Begajulan Artinya

ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Start Test

Related Books

ILMU TUJUH GERBANG DEWA

ILMU TUJUH GERBANG DEWA

“Ilmu Tujuh Gerbang Dewa!” Dunia persilatan digegerkan dengan kemunculan pemuda yang mewarisi kesaktian legendaris tingkat tertinggi dunia persilatan. Namun bukan dimiliki seorang tokoh aliran putih, namun bersama seorang pemuda yang membantai atas nama dendam keluarganya yang telah dihabisi. Sebuah skandal yang melibatkan sebagian besar tokoh-tokoh aliran putih. Sepak terjangnya membuatnya digelari sebagai Pendekar Bayangan Maut, dan orang-orang dunia persilatan menganggapnya sebagai momok menakutkan dan beraliran sesat. Sampai akhirnya ia menemukan kenyataan bahwa tokoh-tokoh aliran putih itu hanya di jebak, oleh ambisi seseorang yang ingin menguasai dunia persilatan. Apakah sang Bayangan Maut dengan Ilmu Tujuh Gerbang Dewanya akan tetap menjadi seorang pembantai? Atau ia akan menjadi pahlawan bagi dunia persilatan yang sedang menghadapi bencana besar oleh sang dalang kejahatan.
9.6 174 Chapters
Terjebak Gairah Siluman

Terjebak Gairah Siluman

Wulan bukanlah gadis biasa. Sejak kecil, ia hidup dalam bayangan misteri. Tanpa tahu siapa ayah dan ibunya, dia hanya dibesarkan oleh kehangatan Ningsih, ibu angkatnya. Namun, kehangatan itu berubah menjadi bara api pembalasan dendam ketika Wulan tepat berusia 20 tahun. Di suatu malam yang mengerikan, Ningsih terbunuh di antara kegelapan pekat di hutan larangan. Wulan merasa bersalah karena merasa Ningsih mati karena dirinya, dan meminta bantuan Mbah Broto, dukun sakti yang ada di kaki Gunung Halimun, tidak jauh dari desanya. Mbah Broto menjanjikan Wulan kekuatan untuk memburu sang dedemit, namun dengan satu syarat yang sangat mahal. Dia harus menyerahkan tubuhnya kepada dukun bejat itu. Bukan sebagai pemuas nafsu, tetapi sebagai alat untuk menjalankan tugas-tugas kotornya yang berkaitan dengan alam gaib dan dunia manusia. Wulan terpaksa menggunakan setiap inci pesonanya, setiap lekuk tubuhnya, untuk mengumpulkan tumbal dan harta yang diperlukan Mbah Broto dalam ritual-ritualnya yang sesat. Ia tidur dengan para penguasa, menjerat pejabat korup, dan menghisap energi pria-pria lemah demi memperkuat Mbah Broto. Setiap sentuhan, setiap desahan yang ia berikan adalah harga yang ia bayar untuk selangkah lebih dekat menuju taring sang dedemit. Ia menjadi boneka yang sempurna, pelayan nafsu dan ambisi sang dukun, namun bara dendamnya tetap menyala terang. Kecantikan dan kemolekan Wulan menjadi umpan yang lezat, dan lama-kelamaan, Wulan mulai menikmati perannya. Apakah dia akan kelak larut di dalamnya, dan lupa niat balas dendamnya?
0 185 Chapters
DASAR BENALU!

DASAR BENALU!

Apa yang akan kamu lakukan saat pelakor hadir dalam rumah tangga? Marah? Menyalahkan diri? Meratapi kenyataan? Vienetta Kusuma memilih jalan berbeda. Tidak menuruti emosinya, dia memutuskan untuk menyiapkan rencana balas dendam. Untuk suaminya yang benalu juga Si pelakor. Dia berani menjamin setelah ini hidup mereka tidak akan bahagia sementara dia akan pergi dengan kepala terangkat. Tetapi..apakah dia mampu kembali menemukan bahagia?
9.6 18 Chapters
Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

Gadis Bau Jelantah itu Kini Bosmu

​Kematian mendadak sang ayah seharusnya menjadi duka terdalam bagi Rani yang baru berusia sepuluh tahun. Namun, air matanya tak sempat mengering ketika kebenaran yang jauh lebih kejam terungkap. Tante Riska, bibinya sendiri, merekayasa utang fiktif dan merampas paksa seluruh harta keluarganya, melempar Rani dan ibunya, Sinta, ke dasar jurang kemiskinan yang paling hina. ​Demi bertahan hidup, Sinta terpaksa berjualan gorengan menggunakan minyak jelantah sisa. Asap tengik itu menempel abadi di seragam sekolah Rani, menjadikannya sasaran empuk perundungan tanpa ampun. Dijuluki "Rani Jelantah", ia dihina, sepatunya dibuang ke selokan, uang sekolahnya dicuri, dan masa depannya nyaris dihancurkan oleh sepupunya yang licik dan arogan, Hilda. ​Namun, para penindas itu melupakan satu hal penting: kemiskinan mungkin bisa merampas rumah Rani, tapi tak akan pernah bisa menumpulkan kecerdasannya yang mengerikan. Di balik aroma tengik minyak jelantah dan telapak kakinya yang melepuh di atas aspal panas, sebuah sumpah dendam yang absolut telah lahir. Rani menolak untuk hancur. Ia akan menggunakan otak jeniusnya sebagai senjata mematikan untuk menguliti kesombongan keluarga Kusuma dari akar-akarnya. ​Gadis Bau Jelantah Itu Kini Bosmu Jilid adalah epik tentang pengorbanan darah seorang ibu, konspirasi keluarga yang keji, dan bangkitnya seorang anak dari dasar selokan. Karena balas dendam terbaik tidak butuh kepalan tangan; ia hanya butuh kecerdasan yang menolak untuk dikalahkan.
0 37 Chapters
JERAT CINTA JURAGAN TUA

JERAT CINTA JURAGAN TUA

Dunia Alma hancur ketika suaminya memilih wanita lain dan menceraikannya tanpa belas kasihan. Hidupnya berubah drastis—dari seorang istri yang dicintai menjadi seorang wanita yang harus berjuang sendiri. Dalam keterpurukannya, Alma menerima pekerjaan sebagai pembantu di rumah seorang juragan tembakau yang dikenal tegas dan berwibawa, Darsa Adiwijaya, seorang duda beranak satu. Namun, siapa sangka, di balik ketegasannya, Darsa diam-diam menaruh hati pada Alma. Hingga suatu malam, dalam remang-remang cahaya, batasan antara mereka goyah. Sentuhan tak disengaja itu mengguncang hati keduanya, memantik api yang sulit dipadamkan. Segalanya semakin rumit ketika Alma mengetahui bahwa juragan yang kini menginginkannya adalah atasan di tempat kerja mantan suaminya. Rahasia, dendam, dan gairah bercampur dalam pusaran takdir yang tak terduga. Apakah Alma akan jatuh ke dalam jerat cinta sang juragan tua? Ataukah masa lalu kembali menyeretnya ke jurang luka yang lebih dalam? “Jerat Cinta Juragan Tua” adalah kisah tentang luka, kesempatan kedua, dan api asmara yang menyala di tempat tak terduga.
10 21 Chapters
Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Ditandai oleh Bajingan yang Membuliku

Apa jadinya jika Fiora, yang selama ini hidup sebagai beta, tiba-tiba mengalami diferensiasi menjadi omega—di waktu dan tempat yang salah? Heat pertamanya datang secara tiba-tiba di sekolah, membuatnya lemah dan tak berdaya. Dan orang yang menemukannya lebih dulu adalah Reksa, alpha berandalan yang selalu membulinya. Dalam keadaan kacau, Fiora ditandai sementara oleh orang yang paling ia benci. Kini, seluruh sekolah tahu bahwa dirinya adalah seorang omega—dan lebih buruk lagi, ia berada dalam ikatan yang tak ia inginkan. Namun, semakin ia berusaha menjauh, semakin kuat tarikan antara mereka berdua.
0 52 Chapters

Apa yang dimaksud dengan begajulan artinya dalam percakapan?

6 Answers2025-10-20 18:34:10
Pernah denger kata 'begajulan' dan mikir apa artinya? Buatku kata ini simpel tapi kaya nuansa: secara garis besar 'begajulan' berarti berperilaku pamer, berusaha jadi pusat perhatian, atau bertingkah sok penting di depan orang lain.

Di obrolan sehari-hari, pemakaian kata itu bisa ringan—misal temen yang pamer koleksi figure baru atau baju limited—hingga tajam, ketika orang merasa ada yang sok-sokan demi naik sosial. Kadang juga dipakai bercanda antar teman dekat, tapi kalau niatnya untuk menjatuhkan atau mengintimidasi, konotasinya negatif.

Kalau ketemu orang yang 'begajulan', aku biasanya menilai konteks dan niat: apakah mereka memang bangga dengan usaha sendiri, atau cuma cari perhatian tanpa empati? Cara merespon bisa beda-beda; tertawa bareng kalau suasana santai, atau memberi batas kalau mulai merugikan. Menurutku, menyebut orang 'begajulan' itu lebih soal perilaku daripada karakter permanen, jadi bijaklah pakainya.

Dari bahasa daerah mana asal begajulan artinya sebenarnya?

5 Answers2025-10-20 03:04:58
Aku suka ngulik kata-kata kampung, dan 'begajulan' selalu bikin aku mikir soal asal-usulnya.

Dari obrolan di warung kopi dan reuni kampung, penggunaan 'begajulan' paling sering kutemui di daerah Jawa dan Betawi—meski tiap tempat punya nuansa berbeda. Maknanya umumnya mengarah ke perilaku pamer atau bergaya berlebihan. Bentuknya jelas berupa prefiks 'be-' dan sufiks '-an', yang khas pembentukan kata dalam bahasa Melayu-Indonesia dan beberapa dialek Jawa; akar katanya kemungkinan adalah 'gajul' atau bentuk serapan dari kata yang mirip arti 'gaya' atau 'gagah'.

Kalau ditanya pasti dari bahasa daerah mana, aku cenderung bilang asalnya campuran: dipengaruhi bahasa Jawa dan Betawi lewat percakapan sehari-hari di kota-kota besar. Bahasa lisan sering meminjam dan memodifikasi, jadilah 'begajulan' sebagai istilah slang yang kemudian tersebar. Buatku, itu menarik karena memperlihatkan bagaimana bahasa hidup—dari jalanan sampai timeline medsos—dan terus bergeser sesuai selera generasi. Aku senang tiap kali menangkap kata semacam ini, karena selalu ada cerita budaya di baliknya.

Apa sinonim yang paling cocok untuk begajulan artinya?

5 Answers2025-10-20 15:33:58
Ngomong soal kata 'begajulan', aku lebih sering menangkap nuansa 'pamer' dan 'berlagak' daripada sekadar 'sombong'.

Dalam percakapan sehari-hari, 'begajulan' biasanya dipakai buat menyorot perilaku yang cari perhatian lewat penampilan, barang, atau gaya hidup—jadi sinonim yang paling pas tergantung konteks. Kalau orangnya pamer barang atau prestasi, kata yang cocok: 'pamer', 'mempamerkan diri', atau 'menonjolkan diri'. Kalau lebih ke sikap superior dan merendahkan orang lain, 'sombong' atau 'angkuh' lebih pas. Untuk nuansa yang lebih santai dan sedikit mengejek, bisa pakai 'berlagak', 'sok', atau 'sok gaul'.

Kalau kamu butuh kata untuk tulisan formal, 'mempamerkan diri' atau 'menonjolkan diri' terasa lebih netral. Di chat santai, cukup 'pamer' atau 'berlagak'. Intinya, pilih kata berdasarkan seberapa negatif nuansa yang mau disampaikan: dari ringan ('pamer', 'berlagak') sampai berat ('sombong', 'angkuh'). Aku biasanya pakai 'pamer' dulu, baru naik ke 'sombong' kalau memang perilakunya merendahkan orang lain.

Apakah ada padanan Inggris untuk begajulan artinya?

5 Answers2025-10-20 05:58:21
Membayangkan padanan kata buat 'begajulan' bikin aku langsung kepikiran beberapa pilihan bahasa Inggris yang sering dipakai di percakapan sehari-hari.

Secara umum, padanan paling netral dan sering dipakai adalah 'to show off' atau 'showing off'—itu pas kalau maksudnya orang sengaja pamer kemampuan, barang, atau gaya biar diperhatiin orang lain. Kalau nuansanya lebih ke membual atau pamer dengan kata-kata, 'to brag' atau 'to boast' lebih tepat. Untuk gaya yang sok pede dan pamer tampilan atau sikap sombong, kata seperti 'to swagger', 'to strut', atau 'to be cocky' bisa nyampein nuansa itu. Di kalangan anak muda sekarang, 'to flex' juga populer, khususnya di medsos: 'He's flexing his new sneakers.'

Pilihannya bergantung konteks: formal vs santai, lucu vs serius, fisik vs verbal. Kalo mau kata benda, 'show-off' atau 'braggart' kerja dengan baik. Aku biasanya pake 'show off' di obrolan casual, tapi kalo lagi nulis terjemahan lebih hati-hati dengan 'brag' buat bagian yang memang soal membual. Intinya, nggak ada satu kata tunggal yang selalu sempurna—pilih sesuai warna omongan yang mau kamu sampaikan.

Bagaimana contoh kalimat yang menunjukkan begajulan artinya?

5 Answers2025-10-20 16:54:19
Gak bakal salah kalau aku bilang begajulan itu sering terasa seperti pamer yang dibuat-buat; contoh kalimat yang langsung menangkap nuansanya misalnya: 'Eh, aku sih udah kelar level rahasia itu sebelum kalian ganti senjata.' Aku sering mendengar tipe kalimat ini di grup game, dan intonasinya biasanya dibuat santai supaya terdengar seperti basa-basi, padahal jelas ingin menunjukkan keunggulan.

Contoh lain yang lebih halus tapi tetap begajulan: 'Oh, aku sih kebetulan pernah mengikuti kompetisi itu, jadi tahu sedikit trik yang kalian belum nyadar.' Di kalimat ini ada unsur 'kebetulan' yang sengaja dimasukkan supaya tetap terlihat sopan, padahal tujuannya tetap memamerkan pengalaman. Aku kadang balas pakai humor biar suasana nggak tegang, karena begajulan kalau ditanggapi serius malah bisa bikin suasana awkward.

Terakhir, untuk nada yang sinis: 'Ya, standar sih, cuma butuh sedikit usaha biar kayak aku.' Kalimat semacam ini sengaja merendahkan orang lain untuk menonjolkan diri sendiri. Kalau aku berada di posisi lawan bicara, biasanya aku coba alihkan topik atau kasih komentarnya yang meredam tanpa menyudutkan — lebih enak buat semua orang.

Kapan orang biasa memakai kata begajulan artinya dalam sehari-hari?

5 Answers2025-10-20 07:23:41
Gue sering denger orang pakai kata 'begajulan' waktu suasana santai lagi asyik, bukan waktu resmi. Biasanya kata itu dipakai buat nunjukin kalau seseorang lagi pamer, tapi dengan nuansa lebih ringan — seringnya diselingi tawa, godaan, atau julukan antar teman. Contohnya, kalau ada yang baru beli sepatu merek mahal terus pamer di grup, pasti ada yang ngetik, "Wah, jangan begajulan dong." Itu intinya: campuran antara ngeremehin pameran dan ngajak bercanda.

Di kehidupan sehari-hari kata ini muncul di beberapa situasi: di warung, di obrolan keluarga, di grup WhatsApp, atau pas nongkrong. Nada suaranya penting — bisa manja, nyinyir, atau cuma olok-olok. Kalau di lingkungan formal atau sama orang yang nggak akrab, pakai kata ini bisa dianggap kurang sopan. Aku pribadi lebih suka pakek ini buat ngejek ringan teman atau nyaut ceplas-ceplos kalau ada yang sok hebat; rasanya lebih hangat daripada kata yang kasar.

Intinya, 'begajulan' cocok buat suasana akrab dan santai. Kalau mau aman, baca dulu konteks dan nada orangnya sebelum nyaut, biar nggak salah paham; pernah lihat godaan bercanda jadi berantem gara-gara salah konteks, jadi pelan-pelan aja.

Mengapa begajulan artinya sering muncul di dialog novel?

5 Answers2025-10-20 13:31:32
Ngomong soal karakter yang suka pamer, aku punya teori kenapa begajulan sering nongol di dialog.

Pertama, dialog itu cepat dan padat; penulis sering pakai begajulan sebagai shortcut untuk kasih tahu pembaca sesuatu tentang karakter tanpa harus pakai deskripsi panjang. Misalnya, satu baris pamer bisa nunjukin ambisi, ketidakamanan, atau latar sosial si tokoh, sekaligus memicu konflik dengan karakter lain. Di novel yang pacing-nya ketat, dialog pamer lebih efisien daripada bab deskripsi panjang.

Kedua, begajulan enak dipakai buat memperjelas dinamika antar tokoh. Kalau satu tokoh sok jago, itu langsung bikin benturan: siapa yang tersinggung, siapa yang ingin menendang ego itu, siapa yang merasa tertarik. Itu sumber drama langsung. Selain itu, begajulan juga sering dipakai untuk humor—satir terhadap orang yang overcompensate—atau untuk mengungkap lapisan lain dari tokoh: banyak pamer berarti mungkin ada insecurity besar di baliknya. Aku suka momen-momen ketika dialog pamer akhirnya dikalahkan oleh tindakan sederhana; itu bikin karakter terasa hidup.

Bagaimana cara menjelaskan begajulan artinya kepada anak?

5 Answers2025-10-20 22:43:03
Ada trik main peran yang sering kubuat ketika harus menjelaskan arti 'begajulan' ke anak kecil: aku ajak mereka berpura-pura jadi dua karakter.

Pertama, kubuat satu karakter yang selalu pamer mainan, bilang 'aku paling hebat' dan suka mengambil giliran terus-terusan. Lalu kubuat karakter lain yang merasa sedih karena nggak kebagian mainan dan jadi minder. Dari situ aku tanya ke anak, 'Kalau kamu yang jadi temannya, gimana perasaanmu?' Biasanya mereka langsung tahu: tidak enak, sedih, atau kesal.

Lalu aku jelaskan dengan kata sederhana: 'Begajulan itu seperti pamer terus dan membuat orang lain jadi kecil hati.' Aku tambahkan contoh yang dekat dengan dunia mereka—misal ketika ada yang selalu menonjolkan nilai rapor atau mainan baru tanpa peduli teman lain. Aku juga selalu tutup dengan alternatif tindakan: mengajak teman main bersama, bilang terima kasih, atau bangga tanpa merendahkan orang lain. Cara ini bikin anak lebih gampang mengerti karena ada rasa empati yang muncul, jadi pelajaran nggak cuma teori tapi terasa nyata di hati mereka.

Apakah begajulan artinya berbeda antara daerah dan kota?

5 Answers2025-10-20 19:40:49
Di kampung halamanku 'begajulan' sering dipakai dengan nada yang agak tajam—biasanya untuk menandai orang yang sok berani atau suka pamer. Orang-orang di sini lebih sering mengaitkannya dengan tingkah laku yang mengganggu ritme sosial: berteriak-teriak, pamer barang mewah di pasar, atau sengaja memancing emosi orang lain. Intonasinya cenderung mengejek, dan konteksnya bisa sangat lokal; kalau tetangga bilang kamu 'begajulan', itu bukan sekadar guyonan—ada unsur teguran sosial di dalamnya.

Di kota besar maknanya bergeser sedikit. Meski inti 'pamer' masih ada, sekarang lebih sering dikaitkan dengan perilaku di media sosial: pamer gaya hidup, pamer saldo, atau bikin konten kontroversial demi views. Perilaku yang sama di kampung bisa berujung pada panggilan nama dan gosip, sementara di kota sering dianggap bagian dari budaya influencer atau sekadar cari perhatian online. Jadi ya, arti dasar mirip, tapi nuansa dan konsekuensinya berbeda. Buatku, penting membaca situasi—apakah itu sindiran serius atau cuma ledek santai—biar nggak salah tangkap dan bikin salah paham.

Related Searches

Popular Searches
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status