Mengkal Artinya

Cuestionario de Personalidad ABO
Responde este cuestionario rápido para descubrir si eres Alfa, Beta u Omega.
Esencia
Personalidad
Patrón de amor ideal
Deseo secreto
Tu lado oscuro
Comenzar el test

Related Books

KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

KUSINGKIRKAN MADUKU DENGAN ELEGAN

Kusingkirkan madu pahit dari mertuaku dengan elegan. Aku diam bukan berarti mengalah, tapi mencari cara untuk membuatnya kalah dan mengalah.
10 61 Capítulos
SEPERTI MENDUNG

SEPERTI MENDUNG

Setiap pasangan, tentu menginginkan kebahagiaan. Namun, berbanding terbalik dengan Nur yang terus mengalami kegalauan dalam dirinya. Nur sangat kecewa kepada suaminya, Diki yang menikah lagi di perantauan sana. Itu sekaligus kabar yang amat menyakitkan untuk dirinya sehingga hidup Nur seperti Mendung di saban harinya.
0 38 Capítulos
KAIN PENGLARIS

KAIN PENGLARIS

Di sebuah desa yang tenang namun menyimpan banyak rahasia, berdirilah sebuah warung makan sederhana bernama Warung Bu Rini. Tak ada yang istimewa dari tempat itu—kecuali satu hal: warung itu tak pernah sepi pembeli, bahkan di hari-hari paling sunyi sekalipun. Orang-orang hanya bisa menebak-nebak, hingga suatu malam, seorang gadis muda bernama Diah datang bekerja di sana. Sejak hari pertamanya, ia sudah merasa ada sesuatu yang tidak beres. Bau anyir menyengat muncul setiap kali Bu Rini menutup warung. Dari dapur belakang, ia sering mendengar suara bisikan yang memanggil namanya dengan lembut… lalu berubah menjadi tawa mengerikan. Sampai akhirnya Diah menemukan selembar kain lusuh di dalam toples kaca yang disembunyikan di bawah meja altar kecil. Kain itu basah oleh darah yang tak kering, dan setiap kali disentuh, tubuh Diah gemetar ketakutan. Sejak malam itu, mimpi-mimpi buruk mulai datang. Bayangan perempuan berambut panjang dengan kain merah menutupi wajahnya selalu mengikuti ke mana pun Diah pergi. Dan satu demi satu, orang di sekitar warung mulai mati dengan cara yang mengerikan. Apakah benar warung itu mendapat keberkahan dari “penglaris”? Atau sebenarnya, ada perjanjian lama yang menuntut darah sebagai bayaran? “Kain Penglaris” adalah kisah tentang keserakahan, kutukan, dan dosa yang diwariskan dari satu generasi ke generasi lain—karena tidak ada rezeki yang datang tanpa harga.
6 50 Capítulos
Sentuhan Nakal Presdir Cantik

Sentuhan Nakal Presdir Cantik

"Pakai kembali bajumu, Adel," suruhnya sedikit menggeram. "Tidak. Aku suka kalau kamu sentuh. Ayo, tolong dilanjutkan!" Berkali-kali menggeleng, akan tetapi akal sehatnya pun perlahan musnah. Pria itu kini dikendalikan oleh hasrat. Matanya berubah sayu dan sarat akan nafsu. Dalam hitungan detik, pakaiannya berserakan di mana-mana. Adel hanya tertawa dan terus meracau tidak jelas karena masih dalam pengaruh minuman keras. "Apa kau serius?" Suara itu terdengar serak dan semakin berat. "Lakukan saja. Aku bosan... mari bersenang-senang!" Anggukan dari Adel menjadi pembuka manis permainan mereka. Pria dengan tubuh atletis itu mulai melucuti satu persatu pakaian Adel dan hanya dibalas tawa ringan oleh gadis itu. Sungguh, dia sudah dikendalikan setan. "Maaf, aku akan melakukannya sekarang," bisiknya. Adel yang masih sangat mabuk hanya tertawa ringan sambil membelai wajah pria itu. Perjodohan membuat Adel putus asa hingga berakhir menyerahkan takhta tertinggi yang selama ini ia jaga. Namun, kecerobohannya tak terelakkan. Akibat hubungan cinta satu malam itu, Adel hamil. Ia sama sekali tidak mengenal siapa pria itu. Adel berpikir... satu-satunya jalan keluar adalah dengan cara menggugurkan kandungannya. Atau... masihkah ada pilihan lain untuknya?
10 6 Capítulos
Manusia Kelabang

Manusia Kelabang

Kamu pernah dengar manusia kelabang? Pertama-tama, siapkan sepuluh ribu kelabang dewasa yang masih hidup. Tambahkan 13 gadis perawan. Pada bulan agustus, masukkan mereka semua ke dalam ruangan tertutup yang terbuat dari batu, tanpa diberi makan dan minum. Tiga puluh hari kemudian, sepuluh ribu kelabang dewasa dan para gadis itu akan berubah menjadi sesuatu yang berbeda.
0 9 Capítulos
Janji Ke Delapan Belas Kali

Janji Ke Delapan Belas Kali

Saat dia memberitahuku bahwa pendaftaran pernikahan kami akan ditunda lagi, aku sedang mengambil sendok sup. “Lain kali saja, ya.” Toni meletakkan sendok, nada suaranya terdengar santai seolah sedang mengomentari cuaca cerah di hari itu. Aku menyuapkan sesendok bubur, mengunyah perlahan, dan menelannya. “Iya.” Dia melirik ke arahku lalu menundukkan pandangan untuk mengambil lauk, namun saat sendoknya menjangkau piring, dia kembali menatapku. “Apa kau marah?” Aku menyendok bubur lagi, nada suaraku sangat tenang. “Tidak.” Pesta pernikahan kami telah digelar enam bulan lalu, dan pendaftaran pernikahan ini telah ditunda untuk ketujuh belas kalinya. Dia sudah terbiasa. Aku juga sudah terbiasa. Aku makan perlahan, dan menghabiskan bubur di mangkukku. Dia tidak menyentuh sendoknya lagi. Setelah menghabiskan suapan bubur terakhir, aku bangkit berdiri untuk membersihkan meja makan. Saat aku berjalan melewatinya, dia tiba-tiba meraih pergelangan tanganku. "Linda, Senin depan. Aku pasti akan datang." "Lagipula, kita sudah menikah. Jadi, tidak masalah kalau harus menunggu beberapa hari lagi." "Jangan khawatir, aku tidak akan ingkar janji lagi." Aku menunduk, menatap tangannya yang menahanku, lalu beralih menatap wajahnya dan tersenyum. "Oke." Dalam enam bulan, dia telah mengucapkan kata-kata “minggu depan” sebanyak sembilan kali, “pasti” sebanyak tiga belas kali, dan kata “jangan khawatir” sebanyak enam belas kali. Namun, kami masih belum juga mendaftarkan pernikahan ini. Dan untuk minggu depan, kami masih tetap tidak akan mendapatkannya. Karena kali ini, akulah yang akan membatalkan janji.
0 8 Capítulos

Apa arti kata 'mengkal' dalam bahasa Indonesia?

4 Respuestas2026-01-03 04:18:59
Pernah dengar seseorang bilang 'buahnya masih mengkal'? Aku penasaran banget waktu pertama kali mendengarnya, ternyata artinya buah itu belum matang sepenuhnya, masih keras dan kurang manis. Biasanya digunakan untuk mangga, jambu, atau durian. Lucu juga ya, karena kata ini punya nuansa lokal yang kental—ga semua orang paham kalau belum pernah dengar langsung. Aku malah jadi inget waktu kecil suka gigit mangga mengkal terus kecut sendiri, haha!

Selain untuk buah, 'mengkal' kadang dipakai metafora buat sifat orang yang belum 'matang' dalam berpikir atau emosinya. Kayak adikku yang suka ngambek tiba-tiba, ibuku bilang, 'Dih, masih mengkal nih anak!'. Jadi punya dua lapis makna yang menarik.

Sinonim dan antonym dari kata 'mengkal' apa saja?

4 Respuestas2026-01-03 18:19:49
Ada sesuatu yang memukau tentang kata 'mengkal'—ia seperti durian belum matang, punya rasa pahit yang khas. Dalam konteks buah, sinonimnya bisa 'mentah' atau 'keras', sementara antonymnya jelas 'matang' atau 'lunak'. Tapi jangan lupa, 'mengkal' juga bisa menggambarkan suasana hati yang belum stabil, seperti emosi yang belum siap dilepas. Di sini, antonymnya mungkin 'tenang' atau 'legawa'. Aku sering menemui kata ini di novel-novel Melayu klasik, dan selalu ada nuansa tersendiri yang bikin aku terhanyut.

Kalau dipikir-pikir, bahasa itu seperti puzzle, dan 'mengkal' adalah salah satu keping yang unik. Kadang aku menemukan padanan seperti 'belum siap' atau 'kaku' dalam percakapan sehari-hari. Tapi justru keunikan inilah yang bikin eksplorasi bahasa jadi seru—seperti menemukan easter egg di tengah game atau manga favorit.

Bagaimana cara menggunakan 'mengkal' dalam percakapan sehari-hari?

4 Respuestas2026-01-03 19:42:28
Kalau mau ngobrol santai pake 'mengkal', biasanya aku pakai buat ngegambarin situasi yang bikin kesel tapi lucu juga. Misalnya, 'Aduh, laptopku tiba-tiba ngehang pas deadline, bener-bener mengkal deh!' Rasanya pas banget buat nyampurin frustrasi sama kelucuan dalam satu kata. Kata ini juga sering dipake di meme atau obrolan gamers pas karakter favorit kalah tragis.

Yang keren dari 'mengkal' itu fleksibel—bisa buat benda, keadaan, bahkan orang yang lagi bad mood. Tapi ingat, konteksnya informal ya. Jangan dipake di presentasi kantor, ntar dikira kurang profesional. Di grup Discord atau Twitter? Auto nyambung!

Apakah 'mengkal' termasuk kata baku atau tidak baku?

4 Respuestas2026-01-03 12:57:58
Pernah nggak sih nemu kata 'mengkal' di novel atau komik terus bingung itu baku apa enggak? Aku dulu sering banget ngerasain itu! Setelah ngecek KBBI, ternyata 'mengkal' itu baku lho, artinya kondisi buah yang setengah matang. Contohnya kayak mangga yang masih keras dan asam. Lucu ya, kata ini jarang dipakai sehari-hari tapi resmi ada di kamus.

Justru karena kelangkaan pemakaiannya, banyak yang ngira ini kata slang atau daerah. Padahal menurutku, kata-kata kayak gini yang bikin bahasa Indonesia kaya. Aku suka banget nemuin kata baku yang unik-unik gitu, rasanya kayak dapetin easter egg dari bahasa sendiri!

Apakah 'mengkal' sering digunakan dalam novel atau cerita?

4 Respuestas2026-01-03 20:09:15
Dalam beberapa novel lokal yang kubaca, terutama yang berlatar budaya Melayu atau Betawi, kata 'mengkal' memang kerap muncul untuk menggambarkan buah yang belum matang atau situasi yang belum siap. Misalnya, di 'Laskar Pelangi', Andrea Hirata menggunakan istilah ini untuk memberi nuansa lokal yang kental. Tapi di karya berbahasa Indonesia umum, pemakaiannya cukup jarang.

Menurutku, ini karena 'mengkal' termasuk kosakata spesifik yang punya makna konotatif kuat. Penulis sering memilih kata seperti 'mentah' atau 'belum matang' agar lebih universal. Tapi justru di situlah pesonanya—ketika dipakai dengan tepat, 'mengkal' bisa memberi sentuhan budaya yang autentik tanpa terasa dipaksakan.

Apa arti pengker dalam bahasa gaul Indonesia?

10 Respuestas2026-07-29 08:41:49
Pengker itu salah satu kata gaul yang sering dipakai buat nunjukin sesuatu yang bikin frustasi atau ngeselin. Awalnya denger kata ini dari temen-temen gamers yang suka ngomongin matchmaking rusak atau bug di game. Misalnya, 'Nih game pengker banget dah, spawn kill mulu!' Lama-lama jadi lebih umum dipake buat situasi sehari-hari juga. Lucunya, kata ini punya nuansa agak dramatis tapi tetap santai, jadi cocok buat ngeledek tanpa bikin baper.

Yang bikin unik, 'pengker' itu kayak versi lebih intens dari 'sumbang' atau 'njancuk'. Ada unsur keterkejutan plus keluhan yang bikin cocok buat jadi meme material. Di komunitas online, sering banget loh liat orang pake ini pas ngomongin plot twist anime yang ngeselin—contohnya, 'Episode terakhir 'Attack on Titan' pengker parah sih, ngebingungin!'

Apakah ada arti lain dari pengker selain dalam bahasa gaul?

4 Respuestas2025-12-05 09:17:26
Ada satu momen di perjalanan kereta ketika mendengar sekelompok remaja membahas 'pengker' dengan tawa riuh. Awalnya kupikir itu sekadar slang untuk 'pengecut', tapi setelah bertanya ke kakek di sampingku, ternyata dalam bahasa Jawa Kuno, 'pengker' berarti 'belakang' atau 'masa depan'. Mirip seperti konsep 'waktu akan berputar' dalam filosofi Jawa.

Lucu ya? Kata yang dianggap kekinian ternyata punya akar sejarah panjang. Di 'Serat Centhini', bahkan ada tembang menggunakan 'pengker' untuk menggambarkan perjalanan sunyi menuju takdir. Sekarang setiap dengar anak muda pakai kata ini, selalu terbayang bayangan antara makna modern dan kuno yang saling bertaut.

Apa arti kata memble dalam bahasa gaul Indonesia?

6 Respuestas2026-01-17 00:30:36
Pernah dengar teman ngomong 'ih, kamu memble banget sih!' dan bingung maksudnya? Aku sempet penasaran juga, sampai akhirnya ngeh setelah sering dipakai di circle pertemanan. Intinya, 'memble' itu kata slang buat ngedeskripsiin orang yang terkesan lemes, kurang semangat, atau nggak greget. Mirip kayak orang yang lagi bad mood atau males gerak. Aslinya sih berasal dari bahasa Jawa, tapi sekarang udah jadi bagian percakapan sehari-hari anak muda. Lucunya, kata ini sering dipakai dengan nada bercanda—kayak nyindir teman yang lagi rebahan seharian sambil scroll TikTok. Jadi jangan tersinggung kalau disebut memble, bisa jadi itu sekadar ice breaker!

Ada nuansa unik dari kata ini: meski terdengar negatif, konteks penggunaannya justru sering kasual dan akrab. Aku malah suka pakai kata ini buat ngeledek teman dekat yang lagi malas ngapa-ngapain. Misalnya, 'Duh, weekendnya cuma memble di kasur aja nih?' Itulah keasyikan bahasa gaul—bisa bikin obrolan terasa lebih hidup dan personal.

Kamus bahasa Jawa menjelaskan arti geblek bagaimana?

3 Respuestas2025-11-11 21:49:34
Aku sempat buka-buka kamus Bahasa Jawa lama karena penasaran, dan entri 'geblek' bikin aku ketawa sendiri—karena singkat, tegas, dan agak tajam. Menurut kamus yang kubaca, 'geblek' umumnya diberi arti sebagai kata sifat yang berarti bodoh, tidak cerdas, atau kurang akal. Penggunaan di kamus sering menulisnya sebagai padanan kata 'bodoh' atau 'tolol' dalam bahasa Indonesia, dan kadang disebut juga untuk menyindir perilaku yang dianggap konyol atau gegabah.

Dalam praktiknya kata ini fleksibel: bisa dipakai untuk menyebut sifat (misal, "wong geblek" = orang bodoh) atau dipakai sendiri sebagai celaan singkat ketika seseorang melakukan kesalahan konyol. Kamus juga mencatat nuansa tuturannya—biasanya informal, kasar, dan lebih sering dipakai dalam percakapan sehari-hari di daerah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Jadi, kalau mau pakai kata ini, hati-hati konteksnya; di ruang formal atau ke orang yang sensitif, kata ini bisa menyakiti.

Aku suka melihat bagaimana kata sederhana seperti 'geblek' memantulkan budaya bicara: ada sisi humor, ada sisi ejekan, dan ada juga keakraban saat teman saling 'ngejek' pakai kata itu. Intinya, kamus memberi dasar makna 'bodoh/tolol', tapi pemakaiannya jauh lebih kaya tergantung nada dan situasi.

Búsquedas relacionadas

Popular
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status