Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Setengah Kilo Nasi Aking Untuk Anakku

Setengah kilo nasi aking untuk anakku adalah novel tentang kehidupan sebuah keluarga yang hidup digaris kemiskinan. setelah sang suami harus diberhentikan dari pekerjaannya, mereka benar-benar terpuruk. Dan mereka bekerja serabutan. Hardi, lelaki yang telah membersamainya selama hampir kurang kebih tujuh tahun bekerja sebagai kuli cangkul disawah. sedangkan Hanum tak pernah tinggal diam. Ia membantu mencari uang sebagai buruh cuci setrika dari rumah kerumah. Meskipun kehidupan mereka pas-pasan, namun keluarga mereka adalah contoh keluarga bahagia. selalu bersyukur dan tak pernah mengeluh sedikitpun. Mereka menjalani hari-hari dengan penuh kebahagiaan. Namun ... kebahagiaan Hanum tak berlangsung lama. Disinilah awal dari semua penderitaan yang dialami oleh Hanum dan kedua Anaknya ...! Penderitaan yang bagaimana yang dialami oleh Hanum ...? Yuk ikuti kisah selanjutnya ... !
Romansa
102.8K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
The Realtor and My Fiancé

The Realtor and My Fiancé

While visiting a property development with my fiancé to buy our first home, I ran into a two-faced real estate agent.   She showered my fiancé with compliments, praising him for being young and successful enough to afford a Rolls-Royce.   Then, she suggested I was a fake socialite with a knockoff designer bag, implying that I was just using my charms to snag a free house.   When she found out the property was meant to be a marital home, her voice grew loud enough for everyone nearby to hear.   “I just think the sugar daddy who bought you those two properties last time treated you pretty well!” “Oh, wait. Miss Gwen, don’t you have several sugar daddies? Do they all know about each other?”   I chuckled. What she didn’t know was that my “sugar daddies” were my godfathers and I really was a socialite.   The kicker, though, was that my so-called wealthy fiancé wasn’t rich at all. In fact, he was just a scholarship student I had been financially supporting!
Baca
Tambahkan
My Sentence for Her Crime

My Sentence for Her Crime

I did three years in prison for my wife, Lilian Parson. The day I got out, she handed me an envelope for her company's grand opening. Inside was a single dollar bill. For a second, I thought it was a mistake. Then I saw her colleague, Nathan Ramsey, holding his envelope—his also contained a single dollar. Relieved, I pushed my doubts aside. I smiled, stood by Lilian's side through the entire ceremony, the picture of a proud, supportive husband. That night, scrolling through Instagram, I saw Nathan's latest post. A photo of a check. [Congratulations to Lilian Parson on the grand opening! So generous—100 million as a gift!] The comments section exploded with envy and blessings, congratulating him and "the boss" on finally becoming a couple. Lilian offered no explanation. Instead, she hurried to draw a line between us. "You just got out of prison," she said coolly. "It's not a good look to go public right now. Let's keep our marriage a secret. In front of others, just call me your boss." Then she turned around and liked Nathan's post. I wiped the tears from my eyes, picked up my phone, and dialed the number of her greatest rival. "From now on, I work for you," I said.
Baca
Tambahkan
Terjerat Pesona Kakak Tiriku

Terjerat Pesona Kakak Tiriku

Saat ibunya menikah lagi, Adnessa Aisy, 22 tahun, dihadapkan pada pesona kakak tirinya, Axelio Hansel. Ketika perasaan terlarang mulai tumbuh, haruskah Adnessa menjauh demi keutuhan keluarga atau mengikuti cinta terlarang yang mengancam segalanya?
Young Adult
104.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
Betray Me, and You’re Dead

Betray Me, and You’re Dead

Ode to the NightingaleFeel-Good StoryMistress
My husband, Luca, had a childhood sweetheart named Sophia. Years ago, during a brutal gang shootout, Sophia shielded him from the worst of the bloodshed, and since then, she had suffered from severe PTSD. Because of that, Luca would push aside family business every year and fly to our estate on a secluded island off the coast of Sicily to spend three months “helping her recover.” “Victoria, she lost her mind because of me,” he told me. “I’m responsible for her. I hope you can be magnanimous.” So, I nodded. And eventually, I got used to the fact that every year, my husband would disappear for three months to fulfill what he called a moral obligation. That was until the day I flew in without warning to inspect the family’s money-laundering network on that island and saw him. In the town square, under the bright Mediterranean sun, Luca was standing there with a five-year-old boy by his side. “Papa, how long do we have to hide on this island?” the child asked. “I want to go to New York. I want to see the Empire State Building.” Luca laughed gently and scooped him up in his arms. With his other hand, he held Sophia’s. “Antonio, be good,” he said affectionately. “Papa’s position is… complicated. When you turn eighteen and pass the family’s initiation ceremony, I’ll kill that woman and her dead old man. Then, I’ll take you back to New York to inherit the entire Corleone family.” I stood in the shadows, unseen. Slowly, I lit a cigarette. The smoke curled around me as their voices drifted over, the conversation getting more vicious as it went. Sophia leaned into his chest, her tone sweet and coy. “Luca, I’ve been with you for seven years without a name or a title. How much longer are our son and I supposed to live like ghosts?” Luca sighed. “I don’t have a choice. The old man in the Corleone family is still alive. I married Victoria just to get her territory. Don’t worry. I’ve been adding something to her milk every day. She’ll never get pregnant in this lifetime. My family bloodline will only continue through you.” The last thread of reason in my mind snapped. In the six years of marriage we shared, I had been infertile. I’d taken countless hormone injections to stimulate ovulation. I’d knelt in church and prayed more times than I could count. Yet, all along, the devil poisoning me was my own husband. The initial shock faded quickly into rage. I crushed out my cigarette and pulled out my phone. Then, I dialed my uncle, the family’s clean-up man. “Uncle Rocco,” I said calmly, “Luca betrayed me. He betrayed the family. Order a coffin in the finest black walnut for me, and make it large, large enough to fit a family of three.”
Cerita Pendek · Mafia
5.7K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
TIBA-TIBA DILAMAR

TIBA-TIBA DILAMAR

Dulu, Nura pernah menyukai Reza dan berencana mengungkapkan perasaannya sebelum lelaki itu pindah ke luar negeri. Namun, sebelum sempat berbicara, Reza justru memperkenalkan kekasihnya, menghancurkan hati Nura. Seiring waktu, luka di hati Nura mulai sembuh berkat kehadiran Dito—rekan kerjanya yang selalu menunjukkan perhatian lebih dari sekadar teman. Saat Nura mulai membuka hatinya untuk Dito, Reza tiba-tiba kembali setelah bertahun-tahun dan, bersama keluarganya, datang melamarnya. Apa yang sebenarnya terjadi? Akankah Nura menerima lamaran Reza, lelaki yang dulu pernah ia cintai? Ataukah ia akan memilih Dito, yang kini mengisi hatinya dengan ketulusan?
Romansa
101.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Siksaan Dari Tunangan Kakakku

Siksaan Dari Tunangan Kakakku

"Ini perintah! aku ingin menikah denganmu karena suatu alasan, ini tidak melibatkan perasaan yang membuatmu berdebar-debar, kamu pikir kamu siapa?" ucap Ronald, terdengar serius dan memaksa sekaligus meremehkan. "Pernikahan tidak bisa disamakan dengan pekerjaan, Pak. Anda tidak bisa memerintah sesenaknya untuk alasan apapun agar orang menikah, apalagi anda tidak benar-benar mengenal saya" Nadin masih bisa protes. "Jadi kau tidak mau?" Ronald berdiri dan menghampiri Nadin. "Iya, Pak. lagi pula alasan apa yang membuat anda tiba-tiba ingin menikah dengan saya, Pak?" Tanya Nadin, meski ia sudah bisa membaca alasannya, ia hanya ingin mengulur waktu. "Karena aku ingin melihatmu menderita setiap hari di depan mataku" ucap Ronald tepat di hadapan Nadin, itu seperti sebilah pisau yang menggerogoti lehernya, rasanya Nadin ingin menangis mendengarnya, tapi tidak semudah itu membuang-buang air mata untuk orang yang sedang emosi. 'kejam sekali! Harus semenderita inikah, anak dari wanita yang berselingkuh?' ucapnya dalam hati, ia menelan ludahnya dengan kesal. "Maaf, Pak. Saya tidak bisa!" Ucap Nadin tegas, tak ingin diganggu gugat.
Romansa
102.1K DibacaOngoing
Baca
Tambahkan
Reborn to Wreck My Ex and His Sidepiece

Reborn to Wreck My Ex and His Sidepiece

On my birthday, my boyfriend ditched his childhood friend's desperate call to be with me. Devastated by his rejection, she spiraled into depression and ended her life. Heartbroken, he proposed to me beside her body. "I've already lost Giselle. I can't lose you, too." I said yes, moved by his grief and sincerity. But on our wedding night, he turned on me, hacking me with a knife. "You vile woman! Giselle died because of you. Time to feel her pain!" As I bled out, the girl waltzed back, saying she'd faked her death to spook him. Overjoyed, he pointed at my corpse. "Thank God, you're alive. This wretched woman is gone, and we're free to be together." They looted my wealth for their lavish wedding and happy life. When my eyes snapped open again, I was back on that fateful birthday.
Baca
Tambahkan
Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

Anak Kembar yang Kau Tinggalkan

"Anak saya baru berusia enam belas tahun, dan dia hamil! Saya minta pertanggungjawaban nak Diaz!"  Seorang lelaki berumur kisaran empat puluh tahun terduduk dengan wajah kusut dan tatapan penuh luka juga kecewa. Karena anak gadisnya yang selama ini dia jaga telah terenggut kesuciannya oleh kakak kelas di sekolahnya. "Anak saya menghamili putri, Anda?" Ibu dari Diaz tersenyum smrik dengan tatapan meremehkan. Dia tidak akan menyangkal, sebelumnya Diaz memang sudah mengakui kesalahannya yang menodai seorang gadis demi taruhan bersama teman-temannya. Ibu Diaz menatap gadis muda yang terduduk dengan kedua tangan gemetar, saling mengait dan bertumpu di paha. wajahnya kusut dengan mata sembab. Penampilannya begitu sederhana, memakai kaus pendek dengan bawahan rok selutut. Rambutnya sebahu yang tergerai semrawut, namun tidak mengurangi aura cantik dan manisnya.  "Baik, kami akan bertanggung jawab!" Ibu Diaz mengambil sebuah amplop dari dalam tas yang sudah dia siapkan.  "Amplop ini berisi uang dengan jumlah yang tidak sedikit. Saya memberikannya secara cuma-cuma, terserah kalian akan gunakan untuk biaya menggugurkan kandungan atau untuk melahirkan anak itu! Yang jelas, Diaz tidak akan menikahi anak Anda!" tegas Ibu Diaz. "A--apa?  Bagaimana mungkin Anda tega melakukan ini? Bagaimana pun benih yang anak saya kandung adalah cucu, Anda!"  "Hey, Orang Miskin! Kamu pikir saya tidak tahu? Kalian menuntut tanggung jawab agar anak saya menikahi dia demi keuntungan kan? Jangan mimpi bisa hidup enak karena menjebak orang kaya untuk menikahi anakmu! Sekarang pergi!" usir wanita itu dengan wajah garang dia bahkan menyuruh seorang satpam untuk menyeret si gadis dan bapaknya keluar rumah.  "Pergi!" titah satpam dengan mendorong mereka sampai terjatuh di pelataran rumah.  "Bapak? Ba--pak, kenapa, Pak?" Gadis itu menangis histeris ketika melihat bapaknya tiba-tiba sesak napas lalu tak sadarkan diri.  "Bapaaak!" 
Romansa
2.4K DibacaTamat
Baca
Tambahkan
He Chose Power, I Chose His Boss

He Chose Power, I Chose His Boss

Five years after we married, Reuben Slade wants to send me to his superior's bed. The first time, he says, "Lissy, I'll get the project once you have a few drinks with him." The second time, he says, "Sleep with him just once, Lissy. I'll be free of debt once you do." He guarantees it won't happen again, but he goes back on his word. "Maybe you should give him a child, Lissy. He'll promote me to general manager once you do." The day Reuben is promoted to general manager, I divorce him and marry his superior.
Baca
Tambahkan
Sebelumnya
1
...
454647484950
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status