendek bergantian dengan baris yang sedikit lebih panjang untuk memberi ritme, lalu menutup dengan sapaan langsung ke ibu—bukan sekadar nama, melainkan sesuatu yang intim seperti 'tanganmu' atau 'malammu'. Contoh baris yang sering kuulang dalam draf: 'Bunga pagi ini membawa kenangan kopi dan tawa,' atau 'kamu seperti lili, tenang namun berani.' Setelah itu aku baca keras-keras, merapikan kata yang terasa canggung sampai ritme dan emosi nyambung. Puisi terbaik menurutku adalah yang terasa seperti surat; sederhana, hangat, dan mudah dilafalkan di depan ibu. Itu yang selalu membuat mataku berkaca-kaca tiap kali kubacakan untuknya.

Bagaimana Penyair Modern Menggubah Puisi Tentang Bunga?

3 Answers2025-10-20 14:52:29

Lukisan bunga di kepalaku sering dimulai dari hal sepele: sisa kopi di gelas, bau hujan yang menempel pada pot tanah liat, atau notifikasi yang muncul di layar ponsel. Aku suka mencoba menangkap itu semua menjadi baris—bukan baris yang rapi seperti katalog botani, melainkan potongan-potongan yang ditumpuk, dipotong, dan kadang ditempel dari teks lain. Misalnya, aku pernah menulis puisi yang mengambil kata-kata dari daftar harga bibit online dan menyusunnya ulang jadi soneta modern; hasilnya aneh tapi terasa jujur, seperti bunga yang tumbuh di retakan trotoar.

Di halaman struktur, aku bermain dengan teknik: enjambment panjang untuk meniru akar yang merayap, baris pendek seperti serbuk sari, dan putih halaman sebagai ruang kosong yang sama pentingnya dengan teks. Visual juga penting—apa jadinya bunga tanpa gambar? Aku sering menggabungkan tipografi tebal, spasi, bahkan potongan foto untuk memberi tekstur. Tema ekologis masuk dengan mudah; bunga bukan cuma keindahan, tapi juga korban pembangunan dan perubahan iklim. Menulis tentang itu bikin puisiku terasa mendesak, bukan hanya dekoratif.

Yang paling menyenangkan adalah reaksi—ketika pembaca mengirim pesan bilang mereka mencium bau melati padahal aku hanya menulis tentang lampu jalan dan aspal. Itu tanda puisi berhasil memancing indera. Jadi, bagiku, menggubah puisi tentang bunga hari ini berarti merangkul kebisingan modern tanpa mengabaikan kelembutan yang sebenarnya membuat bunga menarik: kebetulan, kerentanan, dan cara kita tetap berharap meski musim berubah.

Di Mana Anda Bisa Menemukan Antologi Puisi Tentang Bunga Lama?

4 Answers2025-10-20 15:34:25

Aku senang sekali menelusuri rak-rak pudar di toko buku bekas ketika mencari antologi puisi bertema 'bunga lama'.

Mulai dari toko-toko kecil di sudut kota sampai pasar buku Minggu pagi, tempat-tempat itu sering menyimpan koleksi tak terduga: antologi lokal, cetakan tua, bahkan buletin komunitas yang memuat puisi bertema flora. Coba cari di perpustakaan daerah atau Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan kata kunci seperti 'bunga', 'puisi', 'antologi', atau nama-nama penyair yang memang suka memakai citra bunga—misalnya kamu bisa menemukan karya-karya Sapardi Djoko Damono dalam kumpulan seperti 'Hujan Bulan Juni' yang penuh metafora alam.

Selain itu, jangan remehkan toko buku indie, zine kecil, dan penerbit lokal; mereka suka menerbitkan antologi tematik yang tidak dipasarkan luas. Kalau aku menemukan buku seperti itu, rasanya seperti menemukan surat cinta lama—penuh bau kertas dan memori. Selamat berburu, semoga kamu dapat sampul pudar dengan puisi yang membuat hati bergetar.

Apa Ciri Utama Puisi Elegi Adalah Penggunaan Bahasa Bagaimana?

4 Answers2025-10-20 12:09:05

Ada hal yang langsung kusadari setiap kali membaca elegi: bahasanya cenderung melankolis namun terkontrol. Aku sering tertarik pada bagaimana penyair memilih kata-kata yang sederhana tapi bermuatan—bukan melulu runtuhan metafora yang rumit, melainkan pilihan kata yang menimbulkan keheningan. Dalam elegi, kata sering dipadatkan sehingga tiap frasa membawa beban emosi; ada ritme lirikal yang mengalun perlahan, di mana jeda dan pengulangan berfungsi seperti napas yang menahan duka.

Gaya bahasa juga sering bersifat personal dan langsung, meski bisa memakai citraan universal—langit, malam, sungai—sebagai cermin kehilangan. Aku merasakan penggunaan apostrof (panggilan pada yang tiada) dan pertanyaan retoris yang membuat pembaca diajak berduka bersama. Intinya, elegi memadukan kesedihan personal dengan estetika bahasa yang membuat rasa kehilangan terasa indah sekaligus mengena, dan itu selalu membuat aku berhenti sejenak saat membaca.

Struktur Puisi Elegi Adalah Seperti Apa Dalam Analisis Sastra?

4 Answers2025-10-20 15:53:18

Ada sesuatu yang selalu menarik perhatianku tentang elegi: ia seperti percakapan yang berbisik antara penyair dan ketiadaan.

Dalam pengamatan aku, struktur elegi klasik biasanya bergerak melalui tiga tahap dasar—ratapan, pujian, dan penghiburan—namun bukanlah pola kaku. Pada bagian awal penyair sering membuka dengan ekspresi kehilangan yang intens, menggunakan citraan kuat dan pertanyaan retoris untuk menyoroti kekosongan. Di bagian tengah, nada bisa beralih menjadi reflektif atau dokumenter: kenangan tentang almarhum, pencatatan sifat-sifat mereka, atau pengakuan dosa dan penyesalan. Akhirnya ada upaya mencari penghiburan, entah lewat nasihat moral, pemaknaan ulang kematian, atau pengakuan tentang kelangsungan hidup dalam ingatan.

Secara formal aku perhatikan bahwa elegi dapat memanfaatkan bentuk metrum tradisional—seperti pasangan elegiak pada tradisi klasik—atau justru memilih bentuk bebas dengan repetisi, enjambment, dan refrains untuk menekankan kehilangan. Yang membuat elegi berkesan bagi aku adalah pergeseran tonal: dari kepedihan ke penerimaan, walau penerimaan itu sering terasa pahit dan ambigu. Itu selalu meninggalkan rasa intim, seperti menerima surat dari teman yang sedang meratapi dunia, dan aku suka sekali merasakannya.

Sejarah Puisi Elegi Adalah Mulai Kapan Dalam Sastra Indonesia?

4 Answers2025-10-20 03:11:49

Bayangkan sebuah nyanyian duka yang menempel di bibir masyarakat nusantara jauh sebelum kata 'puisi elegi' dipakai — itulah akar yang sering kulacak saat membahas sejarah elegi dalam sastra Indonesia.

Dari sudut pandang tradisional, bentuk-bentuk ratapan dan lagu duka sudah ada sejak lama dalam budaya lisan: tangis pengantar pemakaman, kidung-kidung Jawa, nyanyian para pelayat di Sumatera, atau syair dan pantun yang memuat unsur kehilangan. Itu berarti nuansa elegis hidup berabad-abad dalam praktik budaya; ia bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul bersamaan dengan buku cetak. Namun, istilah elegi dan bentuk puitik modernnya lebih jelas muncul ketika tradisi lisan bertemu sastra bertulis dan pengaruh luar.

Dalam periode modernisasi sastra Melayu-Indonesia, terutama sejak akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 ketika karya-karya mulai dicetak dan ide-ide romantisme Eropa meresap, nuansa elegi mulai terstruktur sebagai genre puitik: puisi yang secara sadar meratapi kematian, kerinduan, atau kehancuran. Nama-nama modern seperti Amir Hamzah, Chairil Anwar, lalu generasi sesudahnya seringkali menulis puisi berbahasa Indonesia yang memuat rona elegis secara eksplisit. Jadi, kalau ditanya mulai kapan—akarnya kuno dan oral, tapi sebagai bentuk sastra yang dikenali secara modern, ia menguat pada awal abad ke-20. Aku selalu merasa menarik bagaimana tradisi lama itu kemudian menyatu dengan ekspresi personal modern, menciptakan elegi yang kita baca sekarang.

Bagaimana Teknik Pengungkapan Puisi Elegi Adalah Yang Efektif?

4 Answers2025-10-20 05:46:15

Ada sesuatu magis ketika elegi dibacakan pelan-pelan.

Aku sering mencoba memecah teknik pengungkapan elegi ke dalam beberapa lapis: suara, detail konkret, dan ruang sunyi. Suara di sini bukan cuma nada sedih; itu pilihan kata, irama baris, dan siapa yang ‘berbicara’—apakah itu aku yang langsung meratap, atau persona yang mengamati dari jauh. Mengunci suara yang konsisten membuat pembaca percaya dan merasa diundang masuk.

Detail konkret adalah jantungnya. Daripada bilang 'aku sedih', lebih efektif menyebutkan benda kecil—seperti cangkir yang tak lagi dipakai atau jas yang tergantung—yang membawa beban memori. Baris pendek, jeda, dan enjambment bisa memaksa pembaca menarik napas di tempat yang tepat; itu membuat kehilangan terasa nyata. Aku kerap menaruh satu metafora kuat yang berulang sebagai pengikat emosional.

Terakhir, jangan takut menggunakan keheningan: baris kosong, jeda panjang, atau mengakhiri dengan citra yang tidak tuntas bekerja seperti gema. Baca lagi puisi setelah istirahat; kadang porsi kata yang dikurangi malah membuat elegi lebih tajam. Ini cara-cara yang sering kusukai dan pakai—hasilnya, elegi terasa seperti obrolan lembut dengan memori yang tak bisa disembunyikan.

Bagaimana Puisi Sapardi Menggambarkan Tema Kerinduan?

4 Answers2025-10-14 21:12:49

Puisi-puisinya selalu membuatku terdiam. Aku ingat pertama kali membaca 'Aku Ingin' sambil menyesap kopi dingin—bahkan cara dia menulis kata-kata sederhana itu terasa seperti napas yang lama tersimpan. Sapardi tidak memaksa pembaca untuk memahami rindu lewat metafora berat; dia menaruh rindu pada benda-benda sehari-hari, pada gerak matahari dan hujan, sehingga rindu terasa sangat mungkin dan dekat.

Bahasanya minimalis tapi padat; baris pendek, jeda yang ditinggalkan antarbaris, dan pengulangan sederhana seperti pengulangan napas membuat perasaan itu bergema. Dalam 'Hujan Bulan Juni' misalnya, rindu hadir lewat suasana, lewat kesunyian hujan yang seolah menyimpan suara yang tidak pernah diucapkan. Semua itu menciptakan rasa kurang—sebuah ruang yang menuntut kembalinya sesuatu—tanpa perlu meneriakkan emosi.

Bagiku, membaca Sapardi seperti menelusuri rumah yang penuh kenangan; setiap sudut menyimpan bayangan seseorang. Itu rindu yang lembut, tidak dramatis, namun menancap jauh. Aku sering menutup buku dengan perasaan hangat sekaligus getir, merasa dia sudah menulis apa yang sering aku tak mampu ucapkan.

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status