Once then Forever
Tinggi-tinggi ia angkat baju.
Sera menyalakan mode robot di otak. Tak perlu pikirkan apa-apa, tak perlu rasakan apa-apa. Lakukan aja perintah, tanpa melibatkan emosi. Pelan, tangannya mengeringkan bagian luka yang berkeringat.
"Pelan-pelan, Sera. Kamu berniat menguliti saya?"