분야별
업데이트 중
모두연재 중참여
정렬 기준
모두인기순추천평점업데이트됨
Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Sang Dukun Seruling Dan Muridnya

Gunung Kumulus terguncang oleh kabar tentang pembantai misterius. Monster level tinggi ditemukan hanya tinggal tulang. Kawanan predator berkumpul untuk membalas dendam. Mereka tidak tahu siapa lawan yang mampu menghancurkan ras mereka seorang diri. Arum Sekar muncul sebagai tokoh yang sama sekali tak biasa. Penampilannya lusuh. Baju dan serulingnya bernoda darah. Dia dukun seruling yang lebih mahir membunuh daripada memasak. Dengan tangan kosong dan seruling bambu yang menyimpan pisau, dia menumpas kawanan monster tanpa kesulitan. Sikapnya acuh sedikit gila, dia sering salah sasaran, tapi hasilnya tetap brutal. Sekar ingin mencari koki. Dia bisa menangkap ikan lebih besar dari elang dengan trik konyol. Tanpa sengaja dia menyaksikan konflik lain yang jauh lebih berbahaya. ... Lekir Maldawai adalah murid Arum Sekar. Ia memiliki banyak harta hasil warisan. Seluruh sukunya dibantai, termasuk guru yang pernah mengajarnya dulu. Entah apa penyebabnya, tetapi ia menyimpan misteri tentang asal-usulnya. Setelah bertahun-tahun bergaul bersama Arum Sekar, ia menjadi murid paling fanatik padanya. Suatu ketika, ingatannya yang disegel muncul kembali. Saat itu, ia mengingat bahwa guru yang kini ia hormati adalah pembantai seluruh sukunya. Ia murka, tetapi rasa sayangnya pada sang guru jauh lebih besar. Ia berpura-pura patuh dan mulai membuat masalah di belakang. Hingga akhirnya, ia mengetahui dari sebuah alam ilusi duplikat dari ingatan gurunya bahwa semua orang yang ada di sukunya dulu adalah orang bejat, mengetahui rahasia yang ia miliki, dan berniat memonopolinya dengan memanfaatkan rahasia tersebut. Ia mulai menyadari kesalahannya, menyesal setiap hari. Suku yang dulu merawatnya ternyata pembantai orang tuanya. Hanya guru yang benar-benar memperlakukannya dengan baik sejak awal hingga akhir.
Fantasi
655 조회수참여
보기
보관함에 추가
Tawanan Mafia Mesum

Tawanan Mafia Mesum

“Kau ingin menyelamatkannya dariku?” suara Xavier begitu dingin, namun berdesing di telinga Hazel seperti pisau yang diasah. “Kalau begitu, serahkan dirimu padaku.” Hazel terperangah, “Brengsek! Kau pikir ini semacam transaksi kotor? Aku bukan barang yang bisa kau tawar!” Xavier perlahan mendekat, menghapus jarak di antara mereka. Dengan kasar dan mendominasi, ia mencium Hazel dengan penuh gairah. Sebuah penanda, seolah berkata, 'kau milikku sekarang.' Hazel terhentak, tubuhnya gemetar karena kaget dan marah. Tapi Xavier hanya menyeringai puas, seperti predator yang tahu mangsanya mulai terperangkap. “Kau harus bertanggung jawab atas perbuatanmu ini…” bisiknya di telinga Hazel, suaranya rendah dan menggetarkan saat Xavier melanjutkan. “...kucing liarku.” __ Awalnya, Hazel hanya ingin membantu saudaranya dari pria bernama Xavier. Sebuah niat sederhana, tapi langkah kecil itu justru membawanya ke gerbang mimpi buruk yang tak pernah ia bayangkan. Dunia gelap yang dipenuhi darah, pengkhianatan, dan bayangan seorang pria yang tak seharusnya masuk dalam hidupnya. Di saat pikirannya diliputi kebencian dan tubuhnya dipenuhi adrenalin, Hazel justru disambut kenyataan pahit, tunangannya sendiri berselingkuh. Hancur dan marah, ia pergi ke bar, membiarkan alkohol menelan logikanya. Ia hanya ingin melupakan. Namun malam itu, sebuah kesalahan fatal terjadi. Dalam kabut mabuk dan luka hati yang menganga, Hazel terjatuh dalam pelukan pria yang paling ia benci… dan bangun di ranjang Xavier Lautaro Davis. Dan sejak malam itu, hidup Hazel tak lagi menjadi miliknya. Setiap langkah untuk menjauh hanya membuatnya semakin tenggelam. Dalam permainan kekuasaan yang kejam, dan hasrat yang tak bisa dijelaskan, Hazel menyadari satu hal, semakin ia membenci Xavier, semakin kuat belenggu yang pria itu lilitkan di sekelilingnya. Kini, pertanyaannya bukan lagi bagaimana cara keluar, tapi berapa harga yang harus dibayar untuk bebas dari obsesi seorang Xavier Lautaro Davis?
Romansa
10101.7K 조회수참여
보기
보관함에 추가
Daddy's secret Obsession

Daddy's secret Obsession

Her nipples pebbled instantly under thin silk,clit throbbing against soaked panties. He didn’t rise. He just watched her approach like prey, voice low and rough. “Kneel.” The command slammed into her cunt. Her knees buckled, hitting carpet hard. Slick dripped down her thighs; she trembled in needy. He smirked, filthy. “Already dripping for a stranger, desperate little slut.” She whimpered, hips twitching. Thick fingers gripped her chin, thumb shoving into her mouth. “Tell Daddy what this greedy pussy craves.” Her voice broke. “Please, Daddy, touch me. Fuck me raw. Stretch me on your thick cock. Use me like your filthy whore. I need you inside me now.” His eyes darkened. “Such a dirty mouth.” He fisted her hair, yanked her face to his straining bulge. She mouthed it desperately, inhaling musk and heat, tongue pressing through denim. He unzipped slowly. Heavy, veined cock sprang free, glistening tip leaking. “Open wide, baby.” She obeyed. He fed her the head, then deeper, thrusting until she gagged, drool spilling, eyes watering as she moaned around him. “Good girl. Choke on Dad's cock.” He pulled out, spun her, bent her over the couch arm. Skirt flipped up, panties ripped aside. “Fuck, look at this soaked, dripping cunt. Made for me.” Two thick fingers plunged in, curling hard. She screamed, walls clenching. Then his cock slammed balls-deep in one brutal thrust. The stretch burned into ecstasy; he fucked her mercilessly, hips slapping, hand on her throat, ass stinging from sharp slaps. “Who owns this pussy?” “You do, Daddy, please.” “Beg for my cum. Beg me to breed you.” “Please, fill me, breed me, pump me full.” He pulled out slow, watching his spend drip from her wrecked hole. Then softer, he kissed her forehead. “My perfect, filthy girl. Daddy’s just getting started.”
Romance
108.7K 조회수연재 중
보기
보관함에 추가
Letting Go Is the Alpha's Antidote

Letting Go Is the Alpha's Antidote

The cold seawater engulfs me, its relentless pull dragging me into the abyss. I kick desperately, my lungs burning, but the surface drifts farther and farther away. "Save me, Kane… save our child…" Pain lances through my body as I clutch my stomach, shielding the fragile life within me. The child I never thought I'd have, the child who was supposed to be our blessing. Through the watery haze, I see Kane Porter standing on the jagged cliffs above the shore. His tall, commanding figure is framed by the moonlight, his golden eyes burning with hatred. The alpha of the Nightfall Pack, the man who once whispered my name with reverence, now looks at me like I'm filth beneath his feet. His voice cuts through the roaring waves, sharp and merciless. "Don't think I don't know what you've done, Selene." The currents tug me deeper. My strength wanes, but his words stab deeper than the water ever could. "You drugged me with a philter, hoping to make me mark you—hoping to force your way into the position of my Luna. Because of your selfishness, Arya is gone. You destroyed her mind, pushed her into madness!" A shadow of despair twists across his face, but it vanishes beneath pure fury. "She fell from that cliff because of you." I shake my head, but I can’t speak. The sea is swallowing my voice. "Do you know what it’s like to wake up every day in torment? To live knowing the woman I loved died because of you?" His eyes glint like a wolf ready to tear out his prey's throat. "I want you to feel every ounce of that pain. I want you and your cursed child to die with her." The waves crash above me, and darkness claws at the edges of my vision. When I open my eyes again, I'm taken back to the day Kane's philter takes effect. He approaches me, his face flushed and his breathing rapid. He's already undone his buttons. "Hang on, Kane. Arya will be here soon!" I back away and open the door behind me. Then, I run off.
보기
보관함에 추가
이전
1
...
454647484950
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status