Menyunting

Dendam dan cinta
Dendam dan cinta
Setiap gadis akan gembira menyambut hari yang ditunggu-tunggunya seumur hidupnya, yaitu hari pernikahan. Begitu juga dengan Rania, dia sangat gembira. Karena kekasih pujaan hatinya, hari ini akan menyunting dirinya. Tapi kegembiraan Rania pupus seketika, hatinya kecewa. Hidup Rania hancur seketika, pada hari pernikahan. Kekasihnya yang ditunggu-tunggunya, Bayu tidak datang. Rania menunggu kedatangan kekasihnya, untuk menunggunya di altar. Tapi yang ditunggu tidak datang. Tidak ada yang menunggu dirinya di altar, hanya ada tatapan iba dan simpatik dari kerabat dan tamu undangan. Menatap Rania. Apa yang terjadi pada Bayu, kenapa dia tidak datang ? Apakah dia meninggalkan Rania ?
10
76 Chapters
Grup WA Keluarga Suamiku
Grup WA Keluarga Suamiku
Najwa Anastasia. Perempuan yang sudah menjadi yatim piatu semenjak ia berusia 13 tahun, dan tinggal di panti asuhan. Setelah kedua orangtuanya meninggal. Najwa di buang oleh Om dan Tantenya, yang tega meninggalkan ia di sebuah panti asuhan pada malam hari. Setelah menikah dengan Beni. Najwa merasa kebahagiaan akan datang, tapi ternyata salah. Beni justru menggangtung kan urusan finansial pada Najwa. Keluarga Beni yang ikut mengusik, rumah tangganya. Hingga sang Ibu mertua menjodohkan Beni dengan wanita cantik bernama Delia yang berprofesi sebagai pramugari. Delia Anjani. Ia adalah wanita dari keluarga kaya raya, membuat Laras mertua Najwa silau akan semua itu. Semua terbongkar dari percakapan grup WA Keluarga Beni. Betapa sakit hati Najwa melihat mereka merencanakan pernikahan Beni dengan wanita idaman mertuanya. Tapu Najwa tak tinggal diam, akankah ia bisa membuat Beni menyesal. Ternyata keluarga Delia masih ada hubungan dengan Najwa. Memori masa lalu bangkit kembali. Kekayaan itu ternyata adalah hak Najwa. Semua yang di kenakan Delia, itu seharusnya adalah menjadi milik Najwa. *Apa yang akan di lakukan Najwa pada keluarga penghianat itu?*
9
76 Chapters
Terbawa Hasrat
Terbawa Hasrat
"Kita adalah dua orang yang tak seharusnya bersama," lirih Xena pilu. Morgan menarik dagu Xena dan berdesis, "Sejak awal, kita memang sudah ditakdirkan bersama." Xena Foster terkenal dengan kehidupan glamour dan selalu berfoya-foya. Bagi Xena, dirinya tak perlu bekerja susah payah, karena selama ini gadis itu selalu mendapatkan apa yang diinginkan. Hidup Xena memang selalu menjadi idaman para gadis di luar sana. Sempurna dan tak memiliki celah kekurangan. Namun, siapa sangka semua itu berubah di kala Xena bertemu dengan Morgan Louise—sosok pria tampan yang mampu menggetarkan hatinya, bahkan membangkitkan hasrat memilikinya. Morgan telah berhasil, membuat Xena tergila-gila pada pria itu. Sayang, perasaan cinta Xena telah terjebak pada kenyataan pahit tentang Morgan Louise. Kenyataan yang telah menghancurkannya. Bagaikan di ambang jurang, mampukah Xena bertahan? *** Follow me on Instagram: abigail_kusuma95
9.9
93 Chapters
Gairah Panas sang Model
Gairah Panas sang Model
Warning 21+++ Mengandung kata-kata vulgar! Chacha yang tak percaya cinta dan sebuah hubungan dipertemukan dengan pria bernama Andrew yang sudah sangat matang dan juga tak percaya dengan cinta. Andrew yang merupakan atasannya membuat mereka mudah menjalin hubungan. Keduanya tinggal bersama tanpa ada ikatan pernikahan. Chacha dengan polemik di masa lalu yang sudah menikah namun harus berakhir karna sang suami tak bisa memuaskannya di ranjang. Namun Elang sang mantan suami kembali hadir dan bisa memuaskannya di ranjang berbeda dengan mantan suaminya beberapa tahun yang lalu sehingga membuat hubungannya dengan Andrew terancam. Padahal selama ini Andrewlah yang mampu mengimbangi dan memuaskannya di ranjang. Akankah Chacha bertahan dengan Andrew yang bisa memberikan segalanya dengan kedua anak pria itu atau malah memilih bersama Elang dan akan menyakiti keluarga baru yang dimiliki pria itu? Bagaimana dengan gairah panas yang dimiliki Chacha kepada siapakah ia akan menentukan pilihannya?
10
90 Chapters
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung
Dikira Miskin Saat Pulang Kampung
Halimah, dihina miskin oleh para tetangganya di kampung karena pulang dari Kota menggunakan motor butut. Bagaimana cara Halimah membungkam mulut para tetangganya, baca selengkapnya disini ya....
9.1
304 Chapters
Keperkasaan Tukang Kebon
Keperkasaan Tukang Kebon
Maya dan Irwan telah menikah bertahun-tahun. Rumah tangga mereka tampak harmonis dari luar—rumah mewah, karier cemerlang, dan cinta yang tak tergoyahkan. Namun, satu kekosongan terus menghantui: mereka belum juga dikaruniai anak. Irwan telah mencoba segala cara medis untuk mengatasi masalah kesuburannya, tapi hasilnya tetap nihil. Sementara Maya semakin tertekan oleh desakan keluarga dan waktu yang terus berjalan. Hingga suatu hari, seorang pria dari latar belakang sederhana datang membawa tawaran tak terduga. Pak Karyo, tukang kebon keluarga mereka yang loyal dan diam-diam mengagumi Maya, memberikan saran yang mengguncang fondasi moral dan perasaan Maya. "Kalau Ibu bersedia... saya bisa bantu Ibu dapat keturunan," ujarnya tenang, tapi penuh keyakinan. Sebuah tawaran gila... atau mungkin harapan terakhir? Di tengah konflik batin, rasa bersalah, dan godaan yang tak terelakkan, Maya harus memilih: mempertahankan kesetiaan, atau melangkah ke jalan yang tak pernah ia bayangkan... bersama sang tukang kebon.
8.3
573 Chapters

Apa Tips Editor Menyunting Kata Kata Sastra Tanpa Merusak Gaya?

4 Answers2025-10-21 05:48:51

Ada momen di mana aku sengaja menutup mata dan membaca baris-baris itu seperti pendengar, bukan pembaca.

Itu membantu aku memutuskan apa yang harus dipotong dan apa yang harus dijaga: nada penulis itu lebih penting daripada kerapian tata bahasa. Saat menyunting kata-kata sastra, aku selalu tanya pada diri sendiri apakah perubahan kecil ini masih membuat suara penulis terdengar seperti dirinya sendiri. Kalau tidak, aku cari alternatif yang mempertahankan ritme kalimat, pilihan kata unik, dan metafora yang membuat teks itu hidup.

Praktik yang kubiasakan: pertama, lakukan suntingan makro — struktur bab, alur emosi, konsistensi sudut pandang. Kedua, sunting mikro dengan memeriksa pengulangan kata, kelancaran frasa, dan tanda baca. Ketiga, baca keras-keras untuk menjaga musikalitas kalimat. Kalau perlu, simpan dua versi (asli dan disunting) supaya penulis bisa memilih. Contoh kecil: mengganti frasa yang klise dengan detail spesifik seringkali menguatkan tanpa merusak gaya. Aku selalu berakhir dengan catatan hangat ke penulis, bukan koreksi dingin, karena tujuan kita sama: membuat kata-kata itu bernapas tanpa meredam nyalinya.

Bagaimana Penulis Menyunting Merindukanmu Lirik Sebelum Rilis?

4 Answers2025-09-14 00:28:50

Gara-gara melodi itu aku jadi kepo gimana lirik 'Merindukanmu' disusun sampai rilis.

Awalnya aku bayangin penulisnya menulis baris kasar—kata-kata mentah yang penuh emosi—lalu mulai memangkas untuk menjaga ritme. Proses menyunting sering kali bukan soal mengubah makna besar, tapi memilih suku kata yang pas supaya penyanyi bisa melafalkan tanpa kejang; mengganti konsonan yang mengganggu legato, atau memotong satu kata supaya nada turun nggak tersendat. Di sisi lain, ada yang ditambah: hook yang lebih simpel, repetisi yang bikin lagu gampang nempel di kepala, atau metafora yang diganti supaya pendengar lebih mudah relate.

Enggak sedikit masukan datang dari produser dan penyanyi sendiri—kadang mereka minta agar lirik lebih personal, atau sebaliknya dibuat lebih general supaya bisa diterima banyak orang. Ada pula sentuhan akhir seperti merapikan ejaan, menyesuaikan referensi budaya, dan memastikan tiap bait punya peta emosional sebelum masuk studio. Kalau aku denger versi demo dibanding final, biasanya terasa betapa detail-detail kecil itu ngangkat keseluruhan lagu; perubahan yang terkesan sepele ternyata bikin 'Merindukanmu' bekerja lebih jujur di telinga aku.

Bagaimana Murid Menyunting Contoh Karangan Fiksi Sebelum Dikumpulkan?

2 Answers2025-10-25 10:58:29

Sebelum menekan tombol kirim, aku selalu melakukan beberapa pemeriksaan besar yang bikin tulisan terasa lebih matang.

Pertama, aku membaca dari sudut pandang pembaca — bukan penulis. Baca keseluruhan cerita dan tanyakan: apa konflik utama masih terasa? Adegan mana yang tampak mengulur waktu atau berulang? Jika sebuah scene cuma berfungsi sebagai 'menghubungkan' tanpa emosi atau informasi baru, pertimbangkan untuk memadatkannya atau menggabungkannya dengan adegan lain. Perhatikan juga irama: apakah bab-bab pendek membuat langkah cepat sementara paragraf panjang membuatnya tersendat? Pindahkan, potong, atau gabungkan supaya alurnya lebih seimbang.

Lalu masuk ke pemeriksaan karakter dan POV. Pastikan nada hati dan suara setiap tokoh konsisten. Kalau POV berganti-ganti, tandai dengan jelas dan cek apakah pergantian itu benar-benar menambah perspektif. Hati-hati dengan 'head-hopping' yang tiba-tiba: satu sudut pandang per adegan biasanya lebih aman. Untuk dialog, bacakan keras-keras untuk mengecek apakah tiap tokoh punya ritme bicara yang berbeda; dialog yang kaku biasanya butuh diselipkan gerak tubuh, reaksi, atau subteks untuk terasa hidup.

Setelah struktur dan karakter, aku turun ke level kalimat. Cari kalimat berbelit, pengulangan kata, atau kata-kata pengisi seperti 'sangat', 'agak', 'lumayan' yang sering bisa dihilangkan demi ketegasan. Perbaiki tanda baca penting—koma yang salah tempat bisa merusak makna—dan hindari kalimat pasif berlebih. Jangan lupa cek tata bahasa dasar, ejaan, dan kata-kata yang sering tertukar (seperti 'peluk' vs 'peluk'—maaf, contoh lokal; yang penting cek homofon). Preferensi format juga penting: margin, spasi, judul bab, dan catatan kaki bila ada harus sesuai instruksi guru atau format pengumpulan.

Trik terakhir yang selalu kulakukan: baca keras-keras sekali lagi dan minta satu teman untuk membaca cepat (beta reader singkat). Kadang otak kita otomatis melompati kesalahan yang terlihat jelas di layar. Simpan versi final dengan nama file yang jelas dan buat backup. Kalau sempat, istirahat sebentar sebelum final check—otak yang segar lebih jujur menilai. Setelah itu aku biasanya merasa lebih tenang mengumpulkannya, karena tahu aku sudah mengasah cerita dari urat nadinya sampai kata terakhir.

Bagaimana Cara Menyunting Novel Agar Lebih Menarik Untuk Dibaca?

3 Answers2026-01-03 14:59:04

Menyunting novel itu seperti mengukir patung dari balok kayu—kita perlu membuang yang tidak perlu dan mengasah detailnya. Pertama, aku selalu baca naskah dengan suara keras untuk menangkap ritme dan dialog yang canggung. Kalau ada kalimat yang membuatku tersandung saat dibacakan, itu pertanda perlu diubah.

Selanjutnya, aku mencari adegan yang 'jalan di tempat' atau terlalu banyak deskripsi. Misalnya, di draft pertamaku dulu, ada tiga paragraf menjelaskan ruang tamu karakter padahal tidak relevan dengan plot. Potong saja! Lebih baik fokus pada tindakan atau emosi yang menggerakkan cerita. Terakhir, aku memastikan setiap bab memiliki 'hook'—entah cliffhanger, pertanyaan, atau kejutan kecil—agar pembaca ingin terus membalik halaman.

Bagaimana Proses Menyunting Naskah Di Penerbit Besar Seperti Gramedia?

3 Answers2026-01-03 18:26:59

Naskah yang masuk ke penerbit besar seperti Gramedia biasanya melalui proses penyuntingan multi-lapis yang cukup ketat. Awalnya, naskah akan melewati tim seleksi untuk dilihat potensi komersial dan kesesuaian dengan visi penerbit. Jika lolos, editor akan memeriksa struktur cerita, konsistensi karakter, dan alur secara mendalam. Mereka sering memberikan catatan revisionis yang detail kepada penulis.

Setelah revisi dari penulis selesai, naskah masuk ke tahap penyuntingan teknis seperti proofreading, pemeriksaan fakta, dan penyesuaian gaya bahasa. Proses ini bisa memakan waktu berbulan-bulan dengan beberapa putaran revisi. Gramedia dikenal sangat menjaga kualitas, jadi mereka tidak segan menolak naskah yang dianggap belum memenuhi standar meski sudah melalui banyak penyempurnaan.

Penyunting Bagaimana Memilih Bahasa Untuk Dongeng Bergambar Bilingual?

4 Answers2025-10-14 11:38:11

Aku sempat pusing memilih bahasa untuk sebuah buku bergambar bilingual yang kuberi keponakan, karena faktor paling penting ternyata bukan cuma bahasa yang keren—tetapi siapa yang paling sering akan membacakannya.

Pertama, tanyakan siapa pembaca primer: orang tua, guru, atau anak bilingual? Kalau mayoritas pembaca dewasa adalah penutur bahasa lokal, letakkan bahasa yang mereka pahami sebagai bahasa dominan (teks lebih panjang atau di halaman kiri) supaya cerita mengalir saat dibacakan. Untuk anak usia pra-baca, gunakan kalimat singkat dan ulangan ritmis; itu membuat terjemahan terasa alami waktu dibaca nyaring. Selain itu, perhatikan urutan: di budaya kanan-ke-kiri letakkan bahasa sesuai kebiasaan baca untuk menghindari kebingungan.

Kedua, pikirkan tujuan pendidikan dan budaya. Kalau targetnya memperkenalkan kosakata baru, letakkan kata kunci yang diwarnai atau diberi fonetik di samping terjemahan. Kalau tujuanmu mempertahankan bahasa minoritas, beri porsi yang lebih besar pada bahasa itu dan gunakan catatan kecil yang menjelaskan budaya di akhir buku. Lalu selalu uji dengan keluarga nyata—membaca bersama adalah laboratorium terbaik. Aku selalu pulang dengan ide baru setelah melihat anak-anak bereaksi terhadap paruh kalimat yang lucu, jadi jangan takut mengubah posisi bahasa setelah uji coba.

Di Mana Bisa Mendapatkan Hikayat Sri Rama Edisi Suntingan Naskah?

4 Answers2025-11-24 00:47:14

Kalau mencari Hikayat Sri Rama dalam versi suntingan naskah, biasanya aku langsung mengecek katalog perpustakaan universitas atau lembaga kebudayaan. Beberapa tahun lalu, aku menemukan edisi yang cukup lengkap di Perpustakaan Nasional RI, tepatnya di bagian naskah kuno. Mereka punya koleksi digitalisasi juga, jadi bisa diakses online kalau nggak sempat datang langsung.

Selain itu, penerbit seperti Yayasan Obor Indonesia atau Balai Pustaka kadang menerbitkan ulang teks-teks klasik dengan penyuntingan akademis. Coba cek situs resmi mereka atau toko buku besar seperti Gramedia. Jangan lupa cari di platform akademik seperti ResearchGate atau academia.edu—beberapa peneliti suka membagikan suntingan naskah mereka secara gratis!

Bagaimana Editor Menyunting Bahasa Agar Flow Teks Fantasi Tetap Kuat?

5 Answers2025-10-20 20:40:19

Mimpi tentang kastil terapung membuatku berpikir tentang bagaimana editor menjaga alur teks fantasi tetap mengalir. Dalam banyak naskah yang kubaca, masalah utama bukan ide—melainkan bagaimana ide itu disajikan: terlalu banyak penjelasan sekaligus, kalimat panjang tanpa napas, dan info dump yang tiba-tiba memaksa pembaca berhenti scroll.

Seorang editor yang hebat sering memulai dari gambaran besar: apakah setiap adegan punya tujuan naratif dan emosi yang jelas? Jika jawabannya tidak, mereka akan menyarankan pemangkasan atau pemindahan. Di level kalimat, mereka memburu kata kerja lemah dan adverb yang bikin ritme tersendat, mengganti dengan verba kuat atau metafora ringkas. Pembagian paragraf juga penting—editor menata ulang supaya aksi, deskripsi, dan pikiran tokoh saling bergantian dengan mulus sehingga mata pembaca tidak lelah.

Ada teknik praktis yang sering kuberitakan ke teman pembaca: baca keras-keras atau pakai text-to-speech untuk merasakan ritme; tandai bagian yang membuatmu melambat; potong dua kalimat yang panjang menjadi beberapa pukulan. Editor juga menjaga konsistensi istilah dunia dan nada suara sehingga imajinasi pembaca tetap terkoneksi tanpa kebingungan. Intinya, editing bahasa di fantasi itu soal menjaga aliran emosional dan kognitif—membiarkan dunia tetap ajaib tanpa menjebak pembaca dalam labirin kata-kata.

Bagaimana Struktur Cerita Hikayat Sri Rama Versi Suntingan Naskah?

4 Answers2025-11-24 11:08:56

Hikayat Sri Rama versi suntingan naskah memiliki struktur yang menarik jika dilihat dari sudut pandang sastra klasik. Cerita dimulai dengan pengenalan tokoh utama seperti Rama, Sita, dan Rahwana dalam konteks budaya Melayu yang kaya.

Bagian awal biasanya memuat latar belakang kerajaan dan konflik awal, seperti pernikahan Rama-Sita atau intrik politik di Kerajaan Kosala. Unsur magis dan pewayangan sering muncul, misalnya pertarungan melawan raksasa atau intervensi dewa-dewi. Klimaksnya berpusat pada penculikan Sita dan perang besar di Lanka, diakhiri dengan penyatuan kembali Rama-Sita dan pesan moral tentang dharma. Yang unik, versi ini kadang menyelipkan episode lokal seperti kisah Hanuman mencari obat di Gunung Mahameru dengan gaya cerita rakyat Nusantara.

Apa Tips Terbaik Untuk Menyunting Manga Sebelum Diterbitkan?

3 Answers2026-01-03 17:45:25

Ada sesuatu yang magis dalam proses menyunting manga sebelum sampai ke tangan pembaca. Prosesnya tidak sekadar memeriksa kesalahan tata bahasa atau konsistensi alur, tapi juga tentang memastikan setiap panel mampu menghidupkan emosi yang ingin disampaikan. Aku selalu memulai dengan membaca naskah secara keseluruhan untuk menangkap 'jiwa' cerita, baru kemudian masuk ke detail seperti pacing dan komposisi halaman.

Hal lain yang sering kuutamakan adalah dialog. Manga yang bagus punya percakapan yang natural, bukan sekadar exposition dump. Kadang aku memotong dialog berlebihan dan menggantinya dengan ekspresi karakter atau visual storytelling. Terakhir, kolaborasi dengan artist sangat krusial—feedback dua arah sering melahirkan ide tak terduga yang memperkaya karya.

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status