Puisi Anti Bullying

Married With My Anti-fan
Married With My Anti-fan
Arzan Galen Pratama, adalah Aktor papan atas sekaligus penyanyi terkenal yang sedang naik daun. Namanya terkenal sampai ke pelosok negeri. Ia menjadi idola muda dan digilai begitu banyak kaum hawa. Berbeda dengan kebanyakan orang, Karaissya Naraya Anantiar, malah membenci Aktor Arzan. Kara adalah wanita pengangguran yang baru saja lulus kuliah. Bukannya mencari pekerjaan, ia malah sibuk menebar kebencian pada Aktor tersebut. Berawal dari terpengaruh perkataan temannya mengenai beberapa rumor buruk mengenai Aktor Arzan, membuatnya mulai tidak menyukainya. Kesuksesan Arzan membuat Kara geram dan berusaha mencari cara untuk menjatuhkan nama baik aktor besar itu. Ia mulai menebar komentar kebencian di semua sosial media milik Arzan, membentuk kelompok Anti fans dan mempengaruhi orang-orang untuk ikut membenci Aktor tersebut. Ada yang terpengaruh, tapi lebih banyak yang tidak terpengaruh sama sekali. Kara bahkan nekat memata-matai sang Aktor saat sedang liburan. Namun, mereka malah dipertemukan dalam sebuah pertemuan tak terduga yang tidak diinginkan, membuat Kara ketar ketir. Takut semua aksinya akan ketahuan orang-orang. Karena perbuatannya, Kara harus mendapat banyak masalah yang berhubungan dengan Arzan dan terjebak dalam pernikahan terpaksa dengan sang Aktor. Akankah perbuatan Kara ketahuan??? Atau malah ia semakin gencar melakukan aksinya.
Not enough ratings
13 Chapters
Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita
Istri Alim untuk CEO Anti-Wanita
"Apalagi yang kamu pikirkan, Sayang? Aku cukup bahagia bisa memandangmu dengan senyum yang tidak lari dari bibir manismu," ungkap Fariz. Salma Ashana dan Fariz Abidzar Mikamilny. Dua manusia yang bersatu dari jalur yang berbeda. Si perempuan mode santri, si laki mode CEO. Si perempuan penyabar, si laki pemarah. Giliran Fariz bercanda masalah gay, justru dianggap serius oleh Salma yang mengakibatkan drama perjodohan dan kampus. Lantas, apakah mereka bisa bersatu selamanya?
10
214 Chapters
LANTING BRUGA
LANTING BRUGA
Ambisinya menjadi Dewa Pedang menjadi lebih besar setiap waktu, meski tubuhnya mengalami kecacatan.Lanting Beruga memilih jalan paling sulit untuk hidupnya, menjadi orang paling kuat di bumi Javadwipa.Namun sebelum hari turnamen bela diri di mulai, Lanting Beruga dirasuki oleh Roh Api yang berusaha mengambil alih tubuhnya.Dari sini perjalanan Lanting Beruga telah dimulai.
9.3
1302 Chapters
Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO
Kesepakatan Hati: Ibu Pengganti Untuk Anak CEO
Kanaya diliputi perasaan bersalah tatkala tak mampu membiayai pengobatan ibunya. Biaya yang begitu besar dan donor yang langka, membuat kesempatannya untuk menyelamatkan ibunya kian menipis. Sampai akhirnya, sebuah penawaran sebagai ibu pengganti dari keluarga yang menginginkan anak pun datang kepadanya. Dengan hadiah yang begitu besar, Kanaya dapat menyelamatkan ibunya dengan mengambil tawaran itu. Namun, keputusannya itu justru membuatnya terjebak dalam pusaran cinta tersembunyi dengan Bastian, pria yang menyewa rahimnya, dan anak yang Kanaya kandung. Dan, pada titik tertentu, Kanaya mengambil keputusan yang mengubah hidupnya sepenuhnya. Dapatkah mereka berdua bergandengan tangan layaknya sepasang kekasih atau memang cinta tak harus memiliki?
9.8
477 Chapters
Pengantin Tuan Haidar
Pengantin Tuan Haidar
“Om, pengantinmu tertukar. Harusnya bukan aku, tapi kakakku Aisyah.” Andin mencoba berbicara kepada calon suami sang kakak agar ia mau membatalkan pernikahannya. “Aku tidak peduli, siapa pun yang menjadi pengantinku! Aku tidak suka kakakmu ataupun dirimu!” ucapnya dengan tegas sambil melirik sinis pada Andin. “Wah, nih orang tua belagu amat. Pantesan aja nggak laku,” gumam Andin. Andin Putri Pradipta, gadis berusia 21 tahun, harus menggantikan sang kakak sebagai pengantin dari Haidar Mannaf. Pemuda berusia 30 tahun yang mau dijodohkan hanya untuk mendapatkan harta warisan orang tuanya. Akankah Andin mampu menaklukkan seorang Haidar? Pemuda yang dingin terhadap wanita dan hanya uang yang menjadi tujuan hidup Haidar. Selamat datang di novel terbaruku. Ini merupakan spin off dari novel My Absurd Wife. Follow instagramku nyi.ratu_gesrek.
9.7
606 Chapters
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang
Tujuh Kakakku yang Super Cantik dan Lancang
Demi membalas kebaikan gurunya, David Cokro turun gunung untuk memenuhi perjanjian pernikahan dengan direktur wanita dan menemukan bahwa tujuh orang kakak kecil yang dikenalnya dulu, semuanya sudah tumbuh menjadi wanita cantik. Yang satu lebih jahat dari yang lain. Sejak saat itu dia tidak terkekang oleh wanita. Selangkah demi selangkah menanjaki puncak kehidupan. Apa? Kamu bilang kamu adalah PhD kedokteran yang kembali dari luar negeri? Maaf, aku bisa menghidupkan kembali orang yang sudah mati dan menumbuhkan daging di tulang!Apa? Kamu bilang kamu ahli akupuntur dan mahir dalam mendapatkan batu dengan harga murah? Maaf, semua ini adalah sisa dari permainanku!Apa? Kamu bilang kamu adalah ahli seni bela diri, membunuh orang dalam 10 langkah? Maaf, aku tidak punya musuh. Terserah kamu saja!Apa? Kamu bilang kecantikanmu menaklukkan dunia, bentuk tubuhmu sangat bagus, menguasai semua alat musik dan keterampilan menyanyi?Uhuk uhuk. Itu, apakah aku bisa bicara denganmu sejenak?
9.1
1654 Chapters

Siapa Penulis Resmi Lirik Anti-Hero Pada Kredit Lagu?

4 Answers2025-10-21 12:21:08

Ngomong soal kredit lagu, aku sempat bolak-balik membuka booklet album hanya untuk memastikan siapa yang tercantum.

Kalau lihat catatan resmi untuk 'Anti-Hero', nama yang muncul sebagai penulis lagu adalah Taylor Swift, dengan Jack Antonoff tercatat sebagai co-writer dan produser. Di banyak platform dan di liner notes album 'Midnights', pengkreditan ditulis sebagai Taylor Swift dan Jack Antonoff sebagai penulis lagu — yang dalam praktik modern sering berarti keduanya berbagi tugas penulisan melodi dan lirik. Namun secara naratif dan tonal, lirik terasa sangat khas Taylor, jadi banyak penggemar (termasuk aku) menganggap Taylor sebagai penulis utama lirik.

Jujur, buat penggemar yang suka mengulik detail ini, menarik melihat bagaimana kolaborasi menghasilkan sesuatu yang terasa sangat personal sambil tetap memanfaatkan kekuatan aransemen dari co-writer. Aku selalu merasa lirik 'Anti-Hero' membawa jejak langsung dari kepala Taylor, meski Jack pasti membantu menyempurnakannya.

Bagaimana Cara Menerjemahkan Lirik Anti-Hero Ke Bahasa Indonesia?

4 Answers2025-10-21 20:10:24

Aku suka tantangan menerjemahkan lagu-lagu yang punya lirik kompleks, dan 'Anti-Hero' memang penuh nuansa yang harus diperlakukan hati-hati.

Pertama, aku cari inti emosional tiap bait: apakah itu rasa malu, marah, atau sindiran pedas. Kalau sudah ketemu inti itu, terjemahan akan hidup karena bukan sekadar mengalihkan kata, tapi menyalin suasana. Selanjutnya aku bikin dua versi: versi literal untuk memastikan makna tidak hilang, lalu versi singable yang menjaga jumlah suku kata dan tekanan nada agar cocok dinyanyikan. Dalam versi singable aku sering mengganti metafora yang terlalu spesifik budaya dengan padanan Indonesia yang tetap mengena—misal ungkapan yang merujuk pada hal-hal yang cuma dikenal di negara asal diganti dengan citra lokal yang setara dampaknya.

Teknisnya aku tandai tempat-tempat penting seperti hook atau punchline supaya tetap kuat; kalau perlu kurangi kata-kata agar sinkopasinya pas. Terakhir, aku uji coba menyanyikannya pelan-pelan untuk mengecek ritme dan naturalitas, lalu minta teman yang juga nge-fans untuk denger dan kasih masukan. Prosesnya panjang tapi satisfying ketika terjemahan berhasil menyampaikan getar yang sama seperti aslinya.

Bagaimana Anda Menulis Puisi Tentang Bunga Untuk Ibu?

3 Answers2025-10-20 11:21:38

Satu cara yang sering kucoba adalah memulai dari sebuah kenangan kecil.

Aku suka membayangkan sebuah momen—misalnya tangan ibu yang membengkok menata vas bunga di meja makan, atau aroma basah dari tanah setelah ibu menyiram tanaman pagi-pagi. Dari situ aku menangkap detail sensorik: warna yang nempel di pelupuk mata, suara gesekan daun, rasa hangat cangkir teh yang diteguk sambil memandangi bunga. Detail kecil seperti itu yang membuat puisiku tidak klise karena pembaca bisa ikut berada di sana, mendengar dan mencium, bukan cuma membaca kata-kata kosong.

Langkah praktis yang kulakukan selanjutnya adalah memilih metafora yang sederhana tapi tepat: bunga sebagai senyuman, sebagai rahasia yang mengepak, atau sebagai waktu yang mekar. Aku cenderung memakai kalimat pendek bergantian dengan baris yang sedikit lebih panjang untuk memberi ritme, lalu menutup dengan sapaan langsung ke ibu—bukan sekadar nama, melainkan sesuatu yang intim seperti 'tanganmu' atau 'malammu'. Contoh baris yang sering kuulang dalam draf: 'Bunga pagi ini membawa kenangan kopi dan tawa,' atau 'kamu seperti lili, tenang namun berani.' Setelah itu aku baca keras-keras, merapikan kata yang terasa canggung sampai ritme dan emosi nyambung. Puisi terbaik menurutku adalah yang terasa seperti surat; sederhana, hangat, dan mudah dilafalkan di depan ibu. Itu yang selalu membuat mataku berkaca-kaca tiap kali kubacakan untuknya.

Bagaimana Penyair Modern Menggubah Puisi Tentang Bunga?

3 Answers2025-10-20 14:52:29

Lukisan bunga di kepalaku sering dimulai dari hal sepele: sisa kopi di gelas, bau hujan yang menempel pada pot tanah liat, atau notifikasi yang muncul di layar ponsel. Aku suka mencoba menangkap itu semua menjadi baris—bukan baris yang rapi seperti katalog botani, melainkan potongan-potongan yang ditumpuk, dipotong, dan kadang ditempel dari teks lain. Misalnya, aku pernah menulis puisi yang mengambil kata-kata dari daftar harga bibit online dan menyusunnya ulang jadi soneta modern; hasilnya aneh tapi terasa jujur, seperti bunga yang tumbuh di retakan trotoar.

Di halaman struktur, aku bermain dengan teknik: enjambment panjang untuk meniru akar yang merayap, baris pendek seperti serbuk sari, dan putih halaman sebagai ruang kosong yang sama pentingnya dengan teks. Visual juga penting—apa jadinya bunga tanpa gambar? Aku sering menggabungkan tipografi tebal, spasi, bahkan potongan foto untuk memberi tekstur. Tema ekologis masuk dengan mudah; bunga bukan cuma keindahan, tapi juga korban pembangunan dan perubahan iklim. Menulis tentang itu bikin puisiku terasa mendesak, bukan hanya dekoratif.

Yang paling menyenangkan adalah reaksi—ketika pembaca mengirim pesan bilang mereka mencium bau melati padahal aku hanya menulis tentang lampu jalan dan aspal. Itu tanda puisi berhasil memancing indera. Jadi, bagiku, menggubah puisi tentang bunga hari ini berarti merangkul kebisingan modern tanpa mengabaikan kelembutan yang sebenarnya membuat bunga menarik: kebetulan, kerentanan, dan cara kita tetap berharap meski musim berubah.

Di Mana Anda Bisa Menemukan Antologi Puisi Tentang Bunga Lama?

4 Answers2025-10-20 15:34:25

Aku senang sekali menelusuri rak-rak pudar di toko buku bekas ketika mencari antologi puisi bertema 'bunga lama'.

Mulai dari toko-toko kecil di sudut kota sampai pasar buku Minggu pagi, tempat-tempat itu sering menyimpan koleksi tak terduga: antologi lokal, cetakan tua, bahkan buletin komunitas yang memuat puisi bertema flora. Coba cari di perpustakaan daerah atau Perpustakaan Nasional (Perpusnas) dengan kata kunci seperti 'bunga', 'puisi', 'antologi', atau nama-nama penyair yang memang suka memakai citra bunga—misalnya kamu bisa menemukan karya-karya Sapardi Djoko Damono dalam kumpulan seperti 'Hujan Bulan Juni' yang penuh metafora alam.

Selain itu, jangan remehkan toko buku indie, zine kecil, dan penerbit lokal; mereka suka menerbitkan antologi tematik yang tidak dipasarkan luas. Kalau aku menemukan buku seperti itu, rasanya seperti menemukan surat cinta lama—penuh bau kertas dan memori. Selamat berburu, semoga kamu dapat sampul pudar dengan puisi yang membuat hati bergetar.

Apa Ciri Utama Puisi Elegi Adalah Penggunaan Bahasa Bagaimana?

4 Answers2025-10-20 12:09:05

Ada hal yang langsung kusadari setiap kali membaca elegi: bahasanya cenderung melankolis namun terkontrol. Aku sering tertarik pada bagaimana penyair memilih kata-kata yang sederhana tapi bermuatan—bukan melulu runtuhan metafora yang rumit, melainkan pilihan kata yang menimbulkan keheningan. Dalam elegi, kata sering dipadatkan sehingga tiap frasa membawa beban emosi; ada ritme lirikal yang mengalun perlahan, di mana jeda dan pengulangan berfungsi seperti napas yang menahan duka.

Gaya bahasa juga sering bersifat personal dan langsung, meski bisa memakai citraan universal—langit, malam, sungai—sebagai cermin kehilangan. Aku merasakan penggunaan apostrof (panggilan pada yang tiada) dan pertanyaan retoris yang membuat pembaca diajak berduka bersama. Intinya, elegi memadukan kesedihan personal dengan estetika bahasa yang membuat rasa kehilangan terasa indah sekaligus mengena, dan itu selalu membuat aku berhenti sejenak saat membaca.

Struktur Puisi Elegi Adalah Seperti Apa Dalam Analisis Sastra?

4 Answers2025-10-20 15:53:18

Ada sesuatu yang selalu menarik perhatianku tentang elegi: ia seperti percakapan yang berbisik antara penyair dan ketiadaan.

Dalam pengamatan aku, struktur elegi klasik biasanya bergerak melalui tiga tahap dasar—ratapan, pujian, dan penghiburan—namun bukanlah pola kaku. Pada bagian awal penyair sering membuka dengan ekspresi kehilangan yang intens, menggunakan citraan kuat dan pertanyaan retoris untuk menyoroti kekosongan. Di bagian tengah, nada bisa beralih menjadi reflektif atau dokumenter: kenangan tentang almarhum, pencatatan sifat-sifat mereka, atau pengakuan dosa dan penyesalan. Akhirnya ada upaya mencari penghiburan, entah lewat nasihat moral, pemaknaan ulang kematian, atau pengakuan tentang kelangsungan hidup dalam ingatan.

Secara formal aku perhatikan bahwa elegi dapat memanfaatkan bentuk metrum tradisional—seperti pasangan elegiak pada tradisi klasik—atau justru memilih bentuk bebas dengan repetisi, enjambment, dan refrains untuk menekankan kehilangan. Yang membuat elegi berkesan bagi aku adalah pergeseran tonal: dari kepedihan ke penerimaan, walau penerimaan itu sering terasa pahit dan ambigu. Itu selalu meninggalkan rasa intim, seperti menerima surat dari teman yang sedang meratapi dunia, dan aku suka sekali merasakannya.

Sejarah Puisi Elegi Adalah Mulai Kapan Dalam Sastra Indonesia?

4 Answers2025-10-20 03:11:49

Bayangkan sebuah nyanyian duka yang menempel di bibir masyarakat nusantara jauh sebelum kata 'puisi elegi' dipakai — itulah akar yang sering kulacak saat membahas sejarah elegi dalam sastra Indonesia.

Dari sudut pandang tradisional, bentuk-bentuk ratapan dan lagu duka sudah ada sejak lama dalam budaya lisan: tangis pengantar pemakaman, kidung-kidung Jawa, nyanyian para pelayat di Sumatera, atau syair dan pantun yang memuat unsur kehilangan. Itu berarti nuansa elegis hidup berabad-abad dalam praktik budaya; ia bukan sesuatu yang tiba-tiba muncul bersamaan dengan buku cetak. Namun, istilah elegi dan bentuk puitik modernnya lebih jelas muncul ketika tradisi lisan bertemu sastra bertulis dan pengaruh luar.

Dalam periode modernisasi sastra Melayu-Indonesia, terutama sejak akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20 ketika karya-karya mulai dicetak dan ide-ide romantisme Eropa meresap, nuansa elegi mulai terstruktur sebagai genre puitik: puisi yang secara sadar meratapi kematian, kerinduan, atau kehancuran. Nama-nama modern seperti Amir Hamzah, Chairil Anwar, lalu generasi sesudahnya seringkali menulis puisi berbahasa Indonesia yang memuat rona elegis secara eksplisit. Jadi, kalau ditanya mulai kapan—akarnya kuno dan oral, tapi sebagai bentuk sastra yang dikenali secara modern, ia menguat pada awal abad ke-20. Aku selalu merasa menarik bagaimana tradisi lama itu kemudian menyatu dengan ekspresi personal modern, menciptakan elegi yang kita baca sekarang.

Bagaimana Teknik Pengungkapan Puisi Elegi Adalah Yang Efektif?

4 Answers2025-10-20 05:46:15

Ada sesuatu magis ketika elegi dibacakan pelan-pelan.

Aku sering mencoba memecah teknik pengungkapan elegi ke dalam beberapa lapis: suara, detail konkret, dan ruang sunyi. Suara di sini bukan cuma nada sedih; itu pilihan kata, irama baris, dan siapa yang ‘berbicara’—apakah itu aku yang langsung meratap, atau persona yang mengamati dari jauh. Mengunci suara yang konsisten membuat pembaca percaya dan merasa diundang masuk.

Detail konkret adalah jantungnya. Daripada bilang 'aku sedih', lebih efektif menyebutkan benda kecil—seperti cangkir yang tak lagi dipakai atau jas yang tergantung—yang membawa beban memori. Baris pendek, jeda, dan enjambment bisa memaksa pembaca menarik napas di tempat yang tepat; itu membuat kehilangan terasa nyata. Aku kerap menaruh satu metafora kuat yang berulang sebagai pengikat emosional.

Terakhir, jangan takut menggunakan keheningan: baris kosong, jeda panjang, atau mengakhiri dengan citra yang tidak tuntas bekerja seperti gema. Baca lagi puisi setelah istirahat; kadang porsi kata yang dikurangi malah membuat elegi lebih tajam. Ini cara-cara yang sering kusukai dan pakai—hasilnya, elegi terasa seperti obrolan lembut dengan memori yang tak bisa disembunyikan.

Bagaimana Puisi Sapardi Menggambarkan Tema Kerinduan?

4 Answers2025-10-14 21:12:49

Puisi-puisinya selalu membuatku terdiam. Aku ingat pertama kali membaca 'Aku Ingin' sambil menyesap kopi dingin—bahkan cara dia menulis kata-kata sederhana itu terasa seperti napas yang lama tersimpan. Sapardi tidak memaksa pembaca untuk memahami rindu lewat metafora berat; dia menaruh rindu pada benda-benda sehari-hari, pada gerak matahari dan hujan, sehingga rindu terasa sangat mungkin dan dekat.

Bahasanya minimalis tapi padat; baris pendek, jeda yang ditinggalkan antarbaris, dan pengulangan sederhana seperti pengulangan napas membuat perasaan itu bergema. Dalam 'Hujan Bulan Juni' misalnya, rindu hadir lewat suasana, lewat kesunyian hujan yang seolah menyimpan suara yang tidak pernah diucapkan. Semua itu menciptakan rasa kurang—sebuah ruang yang menuntut kembalinya sesuatu—tanpa perlu meneriakkan emosi.

Bagiku, membaca Sapardi seperti menelusuri rumah yang penuh kenangan; setiap sudut menyimpan bayangan seseorang. Itu rindu yang lembut, tidak dramatis, namun menancap jauh. Aku sering menutup buku dengan perasaan hangat sekaligus getir, merasa dia sudah menulis apa yang sering aku tak mampu ucapkan.

Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status