Kata Obvious Artinya Apa Dalam Bahasa Indonesia?

What does 'kata obvious' mean when translated from English to Indonesian? Context: translating dialogue or slang in web novels and fics. It confuses readers.
2025-11-05 09:07:56
213
Share
ABO Personality Quiz
Take a quick quiz to find out whether you‘re Alpha, Beta, or Omega.
Start Test
Write Answer
Ask Question

4 Answers

Best Answer
Bryce
Bryce
Favorite read: DISINGENUOUS.
Helpful Reader UX Designer
In Indonesian, 'kata obvious artinya' asks for the translation of the English adjective 'obvious.' It translates most directly to 'jelas' or 'nyata,' meaning clear, evident, or plain. For instance, if a plot twist is heavily foreshadowed, a reader might call it 'jelas' before the reveal. That reminds me of a book called 'Making an Example Of,' which starts with a premise that seems straightforward but then subverts expectations in a pretty clever way, playing with what the characters and readers assume is obvious from the beginning.
2026-07-18 21:44:29
42
Theo
Theo
Favorite read: Ditipu Mertua dan Suami
Book Scout Consultant
Waktu aku lagi baca subtitle film, kata 'obvious' sering muncul dan selalu bikin mikir soal padanan bahasa. Intinya, 'obvious' dalam bahasa Indonesia paling sering diartikan sebagai 'jelas' atau 'terlihat jelas'. Tapi kalau dilihat lebih dalam, ada beberapa lapisan: ada yang sekadar deskriptif — 'terlihat/terlihat jelas' — dan ada yang bernada evaluatif atau sinis, seperti 'terlalu jelas sampai mengganggu'.

Dalam terjemahan formal atau tulisan, aku biasanya memilih 'jelas' atau 'nyata'. Contoh sederhana: 'It was obvious she was upset' bisa jadi 'Jelas dia kesal' atau 'Terlihat jelas dia sedang kesal'. Kalau nuansa ingin lebih halus, 'tampak' atau 'nampak' juga bekerja. Sementara kalau konteksnya menunjukkan sesuatu yang sangat mencolok, 'mencolok' atau 'terang-terangan' terasa lebih pas.

Oh ya, kalau ada bentuk keterangan seperti 'obviously', padanan yang baik sering kali 'tentu saja', 'sudah jelas', atau 'jelasnya'. Perhatikan nada bicara dan audiens; itu pengaruhi pilihan kata. Aku suka memperhatikan hal-hal kecil seperti ini karena bikin terjemahan atau percakapan jadi lebih hidup.
2025-11-06 12:38:21
15
Rebekah
Rebekah
Favorite read: Power of Obliviousness
Ending Guesser Nurse
Buatku kata 'obvious' itu sederhana tapi serbaguna — inti maknanya dalam bahasa Indonesia adalah 'jelas' atau 'nyata'. Aku sering pakai kata ini waktu ngobrol supaya pendapatku langsung kena: misalnya, 'It was obvious he was lying' terjemahannya bisa jadi 'Jelas dia berbohong' atau 'Terlihat jelas dia berbohong'. Dalam keseharian orang juga sering memilih kata 'terlihat', 'nampak', atau 'mencolok' tergantung konteksnya.

Kadang 'obvious' membawa nuansa negatif kalau dipakai untuk menunjukkan sesuatu yang seharusnya tidak perlu dijelaskan, semacam bilang, "Ya ampun, itu kan obvious." Dalam situasi itu terjemahannya bisa lebih tajam: 'sangat jelas sampai nggak perlu dijelaskan', atau 'sudah ketok palu'. Di lain waktu ia hanya netral: 'obvious solution' = 'solusi yang jelas'. Bedanya halus: apakah pembicara ingin menegaskan sesuatu, meremehkan, atau sekadar mengamati.

Kiat praktis: kalau kamu menerjemahkan kalimat dengan 'obvious', tanya dulu apakah penekanan yang diinginkan lebih ke 'mudah dilihat', 'sudah jelas', atau 'mencolok/terlalu jelas'. Pilih 'jelas' untuk aman, 'terlihat' untuk deskriptif, atau 'mencolok' kalau ingin menonjolkan fitur yang kasatmata. Aku suka cara simple itu karena langsung bikin terjemahan terasa alami.
2025-11-07 19:19:33
2
Hannah
Hannah
Insight Sharer Chef
Intinya, 'obvious' itu paling gampang diterjemahkan ke bahasa Indonesia sebagai 'jelas' atau 'nyata', tapi penggunaannya punya nuansa yang perlu diperhatikan. Aku sering mengingatnya lewat contoh singkat: "It was obvious he was tired" = "Sudah jelas dia capek" atau "Terlihat dia capek". Kalau kamu ingin memberi tekanan bahwa sesuatu terlalu gampang dilihat sampai terasa menjengkelkan, bisa pakai ungkapan seperti 'sangat jelas' atau 'terlalu jelas'.

Perbedaan praktis yang aku pegang: pakai 'jelas' kalau mau aman dan netral, 'terlihat' kalau mau deskriptif, dan 'mencolok' atau 'terlalu jelas' kalau ingin menekankan aspek yang sangat menonjol. Dalam percakapan sehari-hari, orang juga sering menyelipkan nada sarkastik dengan kata itu; jadi perhatikan intonasi. Aku sendiri kadang sengaja memilih padanan yang lebih halus agar tidak terkesan menghakimi — itu terasa lebih ramah menurutku.
2025-11-10 16:58:25
13
View All Answers
Scan code to download App

Related Books

Related Questions

Kata obvious artinya apa dalam terjemahan formal?

4 Answers2025-11-05 03:50:57
Buatku, kata 'obvious' paling sering kuberikan terjemahan formal sebagai 'jelas' atau 'nyata'. Dalam situasi resmi—misalnya laporan, surat resmi, atau dokumen akademik—kata 'obvious' biasanya diterjemahkan menjadi 'jelas', 'terlihat jelas', atau 'nyata'. Pilihan tepat bergantung pada konteks: kalau yang dimaksud hasil atau fakta yang bisa dibuktikan, saya cenderung pakai 'nyata' atau 'terbukti'; kalau cuma penilaian yang kuat tapi masih subjektif, 'jelas' atau 'nampak jelas' terasa lebih netral. Contoh kalimat formal: "Adalah jelas bahwa metodologi perlu diperbaiki" atau "Dapat dianggap nyata bahwa variabel X memengaruhi hasil". Aku suka menyelipkan frase yang menghaluskan jika teksnya sangat formal—misalnya 'dapat dianggap jelas' atau 'terlihat dengan jelas'—karena 'obvious' di bahasa Inggris bisa terdengar lebih kasar atau tegas jika diterjemahkan langsung jadi 'jelas' tanpa nuansa. Di ruang hukum atau diplomasi, kehati-hatian itu penting: kata yang terlalu kuat bisa mengubah muatan pernyataan. Dari pengalamanku, memilih padanan yang tepat itu seperti memilih warna yang pas untuk mood dokumen; kecil tapi berpengaruh, dan itu bikin puas kalau pas.

Sinonim yang cocok menggantikan obviously artinya dalam bahasa umum?

5 Answers2025-11-07 05:36:59
Untuk menggantikan kata 'obviously' dalam bahasa sehari-hari, aku sering pakai kata-kata seperti 'jelas', 'jelas sekali', 'sudah jelas', atau 'tentu saja'. Dalam percakapan santai aku suka menggunakan 'udah jelas' atau 'udah pasti' karena terasa alami dan cepat, sedangkan kalau menulis formal aku pilih 'jelas' atau 'tentu saja' agar nada tetap sopan. Kalau mau memberi nuansa sedikit lebih kuat, 'pasti' atau 'tanpa ragu' bekerja bagus — misalnya: "Dia pasti datang" atau "Itu jelas salah". Di sisi lain, kalau ingin terdengar agak melemahkan (lebih hati-hati), 'nampaknya' atau 'kelihatan' bisa dipakai: "Nampaknya dia terlambat". Intinya, pilih sinonim sesuai konteks: informal vs formal, tegas vs ragu. Aku biasanya menimbang siapa lawan bicara sebelum menentukan kata mana yang paling pas, dan itu bikin komunikasi terasa lebih natural dan efektif.

Penutur menjelaskan perbedaan obviously artinya dan clearly artinya?

5 Answers2025-11-07 06:29:02
Kadang-kadang aku suka membongkar nuansa kata-kata kecil yang sering dianggap sama, dan 'obviously' dan 'clearly' itu salah satunya. Secara dasar, kedua kata itu berarti sesuatu seperti 'jelas' atau 'dengan jelas', tapi nuansanya berbeda: 'obviously' sering dipakai ketika pembicara menganggap sesuatu itu sudah jelas bagi semua orang atau seharusnya sudah diketahui — jadi terasa agak asumtif atau kadang sedikit sinis. Contoh: "Obviously, kamu sudah selesai tugas itu" bisa terdengar seperti menegur. Sebaliknya, 'clearly' lebih menekankan bukti atau penjelasan yang membuat sesuatu jadi terang; itu lebih netral dan lebih cocok untuk menunjukkan hasil observasi atau alasan, misalnya: "Clearly, angkanya menunjukkan peningkatan". Dalam percakapan sehari-hari aku sering pakai 'clearly' kalau mau terdengar rasional dan sopan, sedangkan 'obviously' sering muncul ketika aku bikin komentar singkat atau bercanda, dan kadang malah terasa lebih tegas. Di tulisan formal, 'clearly' biasanya lebih aman karena membawa kesan objektif. Aku jadi lebih hati-hati memilihnya kalau mau menyampaikan sesuatu tanpa bikin orang tersinggung, dan itu selalu terasa seperti seni kecil dalam berbahasa buatku.

Kata mundane artinya sinonim apa yang umum digunakan?

1 Answers2025-11-04 02:01:42
Kata 'mundane' biasanya gue terjemahkan sebagai sesuatu yang 'biasa' atau 'sehari-hari', tapi ada lapisan makna yang asyik buat digali. Secara umum, 'mundane' dipakai untuk menyampaikan kesan sesuatu yang umum, tidak istimewa, atau prosaik—intinya jauh dari sensasi atau keajaiban. Dalam bahasa Indonesia yang sering dipakai sebagai sinonim ada: 'biasa', 'sehari-hari', 'umum', 'duniawi', 'biasa-biasa saja', 'membosankan', 'prosaik', dan kadang 'klise'. Di sisi bahasa Inggris juga ada banyak padanan seperti ordinary, commonplace, everyday, prosaic, banal, humdrum, pedestrian. Pilihan sinonim tergantung nuansa yang mau disampaikan: netral atau bernada mengejek. Kalau mau membagi menurut nuansa, gue biasanya pake daftar singkat ini: netral — 'sehari-hari', 'biasa', 'umum'; negatif/mengejek — 'membosankan', 'tak istimewa', 'klise'; kontekstual/literer — 'prosaik' atau 'duniawi'; khusus untuk genre fantasi — 'non-magis' atau 'duniawi' untuk menandakan hal yang ada di dunia biasa, bukan di dunia supernatural. Contoh penggunaan yang simpel: "Ritme kerja kantor itu terasa begitu mundane" (di sini nyaris sinonim dengan 'membosankan' atau 'sehari-hari'), atau dalam konteks fantasi: "Tokoh utama harus kembali ke kehidupan mundane setelah petualangan" (di sini maksudnya adalah kehidupan non-magis, biasa). Jadi penting untuk memilih kata yang cocok dengan nada kalimat. Gue sering nemuin kata ini dipakai dalam obrolan tentang film, anime, atau novel untuk membandingkan momen rutin dengan momen spektakuler. Misalnya, dalam beberapa slice-of-life atau bagian interlude di cerita fantasy, penulis sengaja menonjolkan aspek 'mundane' supaya kontrasnya dengan kejadian besar lebih terasa. Kalau mau referensi budaya pop, adegan-adegan di sela-sela petualangan di 'Mushishi' atau momen tenang di 'Barakamon' itu seringkali memanfaatkan nuansa 'sehari-hari' yang punya daya tarik sendiri — bukan selalu negatif, kadang justru membuat cerita terasa lebih manusiawi. Di sisi lain kalau orang mau mengkritik sesuatu yang terlalu klise, mereka bakal bilang itu 'mundane' dengan konotasi agak sinis. Buat penggunaan sehari-hari, kalau lo mau kata yang paling aman dan sering dipakai orang Indonesia: pakai 'sehari-hari' atau 'biasa'. Kalau mau agak tajam atau mengejek, pilih 'membosankan' atau 'klise'. Dan kalau konteksnya membandingkan dunia biasa dengan dunia magis, 'duniawi' atau 'non-magis' bisa ngena. Aku pribadi suka nuansa 'sehari-hari' karena terasa hangat dan realistis—kadang hal yang mundane itu justru sumber momen-momen kecil yang paling berkesan.
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status