Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Malam Terakhir di Singgasana

Malam Terakhir di Singgasana

"Apa sakit?" Air mata Lyra menetes di pelipisnya, dan senyum tipis tersungging di sudut bibirnya. "Nggak apa-apa. Ini nggak parah, mana mungkin sakit?" Tenggorokan Mario tercekat, sudut matanya panas karena rasa sakit yang tak tertahankan. Dia memalingkan wajah, menahan air matanya. "Jangan menangis, aku baik-baik saja," kata Lyra lemah.
984.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
LULUH JIWA MAFIA & BABY

LULUH JIWA MAFIA & BABY

Anggoro : Ya sudah kalau begitu, bilang sama dokter yang mengobati Roy, kalau sampai Roy tidak bernafas aku akan membuat perhitungan dengannya. Albert : Baik bos. Nut... Nut... Nut "nada telepon ditutup" saat aku ingin menuang kembali botol minuman ke dalam gelas tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi yang cukup kencang, Oowweee... Oowwee "tangisan bayi" suara apa itu ? Apa Daniel mempunyai seorang bayi, Ha ha ha malang sekali nasib bayi itu, sudah tidak mempunyai kedua orang tua, tapi tenang saja bayi kecil setelah aku menghabiskan minuman digelas ini, aku akan mengantarkan kamu untuk bertemu ayah dan ibu kamu.
788 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Hasrat Terlarang Abang Ipar

Hasrat Terlarang Abang Ipar

Tampak jemarinya berselancar di layar, hingga ia memberikan benda pipih itu pada Maudy. “Istriku Sayang.” Tampak di dalam layar sosok Liam dengan wajah yang setengah hancur. Darah masih mengucur dengan deras di tubuhnya. Maudy tidak sanggup melihat rekaman itu, ia lekas mematikan ponsel karena hatinya terasa begitu sakit mendapati luka yang suaminya dapatkan.
3.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Wanita Pecandu Luka

Wanita Pecandu Luka

ujar Hani yang refleks menangis setelah melihat luka pada kening dan lengan Tiffany. "Toloooong!" teriak Hani, "toloooong!" Ia terus berteriak sambil menangis sesegukan. Sementara itu, Tiffany terus meringis kesakitan. Air matanya bercucuran menyertai darah yang perlahan menetes dari keningnya. Rasa ngeri atas darah menjalar menyertai perasaan sakit hatinya. Ini adalah perlakuan paling hina yang pernah ia dapatkan seumur hidupnya.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 140 kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

Pernikahan Jebakan: Dimanja Sang Presiden

“Lily, kamu ..." Menatap memar berbintik-bintik di belakang lengan anak itu. Suzy menjadi sedih dan marah melihat luka memar di lengan Lily jin. Terlebih lagi, itu adalah cedera baru yang baru saja terjadi! Suzy mencoba mengangkat tangan dan menyentuhnya, Lily Jin menjerit kesakitan. Dia segera menarik tangannya dan bertanya dengan ekspresi serius: "Siapa yang memukuli mu?"
9.34.9M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167.5K kali sebagai luffy crying
Tampilkan Ulasan (1893)
Baca
+Pustaka
Mhealie 99
cerita nya seru sayang nya dari satu bab 10 koin sekarang sudah 14 koin, bantuan penerima koin juga sedikit tolong dong jangan di tambah lagi koin untuk membaca setiap bab nya, walau di tambah tapi mendapatkan koin nya di permudah juga..
Iss
utk Paviliun Angin, bnr² tega bgt ya.bisa²nya bikin ak maraton baca selama 26hr nggak peduli hbs jutaan buat beli koin smpe mataku kyk panda bengkak ngkak ngkak.kadang smpe lupa mkan. Tolong UPDTEnya yg banyak&jgn lama². jgn bikin aku tersiksa krna penasaran cerita selanjutnya......
Baca Semua Ulasan
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat S2

ROOOAAARRR… BOOOOMMM! “Puf! Tubuhku … sakit! Apa aku tidak bisa? Aku benar-benar tidak bisa? Sakit …. Sakit sekali, ayah!” Lulu gemetar, tubuhnya sakit semua dan luka pada tubuhnya membuat dia meneteskan air mata. ROOOAAARRR! BOOOOMMM! Awuuuuuu! (Berani sekali kamu menyentuh nona mudaku!)
1039.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.0K kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Janda Muda

Janda Muda

Aryo, mengobati luka istrinya dengan pelan dan sangat hati-hati, takut istrinya akan merasakan sakit yang lebih lagi. Tapi wajah Lulu begitu datar, tak menunjukkan rasa sakit atau apa pun. Tak ada pula tetesan air mata yang mengalir dari bola matanya. Hanya sisa air mata tadi yang masih membekas di pipi yang belum mengering.
108.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Terlambat Bersinar

Cinta Yang Terlambat Bersinar

Jack reflek memeluknya dengan erat dan memanggilnya, "Sabrina ... " Namun, di detik berikutnya, matanya membelalak, karena tali Luela juga ikut terputus. Tubuhnya langsung terjun bebas ke laut! "Byur!" Air laut menyelimuti seluruh tubuh Luela dan menariknya ke kedalaman laut. Luela berusaha sekuat tenaga berenang ke permukaan, tapi rasa lelah perlahan-lahan membungkus seluruh tubuhnya.
10.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 377 kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Surga Reinkarnasi

Surga Reinkarnasi

Kekuatannya sebagai pengguna Buah Iblis masih sangat lemah saat kecil, sehingga tubuhnya belum memiliki ketahanan yang kuat. Saat ini, Luffy hanyalah bocah kecil bodoh, jauh dari sosok hebat yang ia kenal dari cerita asli. “Bocah, berhenti nangis. Kalau tidak, aku bunuh kau.” Dengan tubuh berlumuran darah harimau, Su Xiao terlihat sangat mengerikan. Tangisan Luffy langsung berhenti. “Ja… jangan bunuh aku. Aku nggak mau mati.”
101.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Setahun Menikah Masih Perjaka

Setahun Menikah Masih Perjaka

Bahunya terguncang karena tangisnya yang tak bersuara. "Yumi, tenanglah!" Aku memegang bahunya, lukanya masih basah dan baru dijahit, pasti akan sangat sakit jika tubuhnya terguncang begitu. "Anakku ...," Lirihnya lagi. Aku mendekat, memeluknya hati-hati, ikut larut dalam kesedihan dan kehilangan, bagaimanapun, kami telah berkhayal akan menjadi orang tua.
9.973.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai luffy crying
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status