Jalan Hidup Kita
"Menjijikkan!"
Sebuah suara menginterupsi pembicaraan Ayah dan Anak, dua orang pria itu terkejut melihat tamu yang tidak diundang menatap mereka nyalang.
Mia benar-benar tidak mengerti, kenapa ada orang serakus seperti Paman dan Sepupunya yang tega berbuat tidak adil kepada keluarga sendiri. Mia, bahkan pernah terpedaya dengan mulut manis pamannya hingga dirinya menandatangani lembaran kertas. Sampai akhirnya Mia mengerti itu adalah berkas pengalihan harta warisan. Mia bahkan tidak bisa membuat pembelaan karena uang diatas segalanya, hukum tunduk pada uang. Begitulah yang Mia alami tapi perempuan itu yakin bahwa keadilan masih bisa dia dapatkan suatu saat nanti.
Hot Chapters